Pengembangan Media Edukasi Penyakit Diabetes Berbasis Web Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Kesehatan Di Puskesmas Klampis Ngasem

Authors

  • Retno Indarwati Universitas Airlangga
  • Elida Ulfiana Universitas Airlangga
  • Eka Misbahatul Mar'ah Has Universitas Airlangga
  • Chandra Rahmadi Universitas Airlangga
  • Yulia Yunara Universitas Airlangga
  • Laila Mufida Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v8i1.996

Keywords:

Diabetes mellitus, Health cadre, Kader hebat

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme karbohidrat yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang disebabkan kelainan seksesi insulin dan/atau fungsi hormon yang tidak adekuat. Pencegahan dan pengendalian diabetes di komunitas dapat dilakukan oleh kader kesehatan. Kader adalah seseorang yang dipilih dan dilatih memobilisasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat, sehingga pengembangan inovasi untuk meningkatkan kapasitas kader sangat diperlukan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu kader kesehatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka di wilayah kerja Puskesmas Klampis Ngasem. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelaksanaan dengan tiga tahap yaitu tahap pra kegiatan dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada melalui analisis profil kesehatan dan Focus Group Discussion, kemudian mengembangkan media edukasi diabetes berbasis web yang dinamakan web kader hebat. Tahap kedua adalah tahap kegiatan yaitu sosialisasi penggunaan web kader hebat yang dimulai dengan pre-test. Sedangkan tahap ketiga adalah evaluasi dengan pengisian kuesioner post-test dan kuesioner feasibilitas. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kader kesehatan setelah diberikan sosialisasi penggunaan web kader hebat. Web kader hebat dinilai layak untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan.

Development Of Web-Based Diabetes Education Media To Improve The Knowledge And Skills Of Health Cadres

Diabetes mellitus is a disorder of carbohydrate metabolism characterised by chronic hyperglycemia caused by defects in insulin secretion and/or inadequate hormone function. Health professionals can prevent and manage diabetes in the community. It is crucial to develop innovations that will boost the capacity of cadres since they are chosen and trained to enlist the community's participation in community health empowerment. The goal of this community service is to assist health cadres in developing their expertise in Puskesmas Klampis Ngasem’s working environment. Specifically, the pre-activity step of this community service involves identifying current issues using health profile analysis and Focus Group Discussion. This implementation technique has three stages. then developing a web-based diabetes education media called web kader hebat. The activity stage, which begins with the pre-test, is the second stage. It entails socialising the usage of web kader hebat. While the evaluation stage three involves completing the post-test and feasibility questionnaires. After receiving socialisation on how to use web kader hebat., the results indicate an increase in knowledge of health cadres. It is thought to be possible to improve the knowledge and skills of health cadres by using web kader hebat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjani, S., Anggraini, F. D. P., Setyowati, V. A. V., & Indriati, A. N. (2022). Efektivitas Metode Edukasi Berbasis Berbasis Mobile Edu Apps Sebagai Upaya Intervensi Penurunan Stunting Dengan Pendekatan Asuh, Asih, Asah. Jurnal Eduscience (JES), 9(1), 2685–2217.

Damayanti, D. F., Sulistiawati, R., & Marsita, E. (2021). Penggunaan Media Video Untuk Meningkatan Pengetahuan Dan KeterampilanKader Posyandu Dalam Melaksanakan Deteksi Stunting. Jurnal Vokasi Kesehatan, 7(2). https://doi.org/10.30602/JVK.V7I2.704

Deri, P. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman. Universitas Andalas, 1–93.

Isnaini, N., & Ratnasari. (2018). Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes Mellitus Tipe Dua. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan Aisyiyah, 14(1), 59–68.

Kemenkes RI. (2020, October 21). Diabetes Melitus. Pusat Data Dan Informasi - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/20111800001/diabetes-melitus.html

Kementerian Kesehatan RI. (2018a). Hasil Utama RISKESDAS 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf

Kementerian Kesehatan RI. (2018b). Profil Kesehatan Indonesia 2018. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.1080/09505438809526230

Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi dan Mencegah Stunting. Dharmakarya?: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 8(3), 154–159. https://doi.org/10.24198/DHARMAKARYA.V8I3.20726

Mulat, T. C. (2017). Tingkat Pengetahuan Peran Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 6(2), 69–78. https://doi.org/10.35816/JISKH.V6I2.208

Polat, L., & Erkollar, A. (2021). Industry 4.0 vs. Society 5.0. In Lecture Notes in Mechanical Engineering (Issue September). https://doi.org/10.1007/978-3-030-62784-3_28

Sapra, & Bhandari. (2022). Diabetes Mellitus . StatPearls Publishing LLC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK551501/

Setiawan, T. A., Ilyas, A., & Wibowo, A. P. (2018). Pencegahan Dan Edukasi Masyarakat Dalam Penanganan Endemik Penyakit Berbasis Web Untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Di Kota Pekalongan. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 15. https://doi.org/10.54911/litbang.v15i0.75

Shaw, R. J., & Johnson, C. M. (2011). Health Information Seeking and Social Media Use on the Internet among People with Diabetes. Online Journal of Public Health Informatics, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.5210/ojphi.v3i1.3561

Tuong, W., Wang, A. S., & Armstrong, A. W. (2015). Comparing the Effectiveness of Automated Online Counseling to Standard Web-Based Education on Improving Acne Knowledge: A Randomized Controlled Trial. American Journal of Clinical Dermatology, 16(1), 55–60. https://doi.org/10.1007/s40257-014-0104-6

Utomo, A. A., Aulia, A., Rahmah, S., & Amalia, R. (2020). Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2: A Systematic Review. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 44–52. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/AN-NUR

Winelis, G. A., & Sodik, M. A. (2020). Video Edukasi Efektif Sebagai Media Promosi Kesehatan Bagi Masyarakat. IIK Strada Indonesia.

Downloads

Published

2023-03-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Indarwati, R., Ulfiana, E., Has, E. M. M., Rahmadi, C., Yunara, Y., & Mufida, L. (2023). Pengembangan Media Edukasi Penyakit Diabetes Berbasis Web Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Kesehatan Di Puskesmas Klampis Ngasem. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 26-35. https://doi.org/10.36312/linov.v8i1.996