Manajemen Sistem Rujukan Persalinan di Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor Tahun 2025

Sistem rujukan Persalinan Puskesmas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN SITEGAR

Authors

Downloads

How to Cite

Utami, R. L., Riyanti, R., Hasibuan, N. C. J., Adjie, D. F., Rochmawati, R., & Ani, A. (2025). Manajemen Sistem Rujukan Persalinan di Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor Tahun 2025. Reflection Journal, 5(1), . 387-395. https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2818

Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan, salah satunya akibat belum optimalnya sistem rujukan kegawatdaruratan maternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen sistem rujukan persalinan di Puskesmas Cijeruk, Kabupaten Bogor, terutama bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Cijeruk telah melaksanakan sistem rujukan sesuai dengan standar operasional prosedur, meskipun belum memiliki dokter spesialis kandungan. Pelayanan kegawatdaruratan ditangani oleh dokter umum dan bidan yang kompeten, didukung oleh infrastruktur dan fasilitas memadai serta penggunaan aplikasi SITEGAR untuk mempercepat proses rujukan. Tidak ditemukan kasus penolakan rujukan selama periode penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa FKTP di wilayah non-perkotaan dapat menyelenggarakan sistem rujukan maternal yang efektif berbasis digital. Diperlukan kajian kuantitatif lebih lanjut untuk menilai efektivitas respons sistem dan kualitas surat rujukan secara menyeluruh.

Management of the Childbirth Referral System at Puskesmas Cijeruk, Bogor Regency, in 2025

The high maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains a serious challenge in the national healthcare system, partly due to the suboptimal implementation of emergency referral systems for maternal cases. This study aims to explore the management of the childbirth referral system at Puskesmas Cijeruk, Bogor Regency, particularly for participants of the National Health Insurance (JKN). Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results show that Puskesmas Cijeruk has implemented the referral system in accordance with standard operating procedures, despite the absence of an obstetrician-gynecologist. Emergency services are handled by general practitioners and competent midwives, supported by adequate infrastructure and facilities, and the use of the SITEGAR application to accelerate referral processes. No referral rejections were reported during the study period. These findings suggest that primary healthcare centers in non-urban areas can effectively operate a digital-based maternal referral system. Further quantitative research is needed to evaluate the system's responsiveness and the quality of referral documentation comprehensively.