Resiliensi Mahasiswa Pada Fenomena Generasi Stroberi Dalam Menghadapi Tantangan Akademik

Resiliensi Generasi Stroberi Tantangan Akademik

Authors

Downloads

How to Cite

Violeta, F. M., Akhmad Sholeh, & Moh. Wasith Achadi. (2025). Resiliensi Mahasiswa Pada Fenomena Generasi Stroberi Dalam Menghadapi Tantangan Akademik. Reflection Journal, 5(1), 87-98. https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2807

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara mendalam konstruk resiliensi pada mahasiswa yang teridentifikasi sebagai "Generasi Stroberi" dalam menghadapi tantangan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun jenis penelitian menggunakan studi lapangan. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 20 mahasiswa berusia 18-25 tahun yang dipilih berdasarkan kriteria mengalami tantangan akademik namun menunjukkan indikasi resiliensi. Data sekunder berupa dokumen-dokumen relevan turut dianalisis untuk triangulasi. Penelitian tersebut dilakukan pada bulan mei 2025 di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola dan tema yang signifikan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa resiliensi pada Generasi Stroberi termanifestasi dalam kemampuan aktif untuk mengelola tekanan melalui beragam strategi koping, baik yang berakar pada sumber daya internal (regulasi emosi, berkembangnya pola pikir, efikasi diri) maupun eksternal (dukungan sosial, pemanfaatan teknologi, dan sumber daya institusional). Temuan ini secara kritis mengkontestasi pandangan stereotipikal tentang kerapuhan Generasi Stroberi dan menyoroti adanya kapasitas adaptasi serta pembentukan ketangguhan akademik yang substansial. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan pendekatan pendidikan dan layanan dukungan mahasiswa yang lebih nuansa dan berbasis kekuatan guna mengoptimalkan potensi resiliensi dalam menghadapi dinamika pembelajaran di era digital.

Student Resilience in the Strawberry Generation Phenomenon in Facing Academic Challenges

This study aims to explore and analyze in depth the construct of resilience in students identified as the “Strawberry Generation” in facing academic challenges in the college environment. This research uses qualitative research methods with a phenomenological approach. The type of research uses a field study (field research). Primary data sources were obtained through semi-structured interviews with 20 students aged 18-25 years old who were selected based on the criteria of experiencing academic challenges but showing indications of resilience. Secondary data in the form of relevant documents were also analyzed for triangulation. The data analysis technique used was the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing to identify significant patterns and themes. The results revealed that resilience in the Strawberry Generation is manifested in an active ability to manage pressure through a variety of coping strategies, both rooted in internal (emotion regulation, growth mindset, self-efficacy) and external resources (social support, technology utilization, and institutional resources). The findings critically contest stereotypical views of the fragility of the Strawberry Generation and highlight the existence of adaptive capacity and the formation of substantial academic resilience. The implications of this research emphasize the need to develop a more nuanced and strength-based approach to education and student support services to optimize resilience potential in dealing with the dynamics of learning in the digital era.