Pembuatan Pupuk Kompos Di Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v4i1.441Keywords:
Limbah Organik, Pupuk Kompos, EM4, Organic Waste, CompostAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan ini bertujuan untuk membantu santri dan guru di Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Desa Blang Awe Kecamatan Meuredu Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Kegiatan ini selama 14 hari dimulai sejak Sabtu, 20 Juli 2019 - 3 Agustus 2019. Alat yang dibutuhkan dalam proses pembuatan pupuk kompos ini adalah parang, timbangan, ember, pengukur suhu dan pH Tanah, terpal, talenan, kantong plastik (kresek), karung, tali. Sedangkan bahan yang digunakan jerami padi, kulit buah-buahan, kotoran ternak Sapi, EM-4, kapur dolomite, gula pasir dan air. Metode pengomposan dilakukan dengan menggunakan fermentasi (an-aerob). Adapun parameter pengamatan dari kegiatan ini adalah kecepatan fermentasi dari penggunaan EM-4 sebagai dekomposer terhadap bahan-bahan yang digunakan. Hasil pengomposan pupuk kompos dibuat dengan proses pengomposan menggunakan EM-4. Penggunaan EM-4 dapat menghasilkan pupuk organik dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan cara konvensional, yaitu selama 2 minggu. Dampak pada mitra yakni 1) adanya pemahaman secara teori dan praktik tentang proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, dan 2) adanya keterampilan dalam pengolahan limbah organik (limbah pertanian dan ternak) menjadi kompos organik yang dapat dimanfaatkan dalam budidaya tanaman.
Making Compost at Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Pidie Jaya Regency, Aceh
Abstract
This community service activity in the form of counseling and training aims to help students and teachers at Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Blang Awe Village, Meuredu District, Pidie Jaya Regency, Aceh Province. This activity lasted for 14 days starting from Saturday, July 20 2019 - August 3, 2019. The tools needed in the compost-making process are machetes, scales, buckets, temperature and pH gauges, tarpaulins, cutting boards, plastic bags (kresek), sacks. , rope. While the materials used are rice straw, fruit skins, cow manure, EM-4, dolomite lime, sugar and water. The composting method is carried out using fermentation (an-aerobic). The observation parameter of this activity is the fermentation speed of using EM-4 as a decomposer for the materials used. The results of composting compost made by composting using EM-4. The use of EM-4 can produce organic fertilizers in a faster time than conventional methods, namely for 2 weeks. The impact on partners is 1) theoretical and practical understanding of the process of processing organic waste into compost, and 2) skills in processing organic waste (agricultural and livestock waste) into organic compost that can be used in plant cultivation.
Downloads
References
Atmojo, S.W., Peranan bahan organik terhadap kesuburan tanah dan upaya pengelolaannya. Pidato Pengukuhan Guru Besar Ilmu Kesuburan Tanah. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2003.
Alex S., 2013. Sukses Mengolah Sampah Organik menjadi pupuk organic. Yogyakarta; Pustaka Baru Press.
Handayanto, E., N. Muddarisna, and A. Fiqri, Pengelolaan Kesuburan Tanah. 2017: Universitas Brawijaya Press.
Hunaepi, Dharmawibawa I.D., Samsuri, T., Mirawati, B., & Asy’ari, M. (2018). Pengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil. Jurnal SOLMA. 7(2), 277-288. Doi:http://dx.doi.org/10.29405/solma.v7i2.1392.
Hunaepi, Dharmawibawa D.I., & Asy’ari M. (2018) Pemberdayaan Kelompok Budidaya Jamur Tiram Dalam Pemanfaatan Limbah Baglog Menjadi Pupuk Organik. Proceding Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Jakarta, 2 Agustus 2018. http://www.proceeding.unindra.ac.id/index.php/dispanas2018/article/view/21
Hunaepi, Dharmawibawa D.I., & Asy’ari M. (2018) mengolah limbah baglog jamur menjadi pupuk organik. Mataram. Duta Pustaka Ilmu. https://www.researchgate.net/publication/335569202_MENGOLAH_LIMBAH_BAGLOG_JAMUR_MENJADI_PUPUK_ORGANIK
Higa, T. and G.N. Wididana 199lb. Changes In the soil microflora Induced by effective microorganisms. p.153-162. In J.F. Parr, S.B. Hornick, and C.E. Whitman (ed.) Proceedings of the First International Conference on Kyusei Nature Farming. U.S. Department of Agriculture, Washington, D.C., USA.
Roidah, I.S., Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal BONOROWO, 2013. 1(1): p. 30-43.
Wikipedia, (2020) Pengurai. https://id.wikipedia.org/wiki/Pengurai
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.