Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan oleh Kepala Sekolah di Wilayah dengan Keterbatasan Infrastruktur: Kajian Literatur
DOI:
https://doi.org/10.36312/q1shz882Keywords:
Leadership Management, Leadership, 3T, Human Resource ManagementAbstract
Pendidikan Indonesia saat ini menghadapi tuntutan adaptasi digital sekaligus kesenjangan infrastruktur yang persisten, menjadikan peran kepala sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sangat krusial. Kajian literatur ini bertujuan menganalisis praktik, tantangan, dan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) pendidikan oleh kepala sekolah di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur tersebut. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan analisis tematik, kajian ini menganalisis 24 artikel terpilih dari 62 publikasi awal yang terbit pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Proses seleksi didasarkan pada relevansi terhadap manajemen SDM dan kepemimpinan di daerah terpencil.Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah di daerah 3T menghadapi "beban ganda": mengelola kekurangan infrastruktur dasar yang memengaruhi retensi dan motivasi guru, serta memenuhi tuntutan kompetensi digital nasional. Model manajemen SDM yang kaku terbukti tidak sesuai untuk konteks 3T. Strategi yang efektif ditemukan menekankan pada kepemimpinan adaptif dan kolaboratif, serta penguatan kolaborasi antar-guru sebagai bentuk pengembangan profesional berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan partisipatif dan inovatif merupakan faktor kunci dalam keberhasilan manajemen SDM di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Implikasi studi ini menekankan perlunya kebijakan pelatihan kepala sekolah yang lebih kontekstual dan tidak hanya bersifat administratif.
Analysis of Human Resource Management (HRM) in Education by School Principals in Infrastructure-Limited Areas: A Literature Review
Indonesia’s education system is currently confronted with the dual demands of digital adaptation and persistent infrastructural disparities, making the role of school principals in remote, frontier, and outermost regions (3T) exceptionally critical. This literature review aims to analyze the practices, challenges, and human resource management (HRM) strategies employed by school principals in these infrastructure-limited areas. Using a Systematic Literature Review (SLR) method with a thematic analysis approach, the study examines 24 selected articles from an initial pool of 62 publications published between 2020 and 2025. The selection process was based on relevance to HRM and educational leadership in remote regions. The findings indicate that school principals in 3T areas face a “double burden”: managing shortages in basic infrastructure that affect teacher retention and motivation, while simultaneously meeting national digital competency requirements. Rigid HRM models are shown to be ineffective for the contextual realities of 3T regions. Effective strategies emphasize adaptive and collaborative leadership, as well as strengthening teacher collaboration as a form of continuous professional development. The review concludes that participatory and innovative leadership are key factors in successful HRM within infrastructurally constrained environments. The study’s implications highlight the need for more contextualized principal training policies that go beyond administrative orientation.
References
Ahmad, Z., & Laksana, D. (2023). Adaptive leadership in remote schools: Challenges and solutions. Journal of Educational Leadership Studies, 5(1), 20–33.
Andriani, S., & Supardi. (2021). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(2), 112–120.
Arifin, M. (2020). Tantangan pendidikan di daerah 3T dan strategi penguatan mutu. Jurnal Pendidikan Nusantara, 6(1), 45–53.
Aruleba, K., & Jere, N. (2022). Exploring digital transforming challenges in rural areas of South Africa through a systematic review of empirical studies. Scientific African, 16, e01190.
Asmar, A., & Rahman, R. (2021). Manajemen SDM sekolah di wilayah kepulauan. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 9(3), 201–210.
Baharuddin. (2022). Kesenjangan digital pada pendidikan dasar di daerah terpencil. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(2), 77–88.
Darmawan, D. (2020). Teknologi Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. Remaja Rosdakarya.
Dewi, N., & Lestari, T. (2023). Kepemimpinan adaptif kepala sekolah dalam konteks keterbatasan infrastruktur. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 67–79.
Echazarra, A., & Radinger, T. (2019). Learning in rural schools: Insights from PISA, TALIS and other OECD data. OECD Education Working Papers, No. 196. Paris: OECD Publishing.
Fitri, Y. (2021). Peran kepala sekolah dalam pengembangan profesional guru di daerah 3T. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 254–263.
Hamid, A. (2020). Mutasi guru dan implikasinya terhadap kualitas pendidikan daerah tertinggal. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(3), 140–151.
Handal, B., Watson, K., Petocz, P., & Maher, M. (2018). Retaining mathematics and science teachers in rural and remote schools. Australian and International Journal of Rural Education, 28(1), 13-28.
Hasanah, U., & Nurdin, S. (2024). Evaluasi kinerja guru di daerah dengan akses terbatas. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(1), 22–34.
Herlina, T., & Mansur, A. (2025). Infrastructure inequality and its impact on school performance: A national review. Journal of Indonesian Education Research, 18(1), 1–15.
Huan, Y., Hassan, A. B., & Jaafar, W. M. B. W. (2025). Factors Influencing Rural Teacher Retention: A Systematic Literature Review Based on Different Countries from 2008-2023. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 15(1), 123–143.
Imadoeddin, I., Taufik, A., Bari, A., & Syaiful, S. (2025). Kepemimpinan adaptif di era VUCA: Strategi kepala sekolah dalam mengelola ketidakpastian dan kompleksitas dunia pendidikan. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 1–10.
Jalinus, N., & Syahrul, R. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan. UNP Press.
Kamal, R. (2022). Kepemimpinan transformasional pada sekolah terpencil. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 5(2), 98–110.
Kurniawan, A. (2021). Digitalisasi sekolah di daerah 3T: Hambatan dan peluang. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran, 4(2), 55–68.
Lestari, M., & Putra, H. (2020). Infrastruktur pendidikan sebagai faktor kunci mutu sekolah. Jurnal Pendidikan Nasional, 8(1), 30–42.
Lubis, R. (2022). Strategi pembinaan guru melalui kolaborasi antarguru. Jurnal Pengembangan Profesi, 7(1), 19–29.
Mulyati, L. (2021). Tantangan guru honorer di wilayah terpencil. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 3(2), 88–95.
Ningsih, E., & Yusuf, M. (2020). Kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah. Jurnal Administrasi dan Supervisi Pendidikan, 4(2), 110–119.
Prasetyo, R., & Wulandari, S. (2024). Digital competency development for teachers in disadvantaged regions. International Journal of Educational Technology, 14(2), 55–68.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. The BMJ, 372(71).
Putri, D., & Anggraini, M. (2023). Teacher resilience in rural and remote areas: A qualitative synthesis. Journal of Rural Education Development, 9(3), 77–90.
Rahmawati, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah terbatas jaringan internet. Jurnal Kurikulum Indonesia, 11(1), 14–27.
Ramadhan, I., & Nabila, F. (2022). Ketahanan guru dalam menghadapi keterbatasan sarana. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(3), 121–133.
Sari, D., & Pratama, A. (2021). Analisis kebutuhan SDM pendidikan di daerah 3T. Jurnal Manajemen Pendidikan Nasional, 6(4), 233–245.
Septian, D., Kurniawan, G. D., Fakhrin, E., Aslamiah, A., & Cinantya, C. (2025). Peran kepala sekolah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) guru. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(1), 45–57.
Setiawan, T. (2021). Kepemimpinan inovatif kepala sekolah. Jurnal Kepemimpinan dan Supervisi, 9(2), 76–85.
Simanjuntak, M. (2023). Tantangan supervisi pembelajaran di sekolah terpencil. Jurnal Supervisi Pendidikan, 7(1), 44–53.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Sulaiman, F. (2022). Strategi pemetaan kebutuhan guru di wilayah perdesaan. Jurnal Administrasi Pendidikan Modern, 11(3), 98–108.
Sutanto, F., & Wijaya, L. (2024). Strengthening school-based professional learning communities. Educational Development Journal, 16(1), 44–59.
Wahyuni, S., & Hidayat, A. (2024). Pola pengembangan profesional guru berbasis komunitas. Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 15(2), 60–72.
Yuliana, R. (2020). Implementasi manajemen sekolah pada kondisi darurat dan terbatas. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(3), 200–214.
Zulfikar, M. (2025). Strategic HR management in low-resource schools. Asia Pacific Journal of Education Management, 7(1), 12–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Evi Nofutri, Nizwardi Jalinus, Ernawati Ernawati, Henny Yustisia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
