Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Kambing di Kadibeso Argodadi Sedayu Bantul Yogyakarta

Authors

  • Irfan Yunianto Universitas Ahmad Dahlan
  • Yahya Hanafi Universitas Ahmad Dahlan
  • Okimustava Okimustava Universitas Ahmad Dahlan
  • Muhammad Raffie Nauval Fawwaz Universitas Ahmad Dahlan
  • Leli Fatmawati Universitas Ahmad Dahlan
  • Fatma Mutia Sari Universitas Ahmad Dahlan
  • Natasya Dwi Karina Universitas Ahmad Dahlan
  • Vera Noerhaliza Universitas Ahmad Dahlan
  • Mardhiyah Zulfa Universitas Ahmad Dahlan
  • Eko Susanto Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3479

Keywords:

Budidaya kambing, pemberdayaan masyarakat, pakan fermentasi, kemandirian ekonomi

Abstract

Kambing merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Bantul yang memiliki prospek tinggi. Salah satu kuliner favorit di Kabupaten Bantul yaitu Sate Klatak dan olahan daging kambing lain. Kebutuhan daging kambing di Kabupaten Bantul mencapai 700-800 ekor per hari. Peternak lokal di Kabupaten Bantul baru dapat memenuhi 10% kebutuhan daging kambing, sehingga harus mendatangkan daging kambing dari luar Kabupaten Bantul. Budidaya hewan kambing memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, melihat adanya kesenjangan antara kebutuhan dan penyediaan daging kambing yang sangat besar. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui budidaya kambing dilaksanakan di Dusun Kadibeso, Argodadi, Sedayu, Bantul dengan mitra kelompok peternak kambing ceria yang tergabung dalam Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi peternak melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam berbagai aspek, seperti pemilihan bibit kambing, pembuatan pakan fermentasi berbasis sumber daya lokal, pemeliharaan kesehatan kambing, pengelolaan limbah ternak, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Kegiatan PkM dilaksanakan pada bulan Juni - November 2025.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil angket dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan budidaya kambing (96,43%), pengetahuan pembuatan pakan fermentasi (96,43%), serta pengelolaan limbah (89,29%). Selain itu, program ini berdampak pada pemberdayaan mitra (92,86%), peningkatan ekonomi (89,29%), dan manfaat langsung bagi kelompok (85,71%). Dari sisi produksi, terjadi peningkatan bobot kambing rata-rata 1,07 kg per ekor dalam kurun 29 hari pemeliharaan. Capaian tersebut menegaskan efektivitas pelatihan dalam memperbaiki penggunaan pakan, sanitasi kandang, pemanfaatan limbah kotoran kambing dan manajemen usaha. Kegiatan PkM budidaya kambing dengan pendekatan integratif pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan pakan fermentasi dan pelatihan digital marketing jarang diterapkan dalam skema pemberdayaan di wilayah rural di D.I. Yogyakarta. PkM budidaya kambing terbukti mampu mengoptimalkan potensi lokal, mendorong kemandirian kelompok, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Community Empowerment through Goat Farming in Kadibeso Argodadi Sedayu Bantul Yogyakarta

Abstract

Goat farming is one of the main commodities in Bantul Regency that has high prospects. One of the favourite culinary dishes in Bantul Regency is Sate Klatak and other processed goat meat. The demand for goat meat in Bantul Regency reaches 700-800 animals per day. Local farmers in Bantul can only meet 10% of the goat meat needs, so to fulfil the demand, goat meat must be imported from outside Bantul. Goat husbandry has significant potential for development, considering the large gap between the need and supply of goat meat. Community Service Program (PkM) through goat breeding was carried out in Kadibeso village, Argodadi, Sedayu, Bantul, in collaboration with the cheerful goat farming group members affiliated with Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM). This activity aims to increase the knowledge, skills, and economic independence of farmers through the application of appropriate technology. The implementation method includes socialisation, training, and mentoring in various aspects such as selecting goat breeding stock, making fermentation feed based on local resources, maintaining goat health, managing livestock waste, business management, and digital marketing strategies. The PkM activity took place from June to November 2025. Data collection techniques used questionnaires and observations. The instruments used were observation sheets and questionnaires. Data analysis was conducted descriptively with a quantitative approach based on the questionnaire and observation results. The results showed a significant increase in goat breeding knowledge (96.43%), fermentation feed-making knowledge (96.43%), and waste management (89.29%). Moreover, the programme positively impacted partner empowerment (92.86%), economic improvement (89.29%), and direct benefits for the group (85.71%). In terms of production, there was an average weight gain of 1.07 kg per goat over 29 days of maintenance. These achievements affirm the effectiveness of the training in improving feed utilisation, pen sanitation, goat manure waste utilisation, and business management. The goat farming PkM activity with an integrative approach to utilise local resources as fermentation feed material and digital marketing training is rarely implemented in empowerment schemes in rural areas of D.I. Yogyakarta. The goat cultivation PkM has proven capable of optimising local potential, encouraging group independence, and strengthening community food security in a sustainable manner.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chambers, R. (2013). Rural Development?: Putting the Last First. Routledge Taylor & Francis.

Hutama, R. W. A. (2024). Kebutuhan Daging Kambing di Bantul Sangat Tinggi, Capai 700-800 Ekor per Hari. Radar Jogja. https://radarjogja.jawapos.com/bantul/655346810/kebutuhan-daging-kambing-di-bantul-sangat-tinggi-capai-700-800-ekor-per-hari

Kharis, A., & Mutrofin. (2019). Pemberdayaan Kelompok Ternak Kambing “Satwa Makmur” Melalui Program CSR PT. PLN (Persero) di Desa Tubanan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 3(1), 97–118. https://doi.org/10.14421/jpm.2019.031-05

Mubaroq, H., Devi, N. U. K., & Rohman, F. H. (2025). Pengembangan Potensi Lokal Budidaya Peternakan Kambing Melalui Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES ) ( Studi Desa Laweyan Kabupaten Probolinggo ). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(4), 5896–5905.

Mugiyo, Marjianto, Putranto, D., Novianti, Setyaningsih, R., Wulan, A., & Wihardiyani. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peternakan Kambing Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Umat Buddha di Vihara Dhammapanna Kabupaten Temanggung. Al-Khidma?: Jurnal Pengabdian, 5(1), 136–149. https://doi.org/10.35931/ak.v5i1.4626

Nugroho, A. (2025). Tingkatkan Populasi Ternak Kambing, Dosen UGM Dorong Kolaborasi 59 Fakultas Peternakan. Fakultas Peternakan UGM. https://ugm.ac.id/id/berita/tingkatkan-populasi-ternak-kambing-dosen-ugm-dorong-kolaborasi-59-fakultas-peternakan/

Pemdes Argodadi. (2014). Potensi Sumber Daya Alam Desa Argodadi. Pemerintah Desa Argodadi. https://argodadi.bantulkab.go.id/first/artikel/59

Pemkab Bantul. (2020). Inseminasi Buatan Gratis Untuk Kambing Bagi Peternak di Kabupaten Bantul. Pemerintah Kabupaten Bantul. https://bantulkab.go.id/berita/detail/4291/inseminasi-buatan-gratis-untuk-kambing-bagi-peternak-di-kabupaten-bantul.html

Setyono, K. (2024). Rakyat Bantu Rakyat, Upaya Memenuhi Kebutuhan Daging Kambing Bantul. Liputan 6. https://www.liputan6.com/regional/read/5801797/rakyat-bantu-rakyat-upaya-memenuhi-kebutuhan-daging-kambing-bantul

Subandi, Erma, Baharudin, Mustofa, I., & Amalia, S. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Probiotik Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Ternak Kambing. Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 10–21. https://doi.org/https://doi.org/10.25217/wisanggeni.v1i1.1335 Pemberdayaan

Subandi, S., Alamsyah, Y. A., Fauzan, A., & Kesuma, G. C. (2019). Pemberdayaan Kemandirian Masyarakat Melalui Pemeliharaan Kambing Pada Komunitas Marbot Di Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Pengabdian, Jurnal Masyarakat, Kepada, 9(2), 90–100. https://doi.org/http//dx/doi.org/10.30999/jpkm.v9i2.625

Suwarno, Suwarsito, & Miftahuddin, M. A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga Melalui Pengembangan Beternak Kambing Secara Intensif. BAKTIMU?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat STF Muhammadiyah Cirebon, 2(1), 41–50.

Toifur, M., Hanafi, Y., Okimustava, Faisal, M., Setiawan, B., Laeli, S., Rosyadi, I., & Dahlan, U. A. (2022). Budidaya Lele Mutiara ( Mutu Tinggi Tiada Tara ) berbasis Shipon Termodifikasi sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 312–319. https://doi.org/https://doi.org/10.36312/linov.v7i3.793 Copyright©

Utomo, B., Mulyati, S., & Kurnijasanti, R. (2025). Optimalisasi Budidaya Kambing Peranakan Etawa melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Teknis Peternak di Gresik. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 326–333. https://doi.org/https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i2.1565 Optimalisasi

Yulianti, D. L., Hidayati, P. I., & Shodiq, A. (2018). Formulasi Pakan Lengkap (Complete Feed) Berbasis Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Kambing Di Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 188–196.

Downloads

Published

2025-09-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yunianto, I., Hanafi, Y., Okimustava, O., Fawwaz, M. R. N., Fatmawati, L., Sari, F. M., Karina, N. D., Noerhaliza, V., Zulfa, M., & Susanto, E. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Kambing di Kadibeso Argodadi Sedayu Bantul Yogyakarta. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 847-857. https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3479