Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman
DOI:
https://doi.org/10.36312/aacj9s69Keywords:
membaca pemahaman, model pembelajaran berbasis literasi, penelitian tindakan kelas, pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis literasi serta menganalisis peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII MTs Al-Khairaat Wayaua, Kecamatan Bacan Timur Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes esai membaca pemahaman, dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase. Indikator kemampuan membaca pemahaman yang dikaji mencakup memahami isi teks, menemukan gagasan pokok, menyimpulkan isi bacaan, menanggapi informasi, serta memahami makna kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I kemampuan membaca pemahaman siswa masih berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 55,52 dan hanya 2 siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II melalui penguatan peran guru dan optimalisasi kerja kelompok, nilai rata-rata meningkat menjadi 78,68 dengan 14 siswa mencapai ketuntasan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis literasi efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Model ini mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, serta pemaknaan teks secara mendalam sehingga pembelajaran membaca menjadi lebih bermakna.
The Implementation of a Literacy-Based Learning Model to Improve Students’ Reading Comprehension Ability
This study aims to describe the implementation of a literacy-based learning model and to analyze the improvement of reading comprehension ability among seventh-grade students at MTs Al-Khairaat Wayaua, Bacan Timur Selatan District. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 19 students. Data were collected through observation, reading comprehension essay tests, and interviews, and were analyzed using percentage-based descriptive techniques. The indicators of reading comprehension assessed in this study included understanding the content of the text, identifying main ideas, drawing conclusions, responding to textual information, and understanding word meanings. The results showed that in Cycle I, students’ reading comprehension ability was relatively low, with an average score of 55.52 and only two students achieving the minimum mastery criterion. After instructional improvements were implemented in Cycle II—particularly through strengthening the teacher’s role and optimizing group-based literacy activities—the average score increased to 78.68, with 14 students achieving mastery. These findings indicate that the literacy-based learning model is effective in improving students’ reading comprehension skills. The model encourages active student engagement, collaboration, and deeper text interpretation, thereby making reading instruction more meaningful and effective.
References
Abidin, Y. (2018). Pembelajaran multiliterasi: Sebuah jawaban atas tantangan abad ke-21 dalam konteks keindonesiaan. Bandung: PT Refika Aditama.
Abendaño, M., & Pontillo, A. (2025). Improving practice teachers’ classroom-based action research capability: The differential impact of Project RISE as a structured research capability pedagogical intervention. EJCEEL, 3(4), 256–268. https://doi.org/10.59324/ejceel.2025.3(4).17
Ahmed, W. (2021). Exploring EFL university learners’ acquisition of advanced reading skills in the Yemeni context. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 10(3). https://doi.org/10.17509/ijal.v10i3.31765
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dalman. (2013). Keterampilan membaca. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Elsayed, M. (2022). The effectiveness of using jigsaw strategy in comparison to traditional lecturing in enhancing reading comprehension skills of Saudi EFL learners. International E-Journal of Advances in Education, 247–260. https://doi.org/10.18768/ijaedu.1197483
Fitriani, Y. (2020). Literasi dalam pembelajaran: Teori dan aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Florit, E., & Cain, K. (2011). The simple view of reading: Is it valid for different types of alphabetic orthographies? Educational Psychology Review, 23(4), 553–576.
Kemendikbud. (2016). Gerakan literasi nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kendeou, P., Savage, R., & van den Broek, P. (2009). Revisiting the simple view of reading. British Journal of Educational Psychology, 79(2), 353–370.
Kershaw, S., & Schatschneider, C. (2010). A latent variable approach to the simple view of reading. Reading and Writing, 25(2), 433–464.
Kim, Y., Petscher, Y., Schatschneider, C., & Foorman, B. (2010). Does growth rate in oral reading fluency matter in predicting reading comprehension achievement? Journal of Educational Psychology, 102(3), 652–667. https://doi.org/10.1037/a0019643
Lervåg, A., Hulme, C., & Melby-Lervåg, M. (2017). Unpicking the developmental relationship between oral language skills and reading comprehension. Child Development, 89(5), 1821–1838. https://doi.org/10.1111/cdev.12861
Okasha, M. (2020). Using strategic reading techniques for improving EFL reading skills. Arab World English Journal, 11(2), 311–322. https://doi.org/10.24093/awej/vol11no2.22
Ouellette, G. (2006). What’s meaning got to do with it: The role of vocabulary in word reading and reading comprehension. Journal of Educational Psychology, 98(3), 554–566. https://doi.org/10.1037/0022-0663.98.3.554
Ouellette, G., & Beers, A. (2009). A not-so-simple view of reading. Reading and Writing, 23(2), 189–208.
Puspitasari, R., & Wahyuni, D. (2020). Pengembangan model pembelajaran literasi dalam Kurikulum 2013. Bandung: Alfabeta.
Rashidi, N., & Faham, F. (2011). The effect of classical music on the reading comprehension of Iranian students. Theory and Practice in Language Studies, 1(1), 74–82. https://doi.org/10.4304/tpls.1.1.74-82
Rodriguez, K. (2025). Factors affecting reading level, comprehension skills, and academic performance of intermediate pupils. PEMJ, 33(10), 1176–1189. https://doi.org/10.70838/pemj.331007
Santoso, A. B. (2015). Peningkatan keterampilan berbicara menyampaikan tanggapan melalui model talking stick berbantuan media gambar. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Somadayo, S. (2011). Strategi dan teknik pembelajaran membaca. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudijono, A. (2009). Pengantar statistik pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Subyantoro. (2011). Pengembangan keterampilan membaca. Semarang: Unnes Press.
Suhendar, S. (2007). Pengajaran dan ujian keterampilan membaca. Bandung: CV Pionir Jaya.
Syafitri, M. (2019). The effects of USSR strategy, metacognitive strategy, and reading habit on reading comprehension achievement. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 12(2), 11–26. https://doi.org/10.33557/binabahasa.v12i2.740
Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tong, X., Deacon, S., Kirby, J., Cain, K., & Parrila, R. (2017). Morphological awareness. Scientific Studies of Reading, 21(1), 1–14.
Trapman, M., Van Gelderen, A., Van Steensel, R., Van Schooten, E., & Hulstijn, J. (2012). Linguistic knowledge, fluency, and metacognitive knowledge as components of reading comprehension. Journal of Research in Reading, 37(S1). https://doi.org/10.1111/j.1467-9817.2012.01539.x
Wenglinsky, H. (2003). Using large-scale research to gauge the impact of instructional practices on student reading comprehension. Education Policy Analysis Archives, 11, 19. https://doi.org/10.14507/epaa.v11n19.2003
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sulami Sibua, Darlisa Muhammad, Arsi Kontrak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

