Pelatihan Pembuatan Eco enzyme sebagai Handsanitizer dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Lembah Damai
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v7i3.815Keywords:
Eco enzyme, Hand Sanitizer, Organic trash, Economic improvemenAbstract
Saat sekarang ini sampah sudah mulai dipandang sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Pengolahan sampah menjadi produk yang lebih berguna mulai aktif dilakukan seperti menjadikan sampah untuk energi, kompos, pupuk atau sebagai bahan baku dalam industri. Sampah organik dapat diolah menjadi Eco enzyme yang memiliki manfaat ganda. Cairan Eco enzyme ini multifungsi dan aplikasinya dapat meliputi rumah tangga, pertanian dan juga peternakan. Program ini bertujuan menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan yang bersih (Zero Waste) sekaligus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Kegiatan ini mengenalkan inovasi alat fermentor eco enzyme yang dapat digunakan lebih efektif. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan pelatihan yang dilakukan secara langsung dan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan eco enzyme dengan menggunakan eco fermentor dan pembuatan handsanitizer. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman mitra dalam produksi handsanitizer. Handsanitizer yang dihasilkan selanjutnya diuji efektivitasnya dalam membunuh bakteri. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan oleh mitra Bank sampah dalam memproduksi handsanitizer sehingga dapat meningkatkan ekonomi.
Workshop on the production of Eco enzyme as a Hand Sanitizer in Improving the Economy of the Village Community of Lembah Damai
Abstract
Nowadays, waste has begun to be seen as a resource that has economic value. Processing waste into more valuable products has started to be actively carried out, such as making waste for energy, compost, fertilizer, or as raw material in the industry. Organic waste can be processed into Eco enzyme, which has multiple benefits. This Eco enzyme liquid is multifunctional, and its applications can include households, agriculture, and livestock. This program aims to be a solution to create a clean environment (Zero Waste) as well as to improve the economy of the surrounding community. This activity introduces an innovative eco-enzyme fermenter that can be used more effectively. The method of implementing the action is through training which is carried out directly and followed by assistance in making eco enzymes using an eco fermenter and hand sanitizer. This activity resulted in an increased understanding of partners in the production of hand sanitizer. The hand sanitizer produced is then tested for its effectiveness in killing bacteria. This activity is expected to be continued by Waste Bank partners in creating hand sanitizer to improve the economy
Downloads
References
Anisa, D. N., Utami, G. N., Nurvazly, D. E., & Laelatul, S. (2022). Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Hand Sanitizer Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Bagi Warga SMPN 2 Sekampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 3(1), 61-68.
Arun, C., & Sivashanmugam, P. (2015). Investigation of biocatalytic potential of garbage enzyme and its influence on stabilization of industrial waste activated sludge. Process Safety and Environmental Protection, 94, 471-478.Chandra YN, Hartati CD, Wijayanti G, Gunawan HG. 2020. Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Bahan Pembersih Rumah Tangga. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. 2020. hal. 9-19.
Deasy, A. (2020). Studi efektifitas bank sampah sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banjarmasin. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 3(5), 22-37.
Kebersihan, D. (2015). Rekapitulasi Harian Timbulan/Ritasi Sampah TPA Muara Fajar Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru.
Larasati, D., Astuti, A. P., & Maharani, E. T. W. (2020). Uji organoleptik produk eco-enzyme dari limbah kulit buah (studi kasus di Kota Semarang). EDUSAINTEK, 4.
Mavani, H. A. K., Tew, I. M., Wong, L., Yew, H. Z., Mahyuddin, A., Ahmad Ghazali, R., & Pow, E. H. N. (2020). Antimicrobial efficacy of fruit peels eco-enzyme against Enterococcus faecalis: an in vitro study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(14), 5107.
Megah, S. I., Dewi, D. S., & Wilany, E. (2018). Pemanfaatan limbah rumah tangga digunakan untuk obat dan kebersihan. Minda Baharu, 2(1), 50-58.
Nurhayati, L. S., Yahdiyani, N., & Hidayatulloh, A. (2020). Perbandingan pengujian aktivitas antibakteri starter yogurt dengan metode difusi sumuran dan metode difusi cakram. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 1(2), 41-46.
Pratama, J. N., & Yusri, A. (2018). Tata Kelola Sampah di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Pada Bank Sampah di Kota Pekanbaru Tahun 2016) (Doctoral dissertation, Riau University).
Rubin, M. B. (2001). The history of ozone. The Schönbein period, 1839–1868. Bull. Hist. Chem, 26(1), 40-56.
Sulaeman, S., Suparto, S., & Eviati, E. (2005). Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, Bogor.
Win, Y. C. (2011). Ecoenzyme Activating the Earth’s Self-Healing Power. Alih Bahasa: Gan Chiu Har. Malaysia: Summit Print SDN. BHD, 6(8), 9-14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Yesi Mutia Basri, David Febryant, Dira Febrianti, Nanda Fatmawati, Nurhafida Nurhafida, Putri Badriah Mukarromah, Ruminda Ruminda, Annisa Dwi Yuliana, Melta Suplina, Citra Rezki Ramadhani, Poppy Nurmayanti, Nita Wahyuni, Fitri Fitri, Mukhlis Mukhlis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.