Pengembangan Bahan Ajar Digital dan Non-Digital Pelajaran Bahasa Inggris Untuk Guru MI Miftahul Ulum 02 Putat Lor Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.36312/2q6r1a80Keywords:
bahan ajar, digital dan non-digital, MI Miftahul Ulum 02, bahasa Inggris, pengabdian kepada MasyarakatAbstract
Saat ini guru dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bahan ajar bahasa Inggris karena banyak siswa sekolah dasar yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang masih rendah. Guru kelas diwajibkan menguasai semua mata pelajaran termasuk bahasa Inggris, tetapi sebagian besar dari mereka masih bergantung pada lembar kerja siswa (LKS) sebagai bahan ajar utama. Masalah yang dihadapi di sekolah wilayah urban adalah minimnya akses kegiatan-kegiatan penunjang yang terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan menciptakan bahan ajar yang kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, guru perlu mendapatkan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam menciptakan bahan ajar baik digital maupun non-digital. Bahan ajar digital dirancang sebagai bentuk adaptasi terhadap kemajuan teknologi yang pesat, sedangkan bahan ajar non-digital dimaksudkan untuk mendukung praktik pembelajaran yang berlangsung saat ini. Peserta dalam pelatihan ini berjumlah 20 orang guru dan tenaga kependidikan MI Miftahul Ulum 02, kabupaten Malang, Indonesia. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, implementasi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 52,9 % peserta yang awalnya belum pernah mengikuti pelatihan pengembangan bahan ajar baik digital dan non-digital, kini 75 % peserta merasa mendapat pengetahuan terkait pembuatan bahan ajar. Selain itu, 82,4% peserta fokus menggunakan LKS dalam pembelajaran, kini 100% peserta mempunyai satu bahan ajar digital, satu bahan ajar non-digital. Pellatihan ini menunjung pembeljaran yang kontekstual berbasis teknologi di sekolah dasar wilayah rural.
Development of English Lesson Digital and Non-Digital Teaching Materials for Teachers at MI Miftahul Ulum 02 Putat Lor, Malang Regency
Abstract
Currently, teachers are required to be creative and innovative in developing English language teaching materials because many elementary school students have low English skills. Classroom teachers are required to master all subjects, including English, but most of them still rely on student worksheets (LKS) as the main teaching material. A problem faced in urban schools is the limited access to supporting activities related to the use of technology in learning and creating creative and innovative teaching materials. Therefore, teachers need training and mentoring in creating both digital and non-digital teaching materials. Digital teaching materials are designed as a form of adaptation to rapid technological advances, while non-digital teaching materials are intended to support current learning practices. Participants in this training were 20 teachers and educational staff from MI Miftahul Ulum 02, Malang Regency, Indonesia. The methods used included training, mentoring, implementation, and evaluation. The results of the activity showed that 52.9% of participants who had not previously participated in training on developing digital and non-digital teaching materials, now 75% of participants felt they had gained knowledge related to creating teaching materials. In addition, 82.4% of participants focused on using LKS in learning, now 100% of participants have one digital teaching material, one non-digital teaching material. This training supports technology-based contextual learning in elementary schools in rural areas.
Downloads
References
Anita, Y., Arwin, A., Ahmad, S., Helsa, Y., & Kenedi, A. K. (2022). Pelatihan pengembangan bahan ajar digital berbasis HOTS sebagai bentuk pembelajaran di era revolusi industri 4.0 untuk guru sekolah dasar. Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 59–68. https://doi.org/10.31537/dedication.v6i1.658
Demmanggasa, Y., Sabilaturrizqi, M., Kasnawati, K., Mardikawati, B., Ramli, A., & Arifin, N. Y. (2023). Digitalisasi pendidikan: Akselerasi literasi digital pelajar melalui eksplorasi teknologi pendidikan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(5), 11158–11167.
Helsa, Y., & Kenedi, A. K. (2019). Edmodo-based blended learning media in learning mathematics. Journal Of Teaching And Learning In Elementary Education, 2(2), 107–117. https://doi.org/10.33578/jtlee.v2i2.7416
Kenedi, A. K., Eliyasni, R., & Fransyaigu, R. (2019). Jigsaw using animation media for elementary school. Journal of Physics: Conference Series, 1424(1), 012027. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1424/1/012027
Kenedi, A. K., Helsa, Y., Ariani, Y., Zainil, M., & Hendri, S. (2019). Mathematical connection of elementary school students to solve mathematical problems. Journal on Mathematics Education, 10(1), 69–80.
Kurniawan, K., Fuadin, A., Sastromiharjo, A., Sundusiah, S., Rahma, R., & Resmini, N. (2024). Pelatihan penyusunan bahan ajar digital yang berorientasi pembelajaran abad 21 bagi guru di Kabupaten Buleleng Bali. Abdimas Siliwangi, 7(3), 777–790.
Latip, A. (2020). Peran literasi teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. EduTeach: Jurnal Edukasi Dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 108–116. https://doi.org/10.37859/eduteach.v1i2.1956
Mahardika, A. I., Wiranda, N., & Pramita, M. (2021). Pembuatan media pembelajaran menarik menggunakan Canva untuk optimalisasi pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(3). https://doi.org/10.29303/jppm.v4i3.2817
Talitha, S., Rosdiana, R., Mukhtar, R. H., & Suhilman. (2023). Pengembangan bahan ajar digital flipbook dalam meningkatkan kompetensi guru MGMP bahasa Indonesia SMA kota Bogor. Januari 2023, 2(1), 169–177. https://doi.org/10.55681/swarna.v2i1.314
Umro, J. (2020). Tantangan guru pendidikan agama islam dalam menghadapi era society 5.0. Jurnal Al-Makrifat, 5(1), 79–95.
Widya, W., Indrawati, E. S., Muliani, D. E., & Ridhatullah, M. (2019). Design of integrated science learning materials based on creative problem solving model integrated with anti-corruption characters. Kasuari: Physics Education Journal, 2(2), 62–69. https://doi.org/10.37891/kpej.v2i2.103
Widya, W., Zaturrahmi, Z., Muliani, D. E., Indrawati, E. S., Yusmanila, Y., & Nurpatri, Y. (2021). Pelatihan pembuatan bahan ajar digital menggunakan aplikasi Kvsoft Flipbook dan web Anyflip di SMP Negeri 41 Padang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 4(3), 183–189. https://doi.org/10.36341/jpm.v4i3.1865
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Durotun Nasihah, Bagus Cahyanto, Nanang Zubaidi, Takizawa Satsuki, Nida Nafi’ah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.