Pembuatan Pupuk Kompos Di Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh

Authors

  • Halus Satriawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Petanian Universitas Almuslim, Jalan Almuslim, Matangglumpangdua, Paya Cut, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh 24261, Indonesia
  • Hakim Muttaqiem Program Studi Agroteknologi, Fakultas Petanian Universitas Almuslim, Jalan Almuslim, Matangglumpangdua, Paya Cut, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh 24261, Indonesia
  • Najmuddin Najmuddin Program Studi Agroteknologi, Fakultas Petanian Universitas Almuslim, Jalan Almuslim, Matangglumpangdua, Paya Cut, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh 24261, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v4i1.441

Keywords:

Limbah Organik, Pupuk Kompos, EM4, Organic Waste, Compost

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan ini bertujuan untuk membantu santri dan guru di Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Desa Blang Awe Kecamatan Meuredu Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Kegiatan ini selama 14 hari dimulai sejak Sabtu, 20 Juli 2019 - 3 Agustus 2019. Alat yang dibutuhkan dalam proses pembuatan pupuk kompos ini adalah parang, timbangan, ember, pengukur suhu dan pH Tanah, terpal, talenan, kantong plastik (kresek), karung, tali. Sedangkan bahan yang digunakan jerami padi, kulit buah-buahan, kotoran ternak Sapi, EM-4, kapur dolomite, gula pasir dan air. Metode pengomposan dilakukan dengan menggunakan fermentasi (an-aerob). Adapun parameter pengamatan dari kegiatan ini adalah kecepatan fermentasi dari penggunaan EM-4 sebagai dekomposer terhadap bahan-bahan yang digunakan. Hasil pengomposan pupuk kompos dibuat dengan proses pengomposan menggunakan EM-4. Penggunaan EM-4 dapat menghasilkan pupuk organik dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan cara konvensional, yaitu selama 2 minggu. Dampak pada mitra yakni 1) adanya pemahaman secara teori dan praktik tentang proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, dan 2) adanya keterampilan dalam pengolahan limbah organik (limbah pertanian dan ternak) menjadi kompos organik yang dapat dimanfaatkan dalam budidaya tanaman.

Making Compost at Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Pidie Jaya Regency, Aceh

Abstract

This community service activity in the form of counseling and training aims to help students and teachers at Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Blang Awe Village, Meuredu District, Pidie Jaya Regency, Aceh Province. This activity lasted for 14 days starting from Saturday, July 20 2019 - August 3, 2019. The tools needed in the compost-making process are machetes, scales, buckets, temperature and pH gauges, tarpaulins, cutting boards, plastic bags (kresek), sacks. , rope. While the materials used are rice straw, fruit skins, cow manure, EM-4, dolomite lime, sugar and water. The composting method is carried out using fermentation (an-aerobic). The observation parameter of this activity is the fermentation speed of using EM-4 as a decomposer for the materials used. The results of composting compost made by composting using EM-4. The use of EM-4 can produce organic fertilizers in a faster time than conventional methods, namely for 2 weeks. The impact on partners is 1) theoretical and practical understanding of the process of processing organic waste into compost, and 2) skills in processing organic waste (agricultural and livestock waste) into organic compost that can be used in plant cultivation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmojo, S.W., Peranan bahan organik terhadap kesuburan tanah dan upaya pengelolaannya. Pidato Pengukuhan Guru Besar Ilmu Kesuburan Tanah. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2003.

Alex S., 2013. Sukses Mengolah Sampah Organik menjadi pupuk organic. Yogyakarta; Pustaka Baru Press.

Handayanto, E., N. Muddarisna, and A. Fiqri, Pengelolaan Kesuburan Tanah. 2017: Universitas Brawijaya Press.

Hunaepi, Dharmawibawa I.D., Samsuri, T., Mirawati, B., & Asy’ari, M. (2018). Pengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil. Jurnal SOLMA. 7(2), 277-288. Doi:http://dx.doi.org/10.29405/solma.v7i2.1392.

Hunaepi, Dharmawibawa D.I., & Asy’ari M. (2018) Pemberdayaan Kelompok Budidaya Jamur Tiram Dalam Pemanfaatan Limbah Baglog Menjadi Pupuk Organik. Proceding Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Jakarta, 2 Agustus 2018. http://www.proceeding.unindra.ac.id/index.php/dispanas2018/article/view/21

Hunaepi, Dharmawibawa D.I., & Asy’ari M. (2018) mengolah limbah baglog jamur menjadi pupuk organik. Mataram. Duta Pustaka Ilmu. https://www.researchgate.net/publication/335569202_MENGOLAH_LIMBAH_BAGLOG_JAMUR_MENJADI_PUPUK_ORGANIK

Higa, T. and G.N. Wididana 199lb. Changes In the soil microflora Induced by effective microorganisms. p.153-162. In J.F. Parr, S.B. Hornick, and C.E. Whitman (ed.) Proceedings of the First International Conference on Kyusei Nature Farming. U.S. Department of Agriculture, Washington, D.C., USA.

Roidah, I.S., Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal BONOROWO, 2013. 1(1): p. 30-43.

Wikipedia, (2020) Pengurai. https://id.wikipedia.org/wiki/Pengurai

Downloads

Published

2019-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Satriawan, H., Muttaqiem, H., & Najmuddin, N. (2019). Pembuatan Pupuk Kompos Di Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 31-35. https://doi.org/10.36312/linov.v4i1.441