Keberlanjutan Usaha Batik Khas Desa Kenongo Melalui Less Contact Transaction (Transaksi Minim Kontak)

Authors

  • Fitri Nur Latifah Prodi Perbankan Syariah, FAI, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • M Ruslianoor Maika Prodi Perbankan Syariah, FAI, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Masruchin Masruchin Prodi Perbankan Syariah, FAI, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Keywords:

Covid19 Batik Desa Kenongo Transaksi minim kontak

Abstract

Hasil riset semasa Pandemi COVID19 Boston Consulting Group (BCG) tahun 2020 menunjukan bahwa akan adanya gelombang penggunaan layanan  pembayaran non-tunai, sehingga program pengabdian kepada masyarakat unggulan prodi Perbankan syariah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ini fokus pada aspek teknologi pemasaran distribusi melalui online business channel dan aspek manajerial dengan teknologi pembayaran non-tunai. Kedua aspek tersebut dikemas dalam program Keberlanjutan Usaha Batik Khas Desa Kenongo Melalui Less Contact Transaction (Transaksi Minim Kontak). Batik Khas Desa Kenongo sudah mulai usahanya sejak tahun 1972 dan sempat terkenal sampai manca negara serta beberapa motifnya sudah mendapatkan hak paten, sayangnya sekarang hanya tinggal 1 toko saja yang masih aktif menjual batik khas tersebut yakni toko Batik Sari Kenongo. Kami dari tim program telah melakukan identifikasi masalah awal bersama dimana Batik Sari Kenongo hanya mengandalkan transaksi offline baik melalui toko atau hanya menerima pesanan dari pelanggan. Karenanya  tim mengusulkan untuk membuat program transaksi minim kontak dimana transaksi jual beli Batik Sari Kenongo bisa dilakukan melalui toko online dan pembayaran melalui transaksi non-tunai. Sehingga batik khas desa Kenongo bisa dilestarikan dan menjadi produk unggulan dalam RJPM Desa Kenongo nantinya.

References

Antara News, 9 Juni 2020, https://www.antaranews.com/berita/1543908/menristek-sebut-ekonomi-minim-kontak-terjadi-di-normal-baru diakses pada 1 Desember 2020

Fristia, V. F., & Navastra, A. M. (2014). Faktor Penyebab Belum Berkembangnya Industri Kecil Batik Desa Kenongo Kecamatan Tulangan Sidoarjo. Jurnal Teknik POMITS, 3(2), 190–195.

Latifah, F. N., Maika, M. R., & Ariyanti, N. (2019). PKM Geo UMKM Desa Kenongo. 3(3), 259–266.

Latifah, F. N., Maika, M. R., & Kumalasari, H. M. (2018). Manajemen Bisnis Ibu Rumah Tangga yang Bankable di Desa Kenongo. 2, 139–144.

Maryono, D., Subiyantoro, S., & Susilaningsih, S. (2019). Profil Pemasaran Online Usaha Kerajinan Topeng Dan Kayu Batik Desa Bobung Gunungkidul. JBTI : Jurnal Bisnis Teori Dan Implementasi, 10(2), 87–98. https://doi.org/10.18196/bti.102118

Melani, E., & Alrianingrum, S. (2018). Batik Tulis Sari Kenongo Tahun 1997-2017. Avatara, 6(3), 69–78.

Rosita, R., Ruslianor Maika, M., Nguyen, P. T., Laxmi Lydia, E., & Shankar, K. (2019). Concept of electronic business: A wider range of businesses processes. International Journal of Recent Technology and Engineering, 8(2 Special Issue 11), 3849–3852. https://doi.org/10.35940/ijrte.B1509.0982S1119

Siharis, B. R. I. K. (2019). Pengaruh Financial Technology (Fintech) Terhadap Perkembangan UMKM DI Kota Magelang. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Dan Call For Papers, 347–356.

Thaha, A. F. (2020). Dampak Covid-19 Terhadap UMKM di Indonesia. Jurnal Brand, 2(1), 147–153.

Tjahjono, A., Semuel, P. H., Karina, R., Pemasaran, J. M., Petra, U. K., & Siwalankerto, J. (2013). Analisa Marketing Mix , Lingkungan Sosial , Psikologi Online Pakaian Wanita. Jurnal Manajemen Pemasaran Petra, 1(2), 1–9.

Downloads

Issue

Section

Articles