Manajemen Mitigasi Bencana pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Pengurangan Risiko bencana Gempa Bumi dan Tsunami
Share article
- Published
- 2020-03-30
- Pages
- 68-79
- Section
- Article Review
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk memeberikan deskripsi tentang (1) Penangan manajemen bencana gempa bumi dan tsunami yang baik, dan (2) mitigasi bencana melaui pendidikan anak dini dengan menggunakan pendekatan pembelajaran model PURINA. Analisis data menggunakan studi pustka yang telah tersedia dari berbagai literature cetak dan online. Hasil studi menyimpulkan bahwa; (1) manajemen bencana yang baik dapat dilakukan dengan tiga tahap, yaitu; tahap planning pra-bencana, dimaksudkan untuk meningkatkan kesiap-siagaan aturan, alat, fisik dan mental masyarakat terdampak; tahap implementation saat peristiwa terjadi, damkasudkan untuk melakukan penyelamatan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan; dan tahap recovery pasca-bencana, dimaksudkan untuk melakukan pemulihan fisik dan mental masyarakat terdampak; (2) Penguatan manajemen bencana melaui pendidikan sejak dini dalam bentuk penerapan kurikulum pembelajaran kebencanaan di tingkat satuan PAUD.
Abstract
This article aims to provide a description of (1) Good management of earthquake and tsunami disasters, and (2) disaster mitigation through early childhood education using the PURINA model learning approach. Data analysis using literature studies that have been available from various printed and online literature. The study results concluded that; (1) good disaster management can be done in three stages, namely; pre-disaster planning stage, intended to improve the preparedness of the rules, tools, physical and mental impact of the affected community; implementation phase when the event occurs, damkudkan to rescue in accordance with established operational standards; and the post-disaster recovery stage, intended to carry out physical and mental recovery of the affected community; and (2) Strengthening disaster management through early education in the form of implementing disaster learning curriculum at the level of early childhood education units.
Keywords
How to Cite
N. Nuraeni, M. Mujiburrahman, Rudi Hariawan. (2020). Manajemen Mitigasi Bencana pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Pengurangan Risiko bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika, 4(1), 68-79. https://journal-center.litpam.com/index.php/e-Saintika/article/view/200
References
Amalia, D. (2020). Mitigasi Bencana. Online: (https://www.studiobelajar.com/mitigasi-bencana/), diakses sabtu, 7 Maret 2020 pukul 10.00 WIB
Athoillah, A. (2010). Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Pustaka Setia
Literasipublik.com (https://www.literasipublik.com/wilayah-indonesia-rawan-bencana), diakses, Jumat, 6 Maret 2020 pukul 08.30 WIB.
McCaffrey, R., & Nabelek, J. (1987). Earthquakes, gravity, and the origin of the Bali Basin: An example of a Nascent Continental Fold-and-Thrust Belt. Journal of Geophysical Research, 92(B1), 441. https://doi.org/10.1029/JB092iB01p00441
Miles, M. B., Huberman, M. A., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). California: SAGE Publication, Inc
Mujiburrahman, M., Masjudin, M., Irawan, D., Zaenudin, M., Septiana, W., Suhaini, S., & Irwansyah, I. (2019). KKN KBM Berbasis Masjid Sebagai Model Trauma Healing Berkelanjutan Pasca Gempa di Lombok Utara. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 1(1), 36–44. https://doi.org/10.36312/sasambo.v1i1.122
Nuraeni, N. (2014). STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 2(2), 143. https://doi.org/10.33394/j-ps.v2i2.1069
Nurjanah, Sugiharto R., Kuswanda Dede, BP Siswanto, Adikoesoemo. (2012). Manajemen Bencana. ALFABETA : Bandung.
Hariawan, R., Ulfatin, N., Huda A. Y., M., & Arifin, I. (2019). Contributions Management of Parenting and Education Program to Strengthen the Service Three Early Childhood Education Center. International Education Studies, 12(2), 100. https://doi.org/10.5539/ies.v12n2p100
Prihantoro, R. (2012). Konsep Pengendalian Mutu. Bandung: Remaja Rosdakrya
Sutikno, S. (2012). Manajemen Pendidikan. Lombok: Holistic
Sodikin, A. (2018). Melihat Kembali Gempa Lombok 2018 dan Sejarah Kegempaannya. Online: (https://regional.kompas.com/read/2018/09/23/11321551/melihat-kembali-gempa-lombok-2018-dan-sejarah-kegempaannya?page=all), diakses 6 Maret 2020, pukul 09.00 WIB.
Sonjaya, MRM. (2020). Manajemen Komunikasi Bencana Gempa Bumi Lombok Pada Masa Tanggap Darurat Di Lombok Nusa Tenggara Barat. Online: (http://eprints.ums.ac.id/80027/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf), diakses 6 Maret 2020
Takasaki, Y. (2016). Learning from disaster: Community-based marine protected areas in Fiji. Environment and Development Economics, 21(1), 53-77. doi:10.1017/S1355770X15000108
Tim. (2019). Bahan Ajar Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana (Model PURINA). Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Selatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Online: (https://bnpb.go.id/ppid/file/UU_24_2007.pdf) diakses
Witvorapong N, Muttarak R, Pothisiri W. (2015) .Social Participation and Disaster Risk Reduction Behaviors in Tsunami Prone Areas. PLoS ONE 10(7): e0130862. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0130862
Wikiepedia.org. Persiapan Bencana. Online: (https://id.wikipedia.org/wiki/Persiapan_bencana), diakses 6 Maret 2020 pukul 09.15 WIB.