Manajemen Sistem Rujukan Persalinan di Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2818Keywords:
Sistem rujukan, Persalinan, Puskesmas, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN, SITEGARAbstract
Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan, salah satunya akibat belum optimalnya sistem rujukan kegawatdaruratan maternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen sistem rujukan persalinan di Puskesmas Cijeruk, Kabupaten Bogor, terutama bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Cijeruk telah melaksanakan sistem rujukan sesuai dengan standar operasional prosedur, meskipun belum memiliki dokter spesialis kandungan. Pelayanan kegawatdaruratan ditangani oleh dokter umum dan bidan yang kompeten, didukung oleh infrastruktur dan fasilitas memadai serta penggunaan aplikasi SITEGAR untuk mempercepat proses rujukan. Tidak ditemukan kasus penolakan rujukan selama periode penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa FKTP di wilayah non-perkotaan dapat menyelenggarakan sistem rujukan maternal yang efektif berbasis digital. Diperlukan kajian kuantitatif lebih lanjut untuk menilai efektivitas respons sistem dan kualitas surat rujukan secara menyeluruh.
Management of the Childbirth Referral System at Puskesmas Cijeruk, Bogor Regency, in 2025
The high maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains a serious challenge in the national healthcare system, partly due to the suboptimal implementation of emergency referral systems for maternal cases. This study aims to explore the management of the childbirth referral system at Puskesmas Cijeruk, Bogor Regency, particularly for participants of the National Health Insurance (JKN). Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results show that Puskesmas Cijeruk has implemented the referral system in accordance with standard operating procedures, despite the absence of an obstetrician-gynecologist. Emergency services are handled by general practitioners and competent midwives, supported by adequate infrastructure and facilities, and the use of the SITEGAR application to accelerate referral processes. No referral rejections were reported during the study period. These findings suggest that primary healthcare centers in non-urban areas can effectively operate a digital-based maternal referral system. Further quantitative research is needed to evaluate the system's responsiveness and the quality of referral documentation comprehensively.
References
Armini LN, Sulyastini NK. (2021). Determinan Kendala Rujukan Terhadap Rujukan Pada Persalinan Dengan Komplikasi. Jurnal Kebidanan [Internet]. 10(1):54–8. Available from: https://akbid-dharmahusada-kediri.e-journal.id/JKDH/index
Asmirati, Tandriyansah A, Kurniati E, Amin MA, Wiriyanti M. (2022). Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny "D" Dengan Kehamilan Normal Di Puskesmas Caile Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba. Jurnal Berita Kesehatan [Internet]. XVI(2):18–33. Available from: http://ecampus.poltekkes-medan.ac.id/jspui/handle/123456789/1726
Fadilah RN, Ramadani N, Elly N. (2022). Gambaran Penggunaan Aplikasi Primary Care BPJS di Puskesmas Lingkar Barat. SMART: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. 1(1):9–18.
Fitriyani W, Nasifah I. (2023). Diskripsi Faktor Risiko Rujukan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa. Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo. 2(2):749– 54.
Handriani I, Melaniani S. (2015). Pengaruh Proses Rujukan Dan Komplikasi Terhadap Kematian Ibu. Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol.3(No3 September):400–11.
Herinawati, Diniyati, Danaz AF, Iksaruddin. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengenali Tanda-Tanda Bahaya pada Masa Kehamilan di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2020. Jurnal Abdimas Kesehatan. 3(1):93.
Kemenkes RI. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu 2020 Edisi Ketiga [Internet]. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 4-6 p. Available from: https://repository.kemkes.go.id/book/147
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Puskesmas.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual.
Lette AR. (2020). Jumlah Dan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan Kota Kupang. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia [Internet]. 7(2):9–14. Available from: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JPKMI/article/view/9602
Lutfiah AS, Gurning FP, Azzuhra N, Praramadhani N. (2022). Analisis Pelaksanaan Sistem Rujukan Persalinan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Mutiara Kisaran Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin [Internet]. 1(6):445–8. Available from: https://jurnal.arkainstitute.co.id/index.php/nautical/article/view/377/315
Ningsih UY, Oktami R, Fidorova Y, Gurning FP. (2023). ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PERSALINAN PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI PUSKESMAS TANJUNG LANGKAT. Jurnal Kesmas Prima Indonesia. 7(2):36–40.
Purwoastuti E, Walyani ES. (2015). Mutu Pelayanan Kesehatan & Kebidanan. Pustaka Baru Press.
Puspitasari, W. (2021). Implementasi Sistem Rujukan Maternal Berbasis Teknologi Informasi di D.I. Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(1), 45–52.
Simamora, L., & Hutapea, S. (2020). Analisis Kendala Sistem Rujukan Obstetri di Kabupaten Nias. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 6(2), 88–96.
Sukrisno A, Razi F, Harfiani E, Pasiak TF, Rahmalina AD. (2024). Pelatihan Penggunaan Ultrasonografi bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kota Depok. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat [Internet]. 5(1):319–24. Available from: https://doi.org/10.31949/jb.v5i1.7070
Susanti. (2023). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Rujukan Kasus Persalinan Di Wilayah Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara. Midwifery Journal. 3(1):1–4.
Susiloningtyas L. (2020). SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA. Jurnal Ilmiah Pamenang [Internet]. 2(1):6–16. Available from: jurnal.stikespamenang.ac.di
Tanjung HY, Tumanggor SR, Wulandari DAT, Gurning FP. (2023). Analisis Pelaksanaan Sistem Rujukan Persalinan Peserta JKN Di Puskesmas Pekan Labuhan Medan Labuhan. Jurnal Kesehatan Tambusai. 4(3):3598–604.
Tarigan HM, Setiawam B, Panjaitan H. (2023). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di PT Allegrindo Nusantara Tigarunggu Kabupaten Simalungun. Jurnal Aktual. 20(2):1–7.
Wandi. (2017). Implementasi Sistem Rujukan Ibu Hamil dan Bersalin oleh Bidan Polindes. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia. 3(1):71–84.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ragilna Lenri Utami, Riyanti Riyanti, Nur Chodijah Jannah Hasibuan, Dhea Firanti Adjie, Rochmawati Rochmawati, Ani Ani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
