Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Pepaya sebagai Alternatif Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Di Desa Bluluk

Authors

  • Ratih Indah Kartikasari Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Winda Agustina Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Azwar Mirza Al Fath Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Rosihul Akhdan Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Muhammad Syaifuddin Alamsyah Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Amanda Gilbrania Putri Afandi Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Dina Anggraini Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Etri Nila Rustinta Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Septya Ninda Kirani Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Imelia Agustin Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Dessy Sukesi Ningsih Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Anita Kurnia Dewi Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Dwi Permata Sari Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Firda Ayu Firnanda Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Alfin Sufi Ruhyani Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Zhalva Salsabilla Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • M. Mu'azir Naqiyuddin Assudais Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Septya Dianti Azzahra Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3478

Keywords:

pestisida nabati, daun papaya, pengendalian hama, pertanian berkelanjutan

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Bluluk dilaksanakan untuk merespons tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan produksi pertanian. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan daun pepaya (Carica papaya L.) sebagai bahan dasar pembuatan pestisida nabati, dengan tujuan mengedukasi dan memberdayakan petani agar mampu mengembangkan alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai bahaya pestisida kimia dan potensi pestisida nabati, pelatihan praktik intensif pembuatan pestisida berbahan daun pepaya yang dimodifikasi dengan sabun cair sebagai perekat, serta pendampingan lapangan untuk memastikan keberlanjutan penerapan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang divalidasi oleh ahli, melibatkan 35 peserta yang terdiri dari petani dan anggota Kelompok Wanita Tani. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas peserta. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 45,67 (kategori Kurang) menjadi 88,00 (kategori Sangat Baik), dengan kenaikan 42,33 poin atau setara 92,69%. Indikator keterampilan produksi mencatat peningkatan tertinggi sebesar 112,5%. Uji lapangan juga menunjukkan efektivitas pestisida nabati daun pepaya dalam menurunkan intensitas serangan hama pada tanaman hortikultura tanpa meninggalkan residu berbahaya. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas kognitif dan keterampilan teknis petani sekaligus mendukung pertanian organik serta pengurangan penggunaan pestisida kimia di tingkat desa. Kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif dalam produksi pestisida organik berbasis potensi lokal, yang belum banyak diterapkan di wilayah pertanian desa dengan orientasi ekologi berkelanjutan.

 Production of Botanical Pesticide from Papaya Leaves as an Environmentally Friendly Pest Control Alternative in Bluluk Village

Abstract

The community service program in Bluluk Village was carried out to address farmers’ high dependency on chemical pesticides, which pose serious risks to human health, the environment, and the sustainability of agricultural production. This initiative focused on utilizing papaya leaves (Carica papaya L.) as the main ingredient for botanical pesticides, aiming to educate and empower farmers to develop environmentally friendly, cost-effective, and sustainable pest control alternatives. The implementation involved three main stages: counseling on the hazards of chemical pesticides and the potential of botanical alternatives, intensive hands-on training in producing papaya leaf-based pesticides modified with liquid soap as an adhesive, and field mentoring to ensure continuity of practice. Evaluation was conducted using validated pre-test and post-test instruments, engaging 35 participants consisting of local farmers and members of the Women Farmers’ Group. The results revealed a substantial improvement in participants’ capacity. The average knowledge score increased from 45.67 (Poor category) to 88.00 (Very Good category), representing a 42.33-point rise or 92.69%. The production skills indicator recorded the highest improvement, reaching 112.5%. Field application further demonstrated that papaya leaf-based botanical pesticides effectively reduced pest infestations in horticultural crops without leaving harmful residues. The program successfully enhanced both cognitive capacity and technical skills among farmers while simultaneously supporting organic farming practices and reducing the reliance on chemical pesticides at the village level. This activity adopted a participatory approach in producing organic pesticides based on local resources, which has not been widely applied in rural agricultural areas with a sustainable ecological orientation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ningrum, A. S., Putri, A. R., Rizkiyah, N., & Budiwitjaksono, G. S. (2023). Sosialisasi pembuatan pestisida nabati daun pepaya pada KWT Turi Makmur Kota Blitar. INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement, 2(2), 141-148.

Juleha, S., Afifah, L., Surjana, T., & Yustiano, A. (2022). Potensi Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Racun Kontak Dan Penolak Makan Terhadap Spodoptera Frugiperda. Jurnal Agrotech, 12(2), 66-72.

Kulu, I. P. (2021). Efektivitas pemberian ekstrak daun pepaya (carica papaya l.) pada hama utama tanaman tomat (solanum lycopersicum l.) di desa bukit pinang, kecamatan pahandut, kota palangka raya. Jurnal Penelitian UPR, 1(2), 108-121.

Saputri, A., Damayanti, F., & Yulistiana, Y. (2023). Potensi ekstrak daun pepaya sebagai biopestisida hama ulat grayak pada tanaman kangkung darat. EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 3(1), 25-32.

Yuniarto, K., Setiawan, A. J., Alfianita, A., Ekaputri, B. M. A., Miqraj, G. S., Sari, G. S.,& Saputri, Y. (2023). KKN TEMATIK UNRAM 2022 MELAKSANAKAN PEMBUATAN PESTISIDA ALAMI BERBAHAN DAUN PEPAYA DI DESA KARANG BAYAN. Jurnal Wicara Desa, 1(2), 353-360.

Juleha, S., Afifah, L., Surjana, T., & Yustiano, A. (2022). Potensi Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Racun Kontak Dan Penolak Makan Terhadap Spodoptera Frugiperda. Jurnal Agrotech, 12(2), 66-72.

Kusumawati, D. E dan Istiqomah (2022) Buku Ajar: Pestisida Nabati Sebagai Pengendali OPT (Organisme Pengganggu Tanaman, Madza Media, Malang.

Rumende, C. F. A., Salaki, C. L dan Kaligis, J. B (2021) “Pemanfaatan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Hama Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae)” Cocos -Jurnal Unsrat, 2(2).

Rahmasari, D. A dan Musfirah (2020) “Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Kesehatan Subjektif Petani Akibat Penggunaan Pestisida Di Gondosuli, Jawa Tengah” Jurnal Naional Ilmu Kesehatan (JNIK), 3(1), 14-28.

Tambun, M. L., Salbila, S., Khairani, C. A., Syabrina, A., & Sarjani, T. M. (2025). Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) dan Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Mortalitas dan Efektifitas Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci) sebagai Biopestisida Tanaman Tomat (Solanum lycopersicium). Agroteknika, 8(2), 302-314

Downloads

Published

2025-09-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kartikasari, R. I., Agustina, W., Fath, A. M. A., Akhdan, R., Alamsyah, M. S., Afandi, A. G. P., Anggraini, D., Rustinta, E. N., Kirani, S. N., Agustin, I., Ningsih, D. S., Dewi, A. K., Sari, D. P., Firnanda, F. A., Ruhyani, A. S., Salsabilla, Z., Assudais, M. M. N., & Azzahra, S. D. (2025). Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Pepaya sebagai Alternatif Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Di Desa Bluluk. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 937-948. https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3478