Implementasi Model Project Based Learning dan Discovery Learning terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pengajaran Laju Reaksi
How to Cite
Rendahnya efektivitas pembelajaran kimia, khususnya pada materi laju reaksi, berimplikasi pada belum optimalnya hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dan Discovery Learning (DL), serta mengkaji hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar pada kedua model tersebut. Penelitian dilakukan pada dua kelas XI SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar sebanyak 20 soal pilihan ganda dan rubrik penilaian laporan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Analisis data menggunakan uji independent t-test dan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas PjBL mencapai 84,17 ± 6,31 dengan N-gain 0,73 ± 0,09, sedangkan kelas DL memperoleh 80,33 ± 6,56 dengan N-gain 0,70 ± 0,09. Rata-rata keterampilan berpikir kritis pada kelas PjBL sebesar 82,03 ± 3,91, lebih tinggi dibandingkan kelas DL sebesar 78,49 ± 4,12. Pengujian hipotesis menunjukkan adanya perbedaan signifikan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis, dengan nilai t = 3,417 pada keterampilan berpikir kritis. Korelasi antara keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar tergolong positif, yaitu r = 0,464 pada PjBL dan r = 0,594 pada DL. Temuan ini menunjukkan bahwa model PjBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis pada materi laju reaksi.
Implementation of Project Based Learning and Discovery Learning Models on Students Learning Outcomes and Critical Thinking
Skills in Teaching Reaction Rates
The low effectiveness of chemistry instruction, particularly in the topic of reaction rates, has contributed to students' poor learning outcomes and critical thinking skills. This study aimed to examine the differences in learning outcomes and critical thinking skills between students taught using the Project-Based Learning (PjBL) model and those taught using the Discovery Learning (DL) model, as well as to investigate the correlation between critical thinking skills and learning outcomes under both instructional approaches. The study involved two Grade XI classes at SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan selected through purposive sampling. Research instruments consisted of a 20-item multiple-choice achievement test and a report assessment rubric to measure critical thinking skills. Data were analyzed using an independent samples t-test and Pearson's Product-Moment correlation analysis. The results revealed that the PjBL group achieved a higher posttest mean score (84.17 ± 6.31) with an N-gain of 0.73 ± 0.09, compared to the DL group (80.33 ± 6.56; N-gain = 0.70 ± 0.09). Likewise, the average critical thinking score was higher in the PjBL group (82.03 ± 3.91) than in the DL group (78.49 ± 4.12). A significant difference was found in critical thinking skills (t = 3.417, p < 0.05). Furthermore, positive correlations were identified between critical thinking skills and learning outcomes in both the PjBL group (r = 0.464) and the DL group (r = 0.594). These findings indicate that Project-Based Learning is more effective than Discovery Learning in improving students' academic achievement and critical thinking skills in learning reaction rates.
Agustina, T., Rudi, L., & Fahyuddin. (2025). Penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada materi koloid untuk meningkatkan hasil belajar siswa. *Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, 10*(1), 59–75.
Alfitria, G., Refelita, F., Lazulva, & Miterianifa. (2025). Implementasi model pembelajaran Project Based Learning berbasis Science, Technology, Religion, Engineering, Art, Mathematics terhadap hasil belajar siswa pada materi laju reaksi. *Konfigurasi: Jurnal Pendidikan Kimia dan Terapan, 9*(2), 46–56.
Anjelina, R., Elvinawati, & Nurhamidah. (2021). Studi perbandingan hasil belajar kimia siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning pada materi larutan penyangga. *Alotrop: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia, 5*(1), 27–34.
Aritonang, H. W., & Zubir, M. (2022). Perbedaan hasil belajar dan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model PBL dan pembelajaran konvensional berbantuan media iSpring pada materi laju reaksi. *Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1*(8), 572–578.
Fauzziyah, H. A., Ilah, I., & Mulyadi, E. (2024). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan Problem Based Learning. *Jurnal Wahana Pendidikan, 11*(1), 179–188.
Jamilla, W. Q., & Lazulva. (2020). Pengaruh penerapan model Project Based Learning melalui Google Classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi laju reaksi. *Journal of Research and Education Chemistry, 2*(1), 23–33.
Kurniati, E., Tinenti, Y. R., & Komisia, F. (2024). Implementasi pendekatan Discovery Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi laju reaksi. *Jurnal Pendidikan MIPA, 14*(1), 108–113.
Maubana, W. M., & Sakbana, R. S. (2020). Pengaruh model Discovery Learning dan Project-Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. *Diffraction: Journal for Physics Education and Applied Physics, 2*(2), 80–85.
Muliaman, A. (2021). Efektivitas model Project Based Learning berorientasi eXe Learning dan motivasi terhadap hasil belajar pada materi laju reaksi. *Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 13*(1), 51–57.
Muliaman, A., & Mellyzar, M. (2020). Peningkatan hasil belajar menggunakan model Project Based Learning pada materi laju reaksi. *Chemistry in Education, 9*(2), 91–95.
Paramita, A. K., Yahmin, & Dasna, I. W. (2020). Pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) untuk pemahaman konsep dan keterampilan argumentasi siswa SMA pada materi laju reaksi. *Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5*(11), 1652–1663.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak. *Jurnal Basicedu, 6*(4), 6313–6319.
Ramdani, D., & Badriah, L. (2018). Korelasi antara kemampuan berpikir kritis dengan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis blended learning pada materi sistem respirasi manusia. *Jurnal Bio Educatio, 3*(2), 37–44.
Rusminiati, N. N., Karyasa, I. W., & Suardana, I. N. (2015). Komparasi peningkatan pemahaman konsep kimia dan keterampilan berpikir kritis siswa antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Project Based Learning dan Discovery Learning. *Jurnal Pendidikan IPA Ganesha, 5*(1), 1–11.
Sakti, S., Fatah, A. H., & Anggraeni, M. E. (2020). Analisis materi ajar konsep laju reaksi pada buku teks kimia SMA/MA. *Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 11*(1), 78–91.
Sholeh, M. I., Tasya, D. A., Syafi’i, A., Rosyidi, H., Arifin, Z., & binti Ab Rahman, S. F. (2024). Penerapan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. *Jurnal Tinta, 6*(2), 158–176.
Utami, M. D., Hanafi, I., & Nurhidayat, D. (2019). Perbandingan model pembelajaran Project Based Learning dengan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sistem komputer kelas X multimedia SMK Negeri 7 Jakarta. *Pinter: Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, 3*(1), 27–31.
Zahro, F. (2020). Pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi elektrokimia. *Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 10*(2), 191–203.
Copyright (c) 2026 Finisman Widodo Hura, Lisnawaty Simatupang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
