Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan UKM Mahkota Jamur Sentana melalui Optimalisasi Jamur Tiram sebagai Bahan Baku Kaldu Jamur

Authors

  • Trivosa Aprilia Novadiani Haidiputri Universitas Panca Marga
  • Novita Lidyana Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Aprilia Hartanti Universitas Panca Marga

DOI:

https://doi.org/10.36312/zk4xcv47

Keywords:

IoT, oyster mushroom, mushroom broth, empowerment

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Panca Marga dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan UKM Mahkota Jamur Sentana di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Permasalahan utama mitra meliputi penurunan hasil panen jamur tiram akibat penyiraman kumbung secara manual, belum adanya diversifikasi produk olahan, pemasaran yang masih terbatas pada lingkup lokal, serta pencatatan keuangan usaha yang belum tertata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program ini menerapkan pendekatan berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta transfer teknologi tepat guna berupa sistem IoT penyiraman otomatis, oven pengering, mesin grinder, dan mesin spinner. Selain itu, disusun pula standar operasional prosedur (SOP) budidaya dan pascapanen, SOP produksi kaldu jamur bubuk, panduan pencatatan keuangan digital, serta strategi pemasaran berbasis media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas jamur tiram dari 4–5 kg/hari menjadi 6–7 kg/hari, lahirnya produk inovatif berupa kaldu jamur bubuk dengan merek “Kaldu Jamur Mahkota”, serta terbentuknya sistem pencatatan keuangan berbasis aplikasi digital yang lebih transparan. Produk olahan jamur juga mulai dipasarkan secara daring melalui Shopee, Tokopedia, dan Instagram sehingga jangkauan konsumen semakin luas. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi perguruan tinggi, UKM, dan masyarakat desa mampu meningkatkan daya saing, mendorong diversifikasi produk, serta memperkuat keberlanjutan usaha kecil berbasis pertanian.

Enhancing Productivity and Income of UKM Mahkota Jamur Sentana through the Optimization of Oyster Mushroom as Raw Material for Mushroom Broth

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) of Universitas Panca Marga was implemented to improve the productivity and income of Mahkota Jamur Sentana SME located in Kregenan Village, Kraksaan District, Probolinggo Regency. The main problems faced by the partner included the decline in oyster mushroom yields due to manual watering of the mushroom house, the absence of product diversification, limited marketing which only reached the local market, and poorly structured financial records. To address these challenges, the program adopted a technology-based empowerment approach. The methods applied consisted of socialization, training, mentoring, and the transfer of appropriate technologies such as an IoT-based automatic watering system, drying oven, grinder, and spinner machine. In addition, standard operating procedures (SOP) for mushroom cultivation and postharvest handling, SOP for mushroom broth powder production, digital financial recording guidelines, and digital marketing strategies through social media and marketplaces were developed. The results showed that oyster mushroom productivity increased from 4–5 kg/day to 6–7 kg/day, while a new innovative product, branded “Kaldu Jamur Mahkota” (mushroom broth powder), was successfully produced and marketed. Financial management also became more transparent and organized through the use of mobile-based accounting applications. Moreover, the products started to penetrate a wider market through Shopee, Tokopedia, and Instagram, expanding beyond the local scope. This program demonstrates that the collaboration between universities, SMEs, and rural communities can enhance competitiveness, foster product diversification, and strengthen the sustainability of small-scale agribusinesses.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS. (2023). Statistik usaha mikro, kecil, dan menengah 2023. Badan Pusat Statistik.

Fitriana, A., & Kurniawati, D. (2021). Penerapan Internet of Things (IoT) pada sistem monitoring kumbung jamur tiram. Jurnal Teknologi Pertanian, 22(2), 87–96. https://doi.org/10.17977/jtp.v22i2

Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan tahunan perkembangan UMKM Indonesia 2023. Kemenkop UKM RI.

Kumar, R., Singh, P., & Sharma, A. (2022). Application of IoT in smart agriculture: A review. Journal of Agricultural Informatics, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.17700/jai.2022.13.1.1320

Mulyani, T., & Wulandari, N. (2020). Penerapan teknologi tepat guna pada usaha jamur tiram di pedesaan. Agropreneur Journal, 8(1), 11–20. https://doi.org/10.31289/agropreneur.v8i1.2904

Nugraha, I. A., & Sari, M. D. (2021). Digital marketing strategy for MSMEs during the COVID-19 pandemic. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 23(2), 152–161. https://doi.org/10.9744/jmk.23.2.152-161

Pathmashini, L., Arulnandhy, V., & Wijeratnam, R. S. W. (2008). Cultivation of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) on sawdust. Ceylon Journal of Science (Biological Sciences), 37(2), 177–182. https://doi.org/10.4038/cjsbs.v37i2.503

Rahman, A., & Susanti, R. (2022). Pemanfaatan aplikasi akuntansi digital dalam peningkatan tata kelola UMKM. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(3), 421–434. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.3

Suhartini, E., & Lestari, P. (2019). Diversifikasi produk jamur tiram untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 55–64. https://doi.org/10.30587/jpkm.v4i1.457

Yuliana, R., & Putri, D. (2021). Pemasaran digital sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 6(2), 101–110. https://doi.org/10.20885/jebd.vol6.iss2.art3

Downloads

Published

2025-12-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Haidiputri, T. A. N., Lidyana, N., & Hartanti, A. (2025). Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan UKM Mahkota Jamur Sentana melalui Optimalisasi Jamur Tiram sebagai Bahan Baku Kaldu Jamur. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1265-1273. https://doi.org/10.36312/zk4xcv47