Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Web bagi Guru SMK: Tinjauan Sistematis Literatur
DOI:
https://doi.org/10.36312/nf0xv812Keywords:
bahan ajar interaktif, web-based learning, guru SMK, pendidikan vokasi, Systematic Literature ReviewAbstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk menelusuri arah perkembangan, kecenderungan, serta kesenjangan dalam studi yang berfokus pada pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selama periode 2015–2025. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan guru SMK dalam menerapkan teknologi digital secara optimal dalam proses pembelajaran, padahal tuntutan terhadap bahan ajar interaktif semakin meningkat seiring percepatan transformasi pendidikan vokasi di era industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) serta model kerja Kitchenham & Charters (2007). Sebanyak 78 artikel ilmiah berhasil diidentifikasi dari berbagai basis data bereputasi seperti Scopus, Sinta, Google Scholar, DOAJ, ScienceDirect, dan SpringerLink. Setelah melalui tahap seleksi ketat, 20 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatan analisis tematik dan sintesis kualitatif.Temuan penelitian memperlihatkan adanya tiga pola dominan, yaitu: (1) peralihan fokus dari sekadar pembuatan media pembelajaran statis menuju penerapan model pembelajaran digital yang lebih adaptif berbasis teori TPACK dan konstruktivisme; (2) peningkatan efektivitas penerapan pembelajaran berbasis web terhadap motivasi, partisipasi aktif, dan capaian hasil belajar siswa SMK; serta (3) peningkatan kemampuan literasi digital guru dalam merancang serta mengimplementasikan bahan ajar interaktif secara mandiri. Selain itu, hasil analisis juga mengungkapkan masih terdapat kesenjangan penelitian pada ranah teoritis, pendekatan metodologis, serta konteks geografis, terutama dalam bidang vokasional non-teknik yang masih kurang terwakili.Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran vokasi serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan landasan teoretis dan kebijakan pengembangan kompetensi digital guru SMK. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi penting untuk penelitian empiris berikutnya sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pendidikan vokasi berbasis teknologi yang lebih adaptif dan kontekstual di Indonesia.
Development of Web-Based Interactive Learning Materials for Vocational High School Teachers: A Systematic Literature Review
This study aims to explore the trends, directions, and research gaps in studies focusing on the development of web-based interactive learning materials for vocational high school (SMK) teachers during the 2015–2025 period. The background of this research stems from the limited digital competence of vocational teachers in effectively integrating technology into the learning process, despite the increasing demand for interactive learning materials as vocational education undergoes rapid transformation in the Industry 4.0 era. The research adopts a Systematic Literature Review (SLR) method, following the guidelines of the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) and the framework of Kitchenham & Charters (2007). A total of 78 scientific articles were identified from reputable databases including Scopus, Sinta, Google Scholar, DOAJ, ScienceDirect, and SpringerLink. After a rigorous screening process, 20 articles were selected for in-depth analysis using thematic analysis and qualitative synthesis approaches.The findings reveal three dominant patterns: (1) a shift from the development of static learning media toward adaptive digital learning models grounded in TPACK and constructivist theories; (2) improved effectiveness of web-based learning in enhancing students’ motivation, participation, and learning outcomes; and (3) strengthened digital literacy and competence among teachers in designing and implementing interactive instructional materials. Furthermore, the review highlights existing research gaps in theoretical frameworks, methodological diversity, and geographical contexts, particularly in underrepresented non-technical vocational fields.Overall, this study concludes that the development of web-based interactive learning materials plays a crucial role in improving the quality of vocational education and provides a solid theoretical foundation for strengthening digital pedagogy and teacher competence policies. These findings serve as a valuable reference for future empirical research and contribute to the formulation of adaptive, technology-based vocational education policies in Indonesia.
References
Abidin, Z., & Rahmadani, F. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web pada mata pelajaran produktif SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(3), 211–225.
Anisa, N., & Setiawan, H. (2020). Pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web untuk meningkatkan kompetensi digital guru SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(2), 143–154.
Astuti, S., Nurjanah, I., & Rahmawati, D. (2022). Analisis tingkat kematangan digital guru SMK dalam pengembangan bahan ajar daring. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 33–47.
Bekker, J. G., Craig, I. K., & Pistorius, P. C. (1999). Modeling and simulation of arc furnace process. ISIJ International, 39(1), 23–32.
Casanova, J., Vargas, D., & Martínez, L. (2023). Web-based interactive learning materials and their effects on vocational student achievement. Australasian Journal of Educational Technology, 39(4), 88–103. https://doi.org/10.14742/ajet.8145
Choi, J., Lim, H., & Kim, Y. (2019). Integrating interactive e-learning for 21st century skills in vocational education. Computers & Education, 142, 103642. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103642
Fazain, A. (2017). Validasi pengembangan media interaktif berbasis web pada pembelajaran kejuruan. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 7(2), 101–113.
Hafidh, M. (2022). Pengembangan bahan ajar berbasis digital di era pembelajaran 4.0. Jurnal Edutech, 8(1), 45–59.
Hermawan, R. (2023). Integrasi artificial intelligence dalam pembelajaran vokasi: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan Vokasi Digital, 1(1), 22–37.
Hidayat, M. A., & Wibowo, A. (2019). Pengembangan media pembelajaran desain grafis berbasis web pada siswa SMK. Jurnal IT-EDU UNESA, 3(1), 1–10.
Kovalchuk, T., Petrova, E., & Sidorov, V. (2023). Augmented reality in vocational education: Enhancing engagement and skill mastery. Education and Information Technologies, 28(2), 289–310. https://doi.org/10.1007/s10639-023-11890-y
Kusuma, D., & Rahmadani, T. (2019). Evaluasi efektivitas media pembelajaran berbasis web di SMK. Jurnal Teknologi dan Kejuruan Indonesia, 13(2), 97–106.
Li, Y., & Pilz, M. (2023). Digital transformation and web-based vocational training in global perspective. Journal of Vocational Education & Training, 75(2), 153–170. https://doi.org/10.1080/13636820.2023.2167011
Ningrum, R., Sari, D., & Maulana, I. (2024). Pelatihan pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web untuk guru SMK Plus An-Nuur. Jurnal Pendidikan Vokasi dan Teknologi, 12(1), 65–78.
Nuryansyah, F., & Hermawan, D. (2021). Dokumentasi dan sistematisasi riset berbasis literatur dalam konteks pendidikan digital. Jurnal Kajian Pendidikan dan Inovasi, 5(2), 134–148.
Rabiman, R., Nurtanto, M., & Kholifah, N. (2020). The role of digital pedagogical competence in vocational teacher performance. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 9(3), 538–546. https://doi.org/10.11591/ijere.v9i3.20567
Ravichandran, M., & Mahapatra, R. (2023). Virtual reality in vocational learning: A qualitative systematic review. Computers in Human Behavior Reports, 10, 100272. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2023.100272
Rohayati, D., Sari, L., & Widodo, E. (2022). Pengaruh pelatihan multimedia interaktif terhadap kemampuan pedagogik digital guru SMK. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan, 8(4), 233–247.
Safitri, A., & Adistana, M. (2021). Pendekatan PRISMA dalam kajian literatur pendidikan digital: Sebuah panduan sistematik. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Riset, 11(1), 17–30.
Sirakaya, M., & Kilic Cakmak, E. (2018). The effect of web-based interactive learning environments on learners’ motivation and self-efficacy. Educational Technology Research and Development, 66(2), 345–361. https://doi.org/10.1007/s11423-017-9563-z
Sulastri, N., & Mulyono, R. (2021). Pengembangan e-modul interaktif sistem jaringan komputer untuk siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasi, 3(2), 112–126.
Vaganova, O., Shcherbakova, E., & Maksimova, K. (2020). Digital technologies in vocational education: Challenges and solutions. Amazonia Investiga, 9(29), 42–50.
Wahyudi, F., & Nurhidayah, I. (2022). Analisis efektivitas pembelajaran berbasis web terhadap hasil belajar produktif siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesia, 9(1), 57–70.
Widodo, P., & Fadhilah, M. (2023). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek digital di SMK. Jurnal Edukasi Vokasi, 7(3), 198–210.
Yuliani, D., & Kusnandar, A. (2021). Pembelajaran adaptif berbasis web di era society 5.0: Studi pada guru SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 98–113.
Zahra, N., & Putri, S. (2023). The impact of adaptive e-learning on vocational students’ performance and engagement. Education and Information Technologies, 28(5), 6213–6230. https://doi.org/10.1007/s10639-023-11721
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indah Sartika, Hasan Maksum, Dony Novaliendry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

