Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Asam Urat melalui Program Edukasi dan Aktivitas Fisik di Desa Mujur

Authors

  • Laila Mardiana Universitas Pendidikan Mandalika
  • Murtiana Ningsih Universitas Pendidikan Mandalika
  • Baiq Fathin Ayu Rakhmawati Universitas Pendidikan Mandalika
  • Dewi Rayani Universitas Pendidikan Mandalika
  • Nur Aini Abdurrahman Ali Universitas Pendidikan Mandalika
  • Aulia Alifariani Universitas Pendidikan Mandalika
  • Wanda Januar Astawan Universitas Pendidikan Mandalika
  • Yunita Herawati Universitas Pendidikan Mandalika
  • Lia Sahrun Universitas Pendidikan Mandalika
  • Evi Mayani Universitas Pendidikan Mandalika
  • Wahyuni Sinar Universitas Pendidikan Mandalika
  • Iin Erlisa Nuari Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/a1dh5c94

Keywords:

Asam Urat, Edukasi Kesehatan, Aktivitas Fisik, Puskesmas Mujur

Abstract

Penyakit Asam Urat (Gout) adalah salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami kenaikan setiap tahun. Data Puskesmas Mujur menunjukkan peningkatan kasus sebesar 304 dari tahun sebelumnya, hal ini dipicu oleh pola makan tinggi purin dan rendahnya pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di Desa Mujur terhadap pencegahan dan penanganan asam urat melalui intervensi terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Pendem, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, dengan melibatkan 10 orang sasaran. Intervensi dilakukan melalui program ASIK (Asam Urat Sehat dengan Olahraga dan Informasi Kesehatan) yang meliputi penyuluhan kesehatan, aktivitas fisik berupa senam bersama, dan demonstrasi pembuatan jus sehat berbahan nanas, timun, dan jahe. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan instrumen berbentuk kuesioner berupa pre-test dan post-test yang berisi 10 butir pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sasaran setelah intervensi, ditandai dengan pergeseran kategori pengetahuan dari dominan kurang pada saat sebelum intervensi menjadi cukup dan baik pada saat setelah dilakukan intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya terkait penyakit asam urat. Model intervensi yang mengintegrasikan edukasi, aktivitas fisik, dan promosi diet sehat merupakan pendekatan yang efektif dan direkomendasikan untuk mendukung program promotif-preventif di tingkat komunitas.

Enhancing Community Knowledge of Gout through Integrated Education and Physical Activity in Mujur Village

Abstract

Gout is a non-communicable disease that continues to rise every year. Data from the Mujur Health Center shows an increase of 304 cases compared to the previous year, triggered by a high purine diet and low public awareness. This community service activity aims to increase knowledge and awareness among the people of Mujur Village about the prevention and management of gout through integrated interventions. The activity was held in Pendem Hamlet, Mujur Village, East Praya District, Central Lombok, involving 10 participants. The intervention was carried out through the ASIK program (Healthy Gout with Exercise and Health Information), which included health counseling, physical activities such as group exercise, and a demonstration of making healthy juice with pineapple, cucumber, and ginger. Evaluation was conducted quantitatively using a pre-test and post-test questionnaire containing 10 questions to measure the participants' level of knowledge. The results showed an increase in knowledge after the intervention, indicated by a shift in knowledge categories from predominantly low before the intervention to sufficient and good after the intervention. These findings suggest that health education, accompanied by direct practice, is effective in improving public understanding, particularly regarding gout. The intervention model that integrates education, physical activity, and the promotion of a healthy diet is an effective approach and is recommended to support promotive-preventive programs at the community level.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayoub-Charette, S., Liu, Q., Khan, T. A., Au-Yeung, F., Blanco Mejia, S., De Souza, R. J., Wolever, T. M., Leiter, L. A., Kendall, C., & Sievenpiper, J. L. (2019). Important food sources of fructose-containing sugars and incident gout: A systematic review and meta-analysis of prospective cohort studies. BMJ Open, 9(5), e024171. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-024171

Fam, B., Amouzegar, A., Arzhan, S., Ghanbariyan, A., Delshad, M., Hosseinpanah, F., & Azizi, F. (2013). Association between Physical Activity and Metabolic Risk Factors in Adolescents: Tehran Lipid and Glucose Study. International Journal of Preventive Medicine, 4(9), 1011–1017.

Green, L, K., M. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th Edition).

Han, Q.-X., Zhang, D., Zhao, Y.-L., Liu, L., Li, J., Zhang, F., Luan, F.-X., Liu, D.-W., Liu, Z.-S., Cai, G.-Y., Chen, X.-M., & Zhu, H.-Y. (2019). Risk Factors For Hyperuricemia In Chinese Centenarians And Near-Centenarians. Clinical Interventions in Aging, Volume 14, 2239–2247. https://doi.org/10.2147/CIA.S223048

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013.

Kementerian Kesehatan RI, B. K. P. K. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan RI. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Lee, S. Y., Park, W., Suh, Y. J., Lim, M. J., Kwon, S.-R., Lee, J.-H., Joo, Y. B., Oh, Y.-K., & Jung, K.-H. (2019). Association of Serum Uric Acid with Cardiovascular Disease Risk Scores in Koreans. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(23), 4632. https://doi.org/10.3390/ijerph16234632

MacFarlane, L. A., & Kim, S. C. (2014). Gout. Rheumatic Disease Clinics of North America, 40(4), 581–604. https://doi.org/10.1016/j.rdc.2014.07.002

Notoarmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Puskesmas Mujur. (2024). Laporan Penyakit.

Rizmi, D. D., & Triana, D. (2022). Obesitas Kaitannya Terhadap Kadar Asam Urat.

Schumacher, H. R. (2008). The pathogenesis of gout. Cleveland Clinic Journal of Medicine, 75(Suppl_5), S2–S4. https://doi.org/10.3949/ccjm.75.Suppl_5.S2

Downloads

Published

2025-12-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mardiana, L., Ningsih, M., Rakhmawati, B. F. A., Rayani, D., Ali, N. A. A., Alifariani, A., Astawan, W. J., Herawati, Y., Sahrun, L., Mayani, E., Sinar, W., & Nuari, I. E. (2025). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Asam Urat melalui Program Edukasi dan Aktivitas Fisik di Desa Mujur. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1621-1627. https://doi.org/10.36312/a1dh5c94