Integrasi Literasi Digital Security, Edukasi Pinjaman Online Ilegal, dan Sosialisasi Waste Management dalam Pengembangan UMKM Binaan Yayasan Bina Mulia Depok
DOI:
https://doi.org/10.36312/p2nz8e55Keywords:
literasi digital, pinjaman online illegal, Pengelolaan sampah, UMKM, Pengabdian masyarakatAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dengan kontribusi 61% terhadap PDB, namun masih menghadapi tantangan dalam literasi keuangan digital dan maraknya pinjaman online ilegal yang mengancam keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap keamanan digital, risiko pinjaman ilegal, serta memperkenalkan prinsip pengelolaan sampah berbasis 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot) sebagai bagian dari pengembangan usaha berkelanjutan. Program dilaksanakan dengan pendekatan Service Learning melalui pelatihan interaktif kepada 50 pelaku UMKM sektor makanan dan minuman binaan Yayasan Bina Mulia, Kota Depok. Materi disampaikan oleh narasumber ahli dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dilengkapi dengan penyerahan modul pelatihan untuk implementasi mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan metode N-Gain, yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 77,61% dan tergolong efektif. Peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam memahami legalitas pinjaman online, perlindungan data pribadi, dan kesadaran lingkungan melalui pengelolaan limbah usaha. Kegiatan ini mengidentifikasi tantangan implementasi seperti keterbatasan akses digital dan ruang usaha, yang diatasi melalui strategi pendampingan berkelanjutan dan sistem dukungan terstruktur. Dampak jangka panjang yang diharapkan mencakup peningkatan daya saing UMKM melalui stabilitas finansial dan akses ke green financing, serta keberlanjutan lingkungan melalui praktik ramah lingkungan yang meningkatkan brand image dan efisiensi operasional. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif terpadu dengan dukungan pasca-pelatihan mampu membentuk literasi digital dan kesadaran berkelanjutan untuk pengembangan UMKM yang tangguh dalam konteks ekonomi digital dan tantangan lingkungan global.
Integration of Digital Security Literacy, Illegal Online Loan Education, and Waste Management Socialization in The Development of MSMEs Assisted by The Bina Mulia Depok Foundation
Abstract
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the national economy, contributing 61% to GDP, yet they still face challenges in digital financial literacy and the proliferation of illegal online loans that threaten business sustainability. This community service activity aims to enhance MSMEs' understanding of digital security, illegal loan risks, and introduce waste management principles based on 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot) as part of sustainable business development. The program was implemented using a Service Learning approach through interactive training for 50 food and beverage sector MSME operators under Yayasan Bina Mulia, Depok City. Materials were delivered by expert speakers from the Financial Services Authority (OJK) and the National Research and Innovation Agency (BRIN), complemented by training module distribution for independent implementation. Evaluation was conducted through pre-test and post-test using the N-Gain method, showing a 77.61% improvement in understanding, categorized as effective. Participants demonstrated significant improvement in understanding online loan legality, personal data protection, and environmental awareness through business waste management. This activity identified implementation challenges such as limited digital access and business space, which were addressed through continuous mentoring strategies and structured support systems. Expected long-term impacts include enhanced MSME competitiveness through financial stability and access to green financing, as well as environmental sustainability through eco-friendly practices that improve brand image and operational efficiency. This program demonstrates that an integrated educational approach with post-training support can build digital literacy and sustainability awareness for resilient MSME development in the context of the digital economy and global environmental challenges.
Downloads
References
Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahid, M., & Wahyudi, J. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Surwendi, A. Basir, & J. Wahyudi, Eds.). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama RI. http://diktis.kemenag.go.id
Andiani, D. A. P., & Maria, R. (2023). Pengaruh financial technology dan literasi keuangan terhadap perilaku keuangan pada Generasi Z. Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi, 9, 3468–3475.
Ananda Putra, I. G. A. (2023). Sosialisasi pemilahan sampah organik dan non-organik kepada pelaku UMKM di Pantai Jerman Kabupaten Badung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(4), 3832–3836. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4.1923
Anugrah, D., Tendiyanto, T., & Akhmaddhian, S. (2021). Sosialisasi bahaya produk pinjaman online ilegal bagi masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 293–297.
Basri, M., & Leo, M. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan digital terhadap preferensi bank digital. Journal of Trends Economics and Accounting Research, 3(4), 421–427. https://doi.org/10.47065/jtear.v3i4.659
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Jubaedah, S. (2023). Edukasi digitalisasi keuangan dan literasi keuangan di sekolah dasar. Jurnal Jubaedah, 4(2), 55–61.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Profil UMKM Indonesia 2023. https://www.kemenkopukm.go.id
Lake, V. E., & Jones, I. (2008). Service-learning in early childhood teacher education: Using service to put meaning back into learning. Teaching and Teacher Education, 24(8), 2146–2156.
Napu, I. A., Supriatna, E., Safitri, C., Destiana, R., & Jati, G. (2024). Analisis peran keamanan siber dan keterampilan digital dalam pertumbuhan usaha kecil menengah di era ekonomi digital di Indonesia. Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan, 2(3), 156–167. https://doi.org/10.58812/sek.v2i03
Panjaitan, P. D., Damanik, D., Purba, D. G., Simarmata, A., Saragih, Y. I., Siallagan, M., Tan, T. I., Limbanraja, E., & Naibaho, G. (2023). Edukasi literasi keuangan digital bagi UMKM dalam pengembangan wisata Pantai Paris Kabupaten Simalungun. Universitas Simalungun, 4(6).
Putri, G. E., Liviawati, & Hardi. (2025). Mendorong zero waste lifestyle dengan prinsip 5R pada kelompok dasawisma UMKM Meranti Pandak. JPK: Jurnal Pengabdian Kompetitif, 4(1), 60–66.
Ridho, D., Nashrulloh, R. Y., Syahputra, W., Febrian, M. A., Fikri, M., Areyhan, F., Fikri, I. M., Galuh Maulana, A., Revolino, F., Satria, A., & Susanto, R. (2025). Peningkatan literasi keamanan digital untuk mencegah cyber crime di SMK Bina Bangsa Kota Tangerang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(5). https://jurnalmahasiswa.com/index.php/appa
Setiawan, B. (2025). Peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM di Desa Lembak. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9, 1190–1199.
Setyaningsih, T., & Indah, N. (2022). Pendampingan edukasi literasi keuangan dan sosialisasi anti pinjaman online ilegal bagi siswa. Jurnal Jubaedah, 3(1), 27–33.
Soeheri, Setiawan, A., Nasution, M. I. A., Rustam, M. T., & Dewi, R. (2024). Keamanan siber untuk melindungi UMKM mikro dari ancaman keamanan digital. CORAL (Community Service Journal), 3, 82–91.
Wahyuni, S. R., Ulfa, M., Maisyarah, J., & Hendra, J. (2025). Analisis dampak financial technology (fintech) terhadap inklusi keuangan dan perkembangan UMKM di Indonesia. Jamparing: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling, 3(1), 244–249.
Yazid, M. H. (2025). Mengurai hubungan literasi keuangan dan pembiayaan UMKM: Studi kasus transformasi ekonomi mikro. Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting, 2(2), 79–92. https://doi.org/10.52620/jseba.v2i2.175
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sabar Warsini, Heidy Puspa Alyssa, Indianik Aminah, Lini Ingriyani, Fajriana Khusnul Khotimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.