Penyuluhan Strategi Komunikasi Pemasaran Berbasis Teknologi Digitalisasi 4.0. DPC Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia Lampung Barat
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v7i3.854Keywords:
Strategi Komunikasi Pemasaran, Teknologi Digitaisasi 4.0., PeternakanAbstract
Ternak kambing atau sering juga dikenal sebagai ternak ruminansia kecil, merupakan ternak herbivora yang sangat popular di kalangan petani di Indonesia, selain ternak kambing ini mudah dipelihara, ternak kambing ini dapat memanfaatkan limbah dan hasil ikutan pertanian dan industri, mudah dikembangbiakkan, dan pasarnya selalu tersedia setiap saat serta tidak memerlukan modal yang relatif tinggi untuk pengembangannya. Ditinjau dari aspek pengembangannya ternak kambing sangat potensial bila diusahakan secara komersial, hal ini disebabkan ternak kambing memiliki beberapa kelebihan dan potensi ekonomi antara lain tubuhnya relatif kecil, cepat mencapai dewasa kelamin, pemeliharaannya relatif mudah, tidak membutuhkan lahan yang luas, investasi modal relatif kecil, mudah dipasarkan sehingga modal usaha cepat berputar. Strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu cara mengenalkan produk pada konsumen dan mendapatkan keuntungan yang banyak dari usaha yang dijalankan. Setiap strategi komunikasi pemasaran memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Berdasarkan rumusan masalah yang diuraikan maka dari itu kami ingin memberikan penyuluhan berupa edukasi mengenai strategi komunikasi pemasaran berbasis teknologi digitalisasi 4.0. bagi peternak domba kambing yang terhimpun dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Peternakan Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Lampung Barat yang lokasi penyuluhannya berada di Desa Cipta Mulya Kecamatan Way Tebu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi bagaimana memasarkan produk olahan kambing dan domba di era teknologi digitalisasi 4.0. kepada peternak kambing dan domba. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, dan diskusi tanya jawab.
Digestion Technology-Based Marketing Communication Strategy Extension 4.0. DPC Indonesian Sheep-Goat Breeders Association, West Lampung
Abstract
Goats or often also known as small ruminants, are herbivorous livestock that are very popular among farmers in Indonesia, besides these goats are easy to maintain, these goats can take advantage of waste and agricultural and industrial by-products, are easy to breed, and the market is always available. at any time and does not require relatively high capital for its development. Judging from the aspect of development, goats are very potential when cultivated commercially, this is because goats have several advantages and economic potential, including relatively small bodies, quickly reaching sexual maturity, relatively easy maintenance, does not require large land, relatively small capital investment, easy to market so that business capital rotates quickly. Marketing communication strategy is one way to introduce products to consumers and get a lot of benefits from the business being run. Each marketing communication strategy has its own advantages and disadvantages. Based on the formulation of the problem described, therefore we want to provide counseling in the form of education regarding marketing communication strategies based on digitalization 4.0 technology. for sheep and goat breeders who are included in the Branch Management Board (DPC) of the Indonesian Sheep and Goat Farming Association (HPDKI) West Lampung Regency whose counseling location is in Cipta Mulya Village, Way Tebu District. This activity aims to provide education and information on how to market processed goat and sheep products in the era of digitalization technology 4.0. to goat and sheep breeders. The method used is counseling, and question and answer discussion.
Downloads
References
Besowo Kec. Kepung Kab. (2011). Kediri Di Tinjau Dari Hukum Islam. Skripsi tidak diterbitkan. Kediri: STAIN Kediri.
Cangara, Hafied. (2014). Perencanaan & Strategi Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Cutlip, Scott M.,dkk. (2006). Effective Public Relations. Jakarta : Prenada Media Group
Daud, Rosy, Khairunnisa. (2020). ”Peran Marketing Public Relations (MPR) Dalam Membangun Brand Image Warunk Upnormal Di bandung.” Jurnal Komunikasiana Journal Of Communication Studies 2, (2): 110-122. http://dx.doi.org/10.24014/kjcs.v2i2.11331
Effendy, Onong Uchjana. (2011). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Habib Zuhri, Kemitraan Ayam Pedaging Antara Perusahaan PT Patriot dengan Peternak di Desa
Nyoto, Etistika Yuni Wijaya, Dewi Agus Sudjimat, Amat. (2016). “Transformasi Pendidikan Abad 21 sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global”, Universitas Kejuruan Malang, Vol. 1 , 264. http://repository.unikama.ac.id/id/eprint/840
Suharno, B. (2002). Beternak Itik Secara Intensif. Cetakan Kesebelas. PT. Penebar Swadaya. Jakarta
Susilorini, T.E., et al. (2018). Budidaya Ternak Potensial. Jakarta: Penebar Swadaya
Sutopo, Hoedi Prasetyo, Wahyudi. (2018). “Industri 4.0: Telaah Klasifikasi Aspek dan Arah Perkembangan Riset”, Jurnal Teknik Industri, Vol. 13, (1). 17-18. https://doi.org/10.14710/jati.13.1.17-26
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Rosy Febriani Daud, Della Monica, Khairunnisa Khairunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.