Pemanfaatan LMS Molearn Bagi Guru SMK Pawiyatan Surabaya Sebagai Sarana Pembelajaran Hybrid Learning

Authors

  • M.J. Dewiyani Sunarto Universitas Dinamika
  • Tan Amelia Universitas Dinamika
  • Tri Sagirani Universitas Dinamika
  • Julianto Lemantara Universitas Dinamika
  • Bambang Hariadi Universitas Dinamika

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v7i1.661

Keywords:

Hybrid Learning, Learning Management System, Literasi

Abstract

Meskipun pandemi sudah mulai mereda, namun proses belajar mengajar di sekolah belum sepenuhnya dapat pulih seperti sebelumnya. Di saat masa normal baru, dibutuhkan suatu Learning Management System (LMS) yang mampu mewadahi pembelajaran campuran (hybrid learning). MoLearn, sebuah LMS yang dibuat khusus agar pendidik mempunyai wadah yang memudahkan dalam menyajikan materi, memberikan tugas, serta melakukan penilaian dari tugas dan ujian yang dibuat oleh peserta didik. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman tentang hybrid learning, serta workshop pelatihan penggunaan MoLearn, dan pendampingan penggunaannya. Metode yang digunakan adalah metode KSA (Knowledge, Skill, Attitude) transfer yang diwujudkan dalam seminar, workshop dan pendampingan pada saat pelaksanaan. Di samping penyediaan LMS, guru juga dibekali dengan cara membuat materi yang lebih menarik dengan teknologi informasi.  Hasil yang didapat dari pelatihan adalah guru mampu meningkatkan diri baik dari penyajian materi maupun sarana pendistribusian materi melalui LMS.

Utilization of LMS Molearn for Teachers of SMK Pawiyatan Surabaya as a Hybrid Learning Facility

 Although the pandemic has begun to subside, school teaching and learning have not fully recovered as before. During the new normal, a Learning Management System (LMS) is needed that can accommodate hybrid learning. MoLearn, an LMS that was made specifically so that educators have a place that makes it easier to present material, give assignments, and conduct assessments of assignments and exams made by students. The purpose of this service is to provide an understanding of hybrid learning, and training workshops on the use of MoLearn,, and assistance in its use. The method used is the KSA (Knowledge, Skill, Attitude) transfer method which is realized in seminars, workshops, and mentoring during implementation. In addition to providing LMS, teachers are also provided with ways to make a material more interesting with information technology. The results obtained from the training are teachers can improve themselves both from the presentation of the material and the means of distributing material through the LMS.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fauzan, & Arifin, F. (2017). Hybrid Learning sebagai Alternatif Model Pembelajaran Fauzan , Fatkhul Hybrid Learning sebagai Alternatif Model Pembelajaran. Seminar Nasional Profesionalisme Guru Di Era Digital, November 2017, 244–252.

Herliandry, L. D., Nurhasanah, N., Suban, M. E., & Kuswanto, H. (2020). Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 65–70. https://doi.org/10.21009/jtp.v22i1.15286

Hernawati, E., & Aji, P. (2016). Perancangan dan penerapan konten e-learning melalui learning management system dalam meningkatkan motivasi belajar. Journal of Information System Engineering and Business Inteligence, 2(1), 23–32.

Kurnia Prahani, B., Jatmiko, B., Hariadi, B., Dewiyani Sunarto, M. J., Sagirani, T., & Amelia, T. (2021). Development Blended Web Mobile Learning Model on COVID-19 Pandemic. TEM Journal, 10(4), 1879–1883. https://doi.org/10.18421/tem104-51

Omar, M. K., Zahar, F. N., & Rashid, A. M. (2020). Knowledge, skills, and attitudes as predictors in determining teachers’ competency in Malaysian TVET institutions. Universal Journal of Educational Research, 8(3 3C), 95–104. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.081612

Prahani, B. K., Jatmiko, B., Hariadi, B., Sunarto, D., Sagirani, T., Amelia, T., & Lemantara, J. (2020). Blended web mobile learning (BWML) model to improve students’ higher order thinking skills. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 15(11), 42–55. https://doi.org/10.3991/IJET.V15I11.12853

Prasetya, T. A., & Harjanto, C. T. (2020). Pengaruh Mutu Pembelajaran Online Dan Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Hasil Belajar Saat Pandemi. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 17(2), 188–197.

Pujiasih, E. (2020). Membangun Generasi Emas Dengan Variasi Pembelajaran Online Di Masa Pandemi Covid-19. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(1), 42–48. https://doi.org/10.51169/ideguru.v5i1.136

Rahmadani, H., Roza, Y., & Murni, A. (2018). Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Matematika Berbasis Teknologi Informasi di SMA IT Albayyinah Pekanbaru. JURING (Journal for Research in Mathematics Learning), 1(1), 91. https://doi.org/10.24014/juring.v1i1.5230

Sunarto, M. J. D., Hariadi, B., Sagirani, T., Amelia, T., & Lemantara, J. (2020). MoLearn, a Web-and Android-Based Learning Application as an Alternative for Teaching-Learning Process in High Schools. International Journal of Instruction, 13(1), 53–70. https://doi.org/10.29333/iji.2020.1314a

Zuriah, N., Sunaryo, H., & Yusuf, N. (2016). IbM Guru Dalam Pengembangan Bahan Ajar Kreatif Inovatif Berbasis Potensi Lokal Nurul Zuriah 1 , Hari Sunaryo 2 , Nurbani Yusuf 3. Dedikasi, 13, 40. 1693-3214

Downloads

Published

2022-03-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sunarto, M. D., Amelia, T. ., Sagirani, T., Lemantara, J., & Hariadi, B. (2022). Pemanfaatan LMS Molearn Bagi Guru SMK Pawiyatan Surabaya Sebagai Sarana Pembelajaran Hybrid Learning . Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 25-35. https://doi.org/10.36312/linov.v7i1.661