Interferensi Bahasa Sasak terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa di Sekolah Menengah Multibahasa

Authors

  • Taupik Ibrahim Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Erwin Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Habiburrahman Universitas Muhammadiyah Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/vhk45434

Keywords:

Interferensi, Bahasa Sasak, Kemampuan Berbahasa Indonesia, Sekolah Menengah Multibahasa, Dominasi Bahasa Ibu

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interferensi bahasa Sasak terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa di sekolah menengah multibahasa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, teknik rekam, dan catatan lapangan untuk memperoleh data yang mendalam dan komprehensif. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas 2 SMA yang dipilih berdasarkan intensitas penggunaan bahasa Sasak dalam kehidupan sehari-hari. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup empat tahap utama, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan adanya interferensi bahasa Sasak terhadap bahasa Indonesia siswa yang mencakup tiga aspek utama, yakni fonologi, morfologi, dan sintaksis. Pada tataran fonologi, interferensi muncul dalam bentuk penambahan fonem, perubahan fonem, serta perubahan diftong. Pada tataran morfologi, interferensi teridentifikasi dalam kesalahan penggunaan kata dasar serta adaptasi bentuk kata yang mengikuti pola bahasa Sasak. Sementara itu, pada tataran sintaksis, interferensi tampak dalam kesalahan struktur kalimat dan penggunaan unsur kata yang berlebihan. Keunikan penelitian ini terletak pada konteksnya yang berfokus pada sekolah menengah multibahasa, yang hingga kini masih jarang dikaji dalam penelitian interferensi bahasa daerah lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia siswa, sekaligus mendukung pelestarian bahasa daerah sebagai bagian integral dari kekayaan budaya bangsa.

Sasak Language Interference on Students' Indonesian Language Proficiency in a Multilingual Secondary School

 This study aims to describe the interference of the Sasak language on the Indonesian language proficiency of students in multilingual secondary schools. The approach used in this study is descriptive qualitative, with data collection methods through observation, interviews, recording techniques, and field notes to obtain in-depth and comprehensive data. The research subjects consisted of 30 high school sophomores selected based on the intensity of their use of the Sasak language in their daily lives. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model, which includes four main stages: data collection, data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study show that there is interference from the Sasak language in the students' Indonesian language, covering three main aspects, namely phonology, morphology, and syntax. At the phonological level, interference appears in the form of phoneme addition, phoneme change, and diphthong change. At the morphological level, interference was identified in the incorrect use of root words and the adaptation of word forms following the patterns of the Sasak language. Meanwhile, at the syntactic level, interference was evident in errors in sentence structure and excessive use of word elements. The uniqueness of this study lies in its focus on multilingual secondary schools, which until now have rarely been studied in other regional language interference studies. This research is expected to make a real contribution to improving students' Indonesian language skills, while also supporting the preservation of regional languages as an integral part of the nation's cultural wealth.

References

bidin, Z., & Junaidi, A. (2024). Text Stemming and Lemmatization of Regional Languages in Indonesia: A Systematic Literature Review. Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, 10(2), 217–231.

Alfarisy, F. (2021). Kebijakan Pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia dalam Perspektif Pembentukan Warga Dunia dengan Kompetensi Antarbudaya. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(3), 303–313. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i3.207

Ananda, E. P. (2023). Daya Minat Dalam Penggunaan Bahasa Inggris Dan Pengaruhnya Terhadap Komunikasi Masyarakat Indonesia. HYPOTHESIS: Multidisciplinary Journal Of Social Sciences, 1(02 Juni), 172–184. https://azramedia-indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/hypothesis/article/view/664

Audina, F., Syahira, F., Maharani, F., Muzdalifah, R., & Ramasari, P. (2023). Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Morfologi pada Siswa Sekolah Dasar. Al-Lahjah: Jurnal Pendidikan, Bahasa Arab, Dan Kajian Linguistik Arab, 6(1), 35–41.

Bahri, S. (2018). Fenomena Kedwibahasaan Di Sekolah Dasar; Sebuah Kondisi Dan Bentuk Kesantunan Berbahasa. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 2(2), 62–72. https://doi.org/10.21067/jbpd.v2i2.2649

Blanco-Elorrieta, E., & Caramazza, A. (2021). A common selection mechanism at each linguistic level in bilingual and monolingual language production. Cognition, 213, 104625.

Delinasari, H., & Inderasari, E. (2023). Interferensi Bahasa Filipina Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (Bipa) Mahasiswa Filipina Dalam Online Visiting Lecture Di Philipine Normal University Sout Luzon. Uin Raden Mas Said.

Devi Hertina, Rina Devianty, N. H. A. M. (2023). Interferensi Sintaksis Bahasa Mandailing Pada Mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Indonesia. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 3(2), 151. https://doi.org/10.30821/eunoia.v3i2.3016

Diaz Tiyasya Putra, & Erwin Budi Setiawan. (2023). Sentiment Analysis on Social Media with Glove Using Combination CNN and RoBERTa. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem Dan Teknologi Informasi). https://doi.org/10.29207/resti.v7i3.4892

Dimova, S., & Kling, J. (2020). Current considerations on integrating content and language in multilingual universities. Integrating Content and Language in Multilingual Universities, 1–12.

Erwin, Suyitno, M., & Saryono. (2021). ‘Mpama Hepe’ Symbolic Metaphor Expression. PSYCHOLOGY AND EDUCATION, 58(3), 1024–1035.

Erwin, E. (2022). Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 4(2), 38–44.

Erwin, E. (2023). Ekspresi Tutur Pejabat Publik dalam Wacana Percakapan Virtual pada Platform Media Sosial Facebook. Indonesian Language Education and Literature, 7(1).

Fathul Khair Tabri, Lukman, & Ikhwan M. Said. (2022). Mandarin Interference in Indonesian Language of Chinese Community in Makassar City. International Journal of Social Science, 2(2), 1379–1386. https://doi.org/10.53625/ijss.v2i2.3065

Fau, H. S., Laia, A., & Ndruru, K. (2021). Analisis Kesalahan Penggunaan Konjungsi Koordinatif Dalam Karangan Argumentasi. Jurnal Education and Development, 9(2), 626–630.

Firmansyah, M. A. (2021). Interferensi Dan Integrasi Bahasa. Paramasastra, 8(1), 46–59. https://doi.org/10.26740/paramasastra.v8n1.p46-59

Fitriati, S. W., & Rata, E. (2021). Language, globalisation, and national identity: A study of English-medium policy and practice in Indonesia. Journal of Language, Identity & Education, 20(6), 411–424.

Fitriatun, Y., Erwin, E., & Supratman, S. (2023). Kesantunan Berbahasa Guru Dan Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII SMP Negeri 2 Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Konfiks, 10(2), 11–19.

Gitschthaler, M., Kast, J., Corazza, R., & Schwab, S. (2024). Inclusion of multilingual students—teachers’ perceptions on language support models. International Journal of Inclusive Education, 28(9), 1664–1683.

Grosjean, F. (1982). Life with two languages: An introduction to bilingualism. Harvard University Press.

Hadawiah, H. (2019). Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Universitas Muslim Indonesia. Al-MUNZIR, 12(1), 149. https://doi.org/10.31332/am.v12i1.1310

Halim, S. A., Atika, F. A., & Azizah, S. (2022). Konsep Ruang Representasi Budaya pada Rancangan Pusat Kerajinan Kain Tenun Sasak, Sukarara, Lombok Tengah. Aksen, 6(2), 30–38. https://doi.org/10.37715/aksen.v6i2.2628

Hidayati, A. S., Rusmawati, R., & Junining, E. (2022). Pengaruh Pendidikan Bilingual terhadap Perkembangan Diksi, Tata Bahasa, dan Pelafalan Ujaran Bahasa Daerah Siswa. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 5(2), 338–351.

Huszka, B., Stark, A., & Aini, I. (2024). Linguistic Sustainability: Challenges and Strategies of Preserving Minority and Indigenous Languages-The Case of Indonesia. Preservation, 7(6).

Ivanova, I., & Hernandez, D. C. (2021). Within-language lexical interference can be resolved in a similar way to between-language interference. Cognition, 214, 104760.

Khairul, M., & Sodiq, S. (2023). Kosakata Bahasa Melayu-Indonesia oleh Siswa Repatriasi Sabah Malaysia (Kajian Semantik). Bapala, 10(4). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/56974

Lado, R. (1957). Linguistics across cultures; applied linguistics for language teachers.

Lourenço, M., Duarte, J., Silva, F. P., & Batista, B. (2023). Is there a place for Global Citizenship Education in the exploration of Linguistic Landscapes? An analysis of educational practices in five European countries. In Linguistic landscapes in language and teacher education: Multilingual teaching and learning inside and beyond the classroom (pp. 93–121). Springer.

Lukankina, T. A., Shchuklina, T. Y., Mardieva, L. A., & Wapenhans, H. (2019). Active Processes in Usual Affixation Word Formation of the Contemporary Russian Language. Gênero & Direito, 8(4), 636–639. https://doi.org/10.22478/ufpb.2179-7137.2019v8n4.48366

Marbun, K. S. (2021). Kesalahan Berbahasa Pada Penulisan Media Luar Ruang Di Barus Tapanuli Tengah. JURNAL BASASASINDO, 1(2), 53–65.

Mudrik, A. (2021). Interferensi Sintaksis Bahasa Using Ke Dalam Bahasa Indonesia Dalam Komunikasi Santri Putra Pondok Pesantren Nurul Anwar Tamansuruh Banyuwangi. Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi.

Munandar, I. (2023). Investigating The Grammatical Interference of Indonesian-Gayonese EFL Learners. Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching (JLLLT), 2(2), 86–97. https://doi.org/10.37249/jlllt.v2i2.579

Murtado, D., Hita, I. P. A. D., Chusumastuti, D., Nuridah, S., Ma’mun, A. H., & Yahya, M. D. (2023). Optimalisasi Pemanfaatan Media Pembelajaran Online Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas. Journal on Education, 6(1), 35–47. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.2911

Downloads

Published

2025-12-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ibrahim, T. ., Erwin, E., & Habiburrahman, H. (2025). Interferensi Bahasa Sasak terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa di Sekolah Menengah Multibahasa. Reflection Journal, 5(2), 934-949. https://doi.org/10.36312/vhk45434

Similar Articles

1-10 of 80

You may also start an advanced similarity search for this article.