Pelatihan Budidaya Tanaman Melalui Teknik Hidroponik Di SMA Al-Hamzar
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v8i4.1603Keywords:
Budidaya Tanaman, HidroponikAbstract
Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dalam pembudidayaan tanaman secara hidroponik.latar belakang pelatihan ini kurangnya pengetahuan siswa dalam budidaya tanaman secara hidroponik dan lahan pertanian yang semakin sempit. Mitra dalam pelatihan ini adalah siswa kelas X IPA SMA AL-Hamzar Tembeng Putik kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup tiga tahapan yaitu tahap sosialisasi dan penyuluhan, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap refleksi dengan langkah-langkah kegiatan pelatihan mulai dari sosialisasi kepada siswa, pembuatan bagan media dari botol dan gelas plastik, penyemaian bibit tanaman, dilanjutkan pelaksanaan budidaya tanaman secara hidroponik. Tahap refleksi dilakukan setelah proses pelaksanaan dengan melihat kekurangan dan kendala yang dihadapi siswa agar dapat di lakukan secara terus menerus dan di kembangkan. Rekomendasi dari pelatihan ini akan terus di kembangkan oleh siswa dan guru dalam pengembangan dan pemeliharaan lingkungan sekolah sistem pemanfaatan perkarangan sekolah dan lingkungan sekitar, serta meningkatkan kreatifitas siswa kelas X dalam pembudidayaan tanaman khususnya sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap hari.
Training in Plant Cultivation Through Hydroponic Techniques at Al-Hamzar High School
Abstract
The objective of this training is to impart knowledge to students regarding hydroponic plant cultivation. The background for conducting this training is the insufficient knowledge among students about hydroponic plant cultivation, coupled with the shrinking agricultural land. The participants in this training are 10th-grade students majoring in Science at Al-Hamzar High School in Tembeng Putik, Wanasaba District, East Lombok Regency. The training methodology consists of three phases: the socialization and counseling phase, the implementation phase, and the reflection phase. The training activities include socializing the concept to the students, creating media structures from plastic bottles and cups, and seedling sowing, followed by the actual hydroponic plant cultivation. The reflection phase occurs after the implementation process, aiming to identify shortcomings and challenges faced by the students, with the goal of continuous improvement and development. The recommendations from this training will be further developed by both students and teachers, focusing on the enhancement and maintenance of the school environment, utilizing schoolyard space and the surrounding environment, as well as fostering the creativity of 10th-grade students in vegetable cultivation, particularly to meet daily nutritional needs.
Downloads
References
Distan, (2019). Kelebihan dan Kekurangan ercocok Tanam Hidroponik. https://distan.sukabumikota.go.id/kelebihan-dan-kekurangan-bercocok-tanamhidroponik/. Diakses pada tanggal 21 November 2023
Madusari, S., Astutik, D., Sutopo, A., & Handini, A. S. (2020). Ketahanan Pangan Masyarakat Pesantren. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 2 (2), 45–52. https://doi.org/10.24853/jpmt.2.2.45-52
Masduki, A. (2017). Hidroponik Sebagai Sarana Pemanfaatan Lahan Sempit Di Dusun Randubelang, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Jurnal Pemberdayaan, Vol.1, No. 2, Oktober 2017, hal. 185-192.
Nurul, mas’ud waqiah. (2013). Persepsi Masyarakat Terhadap Perawatan Ortodontik Yang Dilakukan Oleh Pihak Non Profesional, 53(9), 1689–1699.
Permadi, H., Yuliana, Y., Wardhani, I. S., De Nastiti, N., & Prasetyo, S. M. (2020). Workshop Pembuatan Hidroponik Wick System Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Kasri. Jurnal Graha Pengabdian, 2(3), 202–211. http://journal2.um.ac.id/index.php/jgp/article/view/16693.
Purwasih, R. (2019). Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budi Daya Sayuran Secara Hidroponik di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 195–201. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.5.3.195-201
Ratnawati, S. (2021). Hidrofilter Tenaga Surya Implemetasi Pendekatan Stem Pada Materi Teknologi Ramah Lingkungan Mata Pelajaran Ipa Kelas 9 MTsN 1 Lumajang. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 9(1), 176–188. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v9i1.1028
Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(2), 43–50.
Surtinah, S., & Nizar, R. (2017). Pemanfatan Pekarangan Sempit Dengan Hidroponik Sederhana Di Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 23 (2), 274. https://doi.org/10.24114/jpkm.v23i2.6876
Wali, M. Pali, A. Huar. (2021). Pertanian Modern dengan Sistem Hidroponik di Kelurahan Potulando, Kabupaten Ende. International Journal Of Community Service Learning. Volume 5 Nomor 4 2021, pp 388-394.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ida Royani, Ali Imran, Iwan Dody Darmawibawa, Laras Firdaus, I Wayan Karmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.