Diseminasi Prototype Produk Berbasis Bahan Alam di Taman Sangkareang Kota Mataram Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.36312/q3j2tq11Keywords:
Diseminasi, minuman herbal, sosialisasi produk, bahan alam lokalAbstract
Pengabdian kepada massyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan produk berbasis bahan alam lokal, yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi dan Sains Biomedis Universitas Bima Internasional MFH kepada masyarakat Kota Mataram. Produk yang disosialisasikan meliputi Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, dan King Annona Tea yang terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, sereh, dan kayu manis. Kegiatan diseminasi ini dilaksanakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram, dengan pembagian sampel gratis, sosialisasi produk melalui brosur dan banner, serta pengumpulan data melalui kuesioner. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam survei ini. Hasil survei menunjukkan bahwa 52% responden mengonsumsi produk berbasis herbal sebanyak 1-2 kali sebulan. 63% responden menilai kualitas produk yang disosialisasikan sebagai "baik". Aroma produk herbal dianggap cukup ringan dan menyegarkan oleh 45% peserta. Selain itu, 41% responden merasakan langsung manfaat kesehatan seperti perasaan hangat. Namun, 38% responden merasa bahwa informasi yang diberikan perlu penjelasan lebih lanjut. Selain itu, 63% responden menunjukkan ketertarikan pada kemasan praktis seperti kemasan sachet. Temuan ini menunjukkan bahwa produk berbasis herbal ini diterima dengan baik oleh masyarakat, namun perlu adanya perbaikan pada rasa dan kemasan untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan produk di pasar.
Dissemination of a Natural Ingredient Based Product Prototype at Sangkareang Park, Mataram City, in 2025
Abstract
This community service aims to introduce products based on local natural ingredients, developed by lecturers and students of the Pharmacy and Biomedical Sciences Study Program at University of Bima International MFH to the people of Mataram City. The products socialized include Mbojo Herbs, Teh Pataha Ati, Chocoginger, SariMorrie, and King Annona Tea made from natural ingredients such as ginger, turmeric, lemongrass, and cinnamon. This dissemination activity was carried out at Sangkareang Park, Mataram City, with free sample distribution, product socialization through brochures and banners, and data collection through questionnaires. A total of 100 respondents participated in this survey. The survey results show that 52% of respondents consume herbal-based products 1–2 times a month. 63% of respondents rated the quality of the socialized products as "good." The aroma of the herbal products was considered fairly light and refreshing by 45% of participants. In addition, 41% of respondents felt direct health benefits such as a feeling of warmth. However, 38% of respondents felt that the information provided needed further explanation. In addition, 63% of respondents showed interest in practical packaging such as sachet packaging. These findings indicate that these herbal-based products are well received by the community, but improvements in taste and packaging are needed to increase the products' attractiveness and sustainability in the market
Downloads
References
Agustina, M., Sarwili, I., Masyaroh, S., Solehudin, S., Purnamasari, R., & Rijaludin, C. (2022). Pemanfaatan Tanaman Herbal Jahe Menjadi Minuman Jahe untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 8-11. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna
Akmal, Yuliandry & Saputra, Indra. (2024). Pemanfaatan Bahan Alam dalam Kosmetika Tradisional dan Keamanannya. Jurnal Tata Rias. Vol. 14 No. 02 November 2024. P-ISSN 2303-2391.
Amin, R. S., Aurum, F. N., Sabilla, A. F., Putri, A. J., & Wahyuni, A. S. (2022). Peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan bahan alam untuk meningkatkan kualitas kesehatan. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 276–280. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna
Julianty, Siti M; Siahaan Desy N; Fujiko Muflihah; Sofia Vivi. (2025). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Alami dalam Pembuatan Sediaan Balsem Kelurahan Empus Langkat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien. Vol. 4 No.1 Edisi Januari 2025 – Juni 2025.
Nefianthi, Rezky; Adawiyah, Rabiatul; Lestari, N Citrawati; Kamilawati, Isna; Lagiono; Agustina, Maryam. (2021). Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Secara Alami Dari Daun Sirih & Jeruk Nipis Bagi Masyarakat Sei. Awang Rt. 27 Kelurahan Surgi Mufti Banjarmasin. Bakti Banua: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 2 No. 2.
Pudji Widjajati, E., Cattleya P. A. Islami, M., dan Pratiwi, A. L. (2023). Pengolahan Minuman Herbal Panjare Untuk Menambah Pendapatan Warga Desa Kembangbelor. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(6), 780–785. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i6.153
Ridawati, & Alsihendra. (2019). Pelatihan Pembuatan Minuman Serbuk Kunyit Asam. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 1(1).
Virdaus, N., Warasari, T., Najmi, L., Rizki, A. S., Dani, H. B., & Rahman, F. A. (2024). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai obat tradisional untuk kesehatan masyarakat di Jempong Timur, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Aksi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.71024/aksi.2024.v1i1.7
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dita Prihartini, Adriyan Suhada, Khairul Pahmi Rahmawati, Sri Idawati, Ajeng Dian Pertiwi, Ari Kurniawati, Wulan Ratia Ratulangi, Rosnalia Widyan, Evi Fatmi Utami, En Purmafitriah, Hardani Hardani, Isna Rahmawanti, Dwi Marselina Pertila, Muhammad Nawawi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.