Inisiasi Permainan The Road to Future Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Dan Upaya Eskalasi Kesadaran Remaja Akan Risiko Pernikahan Dini (Child Marriage) di Desa Gemaharjo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek

Authors

  • Nurnaningsih Herya Ulfah Universitas Negeri Malang
  • Farah Paramita Universitas Negeri Malang
  • Indana Tri Rahmawati Universitas Negeri Malang
  • Septa Katmawanti Universitas Negeri Malang
  • Dea Aflah Samah Universitas Negeri Malang
  • Oktavia Sri Wahyuni Universitas Negeri Malang
  • Winda Nur Adiva Universitas Negeri Malang
  • Dinarsih Rahayu Universitas Negeri Malang
  • Reza Pahlevi Universitas Negeri Malang
  • Raffael Agnar Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.2359

Keywords:

remaja, pernikahan dini, permainan the road to future

Abstract

Penelitian Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak (PUSKAPA) dengan UNICEF, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2022 menyebutkan sekitar 1.220.900 anak di Indonesia mengalami pernikahan dini, Sekitar 15,24 persen kasus pernikahan dini terjadi di pedesaan dan 6,28 persen terjadi di perkotaan. Disparitas kasus pernikahan dini di pedesaan yang lebih besar dibanding perkotaan, disebabkan oleh multi faktor dan yang tidak kalah penting serta memiliki peranan utama adalah tingkat pendidikan. Pernikahan dini memicu konsekuensi yang cukup serius bagi pelaku, termasuk terhambatnya pendidikan, bahaya bagi kesehatan terutama kesehatan reproduksi, risiko kekerasan rumah tangga, serta menurunnya partisipasi sosial. Untuk mengatasi permasalahan terkait diperlukan intervensi komprehensif. Salah satuya adalah pendidikan karakter dengan media yang interaktif dan menyenangkan tanpa mengabaikan esensi dari pendidikan karakter yang ingin dicapai. Oleh karena itu, pengabdian ini mengimplementasikan pendidikan karakter pada remaja menggunakan media interaktif. Kegiatan dilakukan dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian di laksanakan di Gemaharjo Kecamatan Watulimo dengan melibatkan anggota Forum Anak Desa (FAD) sebagai sasaran. Hasil pengamatan menunjukan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian pengabdian. Hasil uji-t yang dilakukan untuk membandingkan nilai pretest dan postest, didapatkan hasil p=0,04. Nilai p lebih kecil dari tingkat signifikansi tetapan (? = 0,05), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil pretest dan postest. Hal ini berarti penggunaan media permainan The Road To Future memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja.

The Road To Future Game Initiation as a Means of Character Education and Efforts to Escalate Teenagers' Awareness of the Risks of Early Marriage (Child Marriage) in Gemaharjo Village, Watulimo District, Trenggalek Regency

Abstract

Research by the Center for Studies and Advocacy for the Protection and Quality of Life of Children (PUSKAPA) with UNICEF, the Central Statistics Agency (BPS), and the National Development Planning Agency (Bappenas) in 2022 stated that around 1,220,900 children in Indonesia experienced early marriage. About 15.24 percent of early marriage cases occurred in rural areas and 6.28 percent occurred in urban areas. The disparity in cases of early marriage in rural areas, which is greater than in urban areas, is caused by multiple factors and no less important and has a major role is the level of education. Early marriage triggers serious consequences for the perpetrators, including obstruction of education, health hazards, especially reproductive health, risk of domestic violence, and decreased social participation. To address these issues, comprehensive interventions are needed. One of them is character education with interactive and fun media without ignoring the essence of character education to be achieved. Therefore, this service implements character education in adolescents using interactive media. Activities are carried out with the stages of planning, preparation, implementation and evaluation. Service activities are carried out in Gemaharjo, Watulimo District by involving members of the Village Children's Forum (FAD) as targets. The results of observations showed that the participants were very enthusiastic in participating in the entire series of services. The results of the t-test conducted to compare pretest and posttest scores, obtained the result of p = 0.04. The p value is smaller than the set significance level (? = 0.05), so it can be concluded that there is a significant difference from the pretest and posttest results. This means that the use of The Road To Future game media has a significant effect in increasing knowledge in adolescents.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, F. H., Muzanni, A., & Muhlisin, M. (2021). PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI. 1(1).

Azizatunnisa, F., Sekaringtyas, T., & Hasanah, U. (2022). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF GAME EDUKATIF PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SEKOLAH DASAR. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 6(1), 14–23. https://doi.org/10.37478/optika.v6i1.1071

Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek. (2021). KECAMATAN WATULIMO DALAM ANGKA 2022. https://kominfo.trenggalekkab.go.id/filemanager/files/path/Download_afs/Kecamatan%20Watulimo%20Dalam%20Angka%202022-1.pdf

Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024, January 22). DATA JUMLAH PERKAWINAN ANAK PER KECAMATAN KABUPATEN TRENGGALEK TAHUN 2023. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://dinsospppa.trenggalekkab.go.id/2024/01/22/data-jumlah-perkawinan-anak-per-kecamatan-kabupaten-trenggalek-tahun-2023/

BPS Provinsi Jawa Timur. (2023, December 6). Persentase Penduduk Perempuan Usia 10 Tahun Ke Atas di Jawa Timur dengan Usia Kawin Pertama di bawah 17 Tahun Dirinci Menurut Kabupaten/Kota, 2020-2022. https://jatim.bps.go.id/statictable/2023/06/12/2851/persentase-penduduk-perempuan-usia-10-tahun-ke-atas-di-jawa-timur-dengan-usia-kawin-pertama-di-bawah-17-tahun-dirinci-menurut-kabupaten-kota-2020-2022.html

FK-KMK UGM. (2024). Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu. https://kanalpengetahuan.fk.ugm.ac.id/pencegahan-pernikahan-dini-sebagai-upaya-menurunkan-angka-kematian-ibu/

Hasmi, N. (2022). Faktor Penyebab dan Dampak Psikologis Pernikahan Anak (Studi Kasus UPTD PPA Lombok Timur).

Jumlah Pernikahan Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, 2020-2022. (n.d.). Retrieved September 11, 2024, from https://jatim.bps.go.id/id/statistics-table/1/MzAyNiMx/jumlah-pernikahan-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-timur--2020-2022.html

Kurniawati, L., Nurrochmah, S., & Katmawanti, S. (2016). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan Dan Tingkat Pendapatan Dengan Usia Perkawinan Pertama Wanita Di Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Preventia?: The Indonesian Journal of Public Health, 1(2), 210. https://doi.org/10.17977/um044v1i2p210-219

Mariana Irbach Khonsa Rahmayanti, Amalia Indah Savitri, & Adam Jamal. (2024). Pengambilan Keputusan Pada Pernikahan Dini Di Indonesia: Studi Fenomenologi Remaja Di Indonesia. Eksekusi?: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2(3), 125–139. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i3.1210

Munawir, Ainur Rofiqoh, & Ismi Khairani. (2024) Media Interaktif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, Vol. 9, No. 1, Maret 2024 6

Patmah Fatoni & Mira Rosalina. (2021). Efektifitas Penggunaan Games Edukasi untuk Meningkatkan Kemampuan dan Hasil Belajar Siswa dengan Aplikasi Mobile Learning pada Mata Kuliah Computer Programming. INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi), 13(1), 80–96. https://doi.org/10.37424/informasi.v13i1.74

Soleman, N., & Elindawati, R. (2019). PERNIKAHAN DINI DI INDONESIA. AL-WARDAH, 12(2), 142. https://doi.org/10.46339/al-wardah.v12i2.142

Oktarianita, O., Pratiwi, B. A., Febriawati, H., Padila, P., & Sartika, A. (2022). Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Remaja terhadap Pendewasaan Usia Perkawinan. Jurnal Kesmas Asclepius, 4(1), 19–25. https://doi.org/10.31539/jka.v4i1.3706

Raya, F., Arif, S., Febriyanti, A., Salsabila, M. S., Handayani, P., & Aulia, S. S. (2022). Urgensi Pendidikan Tekan Pernikahan Dini. 10.

Kondisi Umum Desa. (2017, January 2). https://gemaharjo-watulimo.trenggalekkab.go.id/first/artikel/3

Thahir, A. H., & Husna, N. (2021). Upaya Pencegahan Meningkatnya Pernikahan Dini di Masa Pandemi Covid-19: Studi Pendampingan Pengabdian Masyarakat di Desa Ngetos Kabupaten Nganjuk. Abdimas Indonesian Journal, 1(2), 113–131. https://doi.org/10.59525/aij.v1i2.77

Yoshida, Y. H., Rachman, J. B., & Darmawan, W. B. (2023). Upaya Indonesia Dalam Mengatasi Pernikahan Anak Sebagai Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 5 (5.3). Aliansi?: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 1(3), 153. https://doi.org/10.24198/aliansi.v1i3.44202

Downloads

Published

2025-06-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ulfah, N. H., Paramita, F., Rahmawati, I. T., Katmawanti, S., Samah, D. A., Wahyuni, O. S., Adiva, W. N., Rahayu, D., Pahlevi, R., & Agnar, R. (2025). Inisiasi Permainan The Road to Future Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Dan Upaya Eskalasi Kesadaran Remaja Akan Risiko Pernikahan Dini (Child Marriage) di Desa Gemaharjo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 286-295. https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.2359