IbM PEMBERDAYAAN PENGRAJIN TAHU BERBASIS ENTREPRENEURSHIP
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v2i1.413Keywords:
pengrajin tahu, entrepreneurshipAbstract
Kekalik merupakan salah satu penghasil tahu terbesar di Kota Mataram. Selain produk utama yang diinginkan berupa tahu, industri tahu juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah cair, limbah padat basah, limbah padat kering dan limbah gas. Minimnya pengetahuan yang dimiliki kelompok pengrajin tahu Kekalik menjadi kendala dalam mengelola limbah produksi tahu secara baik. Pengolahan limbah cair tahu menjadi Nata de Soya dapat mengurangi pencemaran lingkungan atau permasalahan lingkungan. Program kemitraan ini diharapkan akan mampu membina pengrajin tahu untuk memproduksi Nata de Soya dan menghasilkan satu jenis minuman komersil yang berbahan Nata de Soya dan siap untuk dipasarkan dengan nilai ekonomi yang bersaing.Prosedur kerja dalam proses IbM ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu (1) Korodinasi mitra; (1) Persiapan alat dan bahan; (3) Penyuluhan; (4) Pelatihan dan pendampingan pembuatan Nata de Soya dan minuman kemasan. Peserta dilengkapi dengan VCD tutorial. Pelaksanaan IbM beserta luaran yang dihasilkan yaitu (1) Tim IbM telah menyiapkan alat, bahan dan lokasi pelatihan pembuatan Nata de Soya; (2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan Nata de Soya dan minuman kemasan telah dilaksanakan 4 kali dengan 15 peserta; (3) Tim IbM mensosialisakan konsep, tujuan dan teknik pelaksanaan kegiatan IbM kepada masyarakat; (4) Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan teknik demonstrasidan praktik; (5) Peserta memiliki pemahaman dan keterampilan yang cukup baik dalam membuat Nata de Soya dan minuman kemasan; (6) Peserta telah menghasilkan Nata de Soya dengan ketebalan ± 2 cm, warna putih dan tekstur kenyal; (7) Peserta telah menghasilkan minuman kemasan berbahan Nata de Soya yang enak dikonsumsi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.