Peningkatan Literasi Lingkungan Masyarakat Melalui Sosialisasi Pengolahan Limbah Kopi Menjadi Pupuk Organik Cair dan Teh Cascara
DOI:
https://doi.org/10.36312/786x0h33Keywords:
environmental literacy, Coffee cherry skin waste, liquid organic fertilizer, cascara tea, sustainable development, community empowermentAbstract
Kulit kopi ceri memiliki potensi tinggi sebagai bahan bernilai guna tetapi pemanfaatan sebagai pertanian berkelanjutan masih terbatas, termasuk di Kampung Batuloceng, Desa Suntenjaya, Lembang. Padahal, limbah kopi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari ekonomi sirkular melalui pendekatan waste to product untuk mengurangi pencemaran dan meningkatkan nilai tambah ekonomi. Kesenjangan tersebut menunjukkan penerapan model pelatihan partisipatif yang mampu meningkatkan literasi lingkungan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan yang dioperasionalkan melalui tiga aspek: pengetahuan, pemahaman manfaat, dan kesiapan praktik pengelolaan limbah kopi. Enam peserta (masyarakat) mengikuti kegiatan sosialisasi literasi lingkungan dengan pemaparan materi dan diskusi berkaitan dengan pengolahan limbah kopi menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan teh cascara. Evaluasi dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan skoring 1–4 sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (12%), pemahaman manfaat (44%), dan kesiapan praktik (24%). Kegiatan ini tidak hanya mengurangi potensi pencemaran, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui produk olahan limbah bernilai jual. Program ini pun diharapkan berkontribusi pula pada capaian SDGs 12 mengenai konsumsi dan produksi yang berkelanjutan di samping memperkuat literasi lingkungan berbasis praktik di tingkat masyarakat.
Enhancing Community Environmental Literacy Through the Socialization of Coffee Waste Processing into Liquid Organic Fertilizer and Cascara Tea
Abstract
Cherry coffee husks have high potential as a valuable ingredient but its use as sustainable agriculture is still limited, including in Batuloceng Village, Suntenjaya Village, Lembang. In fact, coffee waste can be used as part of the circular economy through a waste-to-product approach to reduce pollution and increase economic added value. This gap shows the application of a participatory training model that is able to improve community environmental literacy. This community service aims to increase environmental literacy which is operationalized through three aspects: knowledge, understanding of benefits, and readiness for coffee waste management practices. Six participants (the community) participated in environmental literacy socialization activities with presentations and discussions related to the processing of coffee waste into Liquid Organic Fertilizer (POC) and cascara tea. Evaluation was carried out through structured interviews with scoring of 1–4 before and after the activity. Results showed significant improvements in knowledge (12%), understanding of benefits (44%), and readiness for practice (24%). This activity not only reduces the potential for pollution, but also opens up new economic opportunities through processed waste products with selling value. This program is also expected to contribute to the achievement of SDGs 12 regarding sustainable consumption and production in addition to strengthening practice-based environmental literacy at the community level.
Downloads
References
Afrianda, R., Yolida, B., & Marpaung, R. R. T. (2019). Pengaruh Program Adiwiyata Terhadap Literasi Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan. 7.
Anggreini, R. A., Wicaksono, L. A., Sari, T. P., Asi, S. A. S. L. C., & Mulyani, D. (2025). Product Diversification of Robusta Coffee Cascara at Gapoktan Karya Bakti: An Effort to Support Zero Waste: Diversifikasi Produk Cascara Kopi Robusta Pada Gapoktan Karya Bakti Sebagai Upaya Mendukung Zero Waste. JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik Dan Pengabdian Masyarakat), 9(2), 251–254. https://doi.org/10.12345/je.v9i2.143
BPS Bandung Barat. (2024). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 Tahap 2 (Sensus No. 5106049.3217). BPS Kabupaten Bandung Barat.
BPS Kabupaten Bandung Barat. (2023). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023—Tahap I Kabupaten Bandung Barat (Sensus No. 5106043.3217). BPS Kabupaten Bandung Barat.
Fang, W.-T., Hassan, A., & LePage, B. A. (2023). The Living Environmental Education: Sound Science Toward a Cleaner, Safer, and Healthier Future. Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-19-4234-1
Fatur, D. Z. A., Kendarto, D. R., Prawiranegara, B. M. P., & Pratopo, L. H. (2024). Analisis Pengolahan Limbah Kulit Dan Ampas Kopi Menjadi Pupuk Organik Cair Bernilai Ekonomi Di Sub Das Cikamiri Garut. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PERTANIAN, 3(1), 1–13.
Kamarudin, A. P., Saputra, W. T. M., Susanti, Z., Putri, S. M., Amna, A., & Basyirah, B. (2023). Pelatihan Pengolahan Teh Daun Kopi dan Teh Cascara Khas Gayo dari Limbah Tanaman Kopi Arabika. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 147–158. https://doi.org/10.25170/mitra.v7i2.4172
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024a). Metadata Pilar Lingkungan 2024. Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024b). Metadata Pilar Sosial 2024. Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kiston Simanihuruk & J. Sirait. (2010). Silase Kulit Buah Kopi sebagai Pakan Dasar pada Kambing Boerka Sedang Tumbuh. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor.
Komariah, N., Yusup, P. M., Saepudin, E., & Rodiah, S. (2017). Pendidikan Literasi Lingkungan Sebagai Penunjang Desa Wisata Agro Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Dharmakarya, 6(2). https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v6i2.14781
Naufali, M. N., Meikapasa, N. W. P., & Savitri, D. A. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi menjadi Teh Herbal Cascara Celup. Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 2(2), 282–290. https://doi.org/10.57248/jilpi.v2i2.306
Nugroho, C. P., Prawiranegara, B. M. P., Asdak, C., Widyasanti, A., & Kendarto, D. R. (2025). Pengolahan Limbah Kopi Menjadi Teh Cascara Sebagai Produk Prioritas Berdasarkan Metode AHP di Sub DAS Cikamiri. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 8, 59–64. https://doi.org/10.30595/pspfs.v8i.1473
Nurjanah, A., Alam, A., Albab, I. A., Rahmani, I., Nurfaridah, R., Wahdaniyatillahi, R. A., Salsabila, Wulandari, S., Hedi, S., Arimbi, T., & Yuniati, U. (2025). Pengelolaan Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Teh (Cascara) di Desa Girimulya: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6767–6774. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2690
Prawiranegara, B. M. P., Asdak, C., Nugroho, C. P., & Widyasanti, A. (2024). Analisis Ekonomi Pengolahan Limbah Ceri Kopi Menjadi Teh Cascara Dengan Metode Pengeringan Yang Berbeda: Studi Kasus di Sub DAS Cikamiri, Desa Cisarua, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Prosiding Semnastek, 0. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/22716
Renovan, A. P., Prawiranegara, B. M. P., Situmorang, Y. L. A., & Sugandi, W. K. (2024). Analisis Rantai Pasok Berkelanjutan Pada Produk Limbah Kopi dengan Pendekatan Sirkular Ekonomi di Perusahaan Lestari Kopi, Kabupaten Garut. Prosiding Semnastek, 0. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/22731
Roth, C. E. (1992). Environmental Literacy: Its Roots, Evolution and Directions in the 1990s. ERIC/CSMEE Publications, The Ohio State University, 1200 Chambers Road, Room 310, Columbus, OH 43212 ($8. https://eric.ed.gov/?id=ED348235
Samodro, P., Rahmatunnisa, M., & Endyana, C. (2020). Kajian Daya Dukung Lingkungan dalam Pemanfaatan Ruang di Kawasan Bandung Utara. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 8(3), 214–229. https://doi.org/10.14710/jwl.8.3.214-229
Sumadewi, N. L. U., Puspaningrum, D. H. D., & Adisanjaya, N. N. (2020). PKM Pemanfaatan Limbah Kopi Di Desa Catur Kabupaten Bangli. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.29303/jppm.v3i2.1897
Wilaya, S. S., Prawiranegara, B. M. P., Situmorang, Y. L. A., & Sugandi, W. K. (2024). Analisis Eko-Efisiensi Pupuk Cair dari Limbah Kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Prosiding Semnastek. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/22717
Zakaria, A., Aditiawati, P., & Rosmiati, M. (2017). Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Kasus pada Petani Kopi Di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Sosioteknologi, 16(3), 325–339. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2017.16.3.7
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rizqi Aji Pratama, Duddy Arisandi, Boy Macklin Pareira Prawiranegara, Adhitya Sumardi Sunarya, Avicenna Ari Sumirat, Dzikri Ibnu Fadhilah, Aurilia Lysandra Rosidin, Muhammad Ghassan Ihyauddin Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.