Pembelajaran Biologi SMA Abad ke-21 Berbasis Potensi Lokal: Review Potensi di Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara

Authors

  • I. Ismiati Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Nunukan, Jl. Fatahillah No.137, RT.10, Nunukan Tim., Kec. Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara 77482

DOI:

https://doi.org/10.36312/e-saintika.v4i2.218

Keywords:

Abad ke-21, Pembelajaran biologi, Potensi lokal, Sekolah menengah atas, Biology learning, High school, Local potency, The 21st century

Abstract

Pembelajaran biologi perlu mendayagunakan potensi dan ruang lingkup lokal karena biologi haruslah relevan dengan kehidupan dan kebutuhan peserta didik. Salah satu daerah yang perlu diarusutamakan adalah Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kontek pembelajaran biologi di jenjang SMA pada abad ke-21 berbasis potensi daerah Kepulauan Nunukan. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis isi. Studi literatur dilakukan dengan mensurvei buku, artikel ilmiah, dan sumber lain yang relevan dengan masalah tertentu, bidang kajian, atau teori, dan dengan demikian, memberikan deskripsi, ringkasan, dan evaluasi kritis dari karya-karya ini sehubungan dengan masalah yang sedang diselidiki. Berdasarkan telusur literatur diketahui bahwa dari aspek flora dan fauna ada 15 potensi yang dapat dijadikan dasar atau pengembangan sumber belajar/bahan ajar biologi. Dari aspek ekologi dan sosial ada 6 potensi. Dengan demikian, sejauh ini minimal ada 21 potensi yang dapat dijadikan bahan oleh guru biologi SMA di Kabupaten Nunukan ketika mengajar. Tentu saja, setiap potensi disesuaikan dengan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan Indikator yang telah ditetapkan. Angka tersebut tentu akan terus berkembangan seiring dengan gencarnya penelitian yang dilakukan oleh para peneliti lokal maupun internasional.

The 21st Century High School Biology Learning Based on Local Potency: Review of Potency in Nunukan Regency, North Kalimantan

Abstract

Biology learning needs to utilize local potential and scope because biology must be relevant to the lives and needs of students. One area that needs to be mainstreamed is Nunukan Regency, North Kalimantan Province. This article aims to describe the context of learning biology in the 21st century high school based on the potential of the Nunukan Islands region. This study uses literature study and content analysis methods. Literature studies are conducted by surveying books, scientific articles, and other sources that are relevant to a particular problem, field of study, or theory, and as such, provide a description, summary, and critical evaluation of these works in connection with the problem being investigated. Based on the literature search, it is known that from the aspect of flora and fauna there are 15 potentials that can be used as a basis or development of learning resources / teaching materials in biology. From the ecological and social aspects there are 6 potentials. Thus, so far there are at least 21 potentials that can be used as materials by high school biology teachers in Nunukan Regency when teaching. Of course, each potential is adjusted to the Core Competencies, Basic Competencies and Indicators that have been set. This figure will certainly continue to develop along with the incessant research conducted by local and international researchers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, P. R., & Kristanto, A. (2015). Pengembangan media komputer pembelajaran mata pelajaran biologi materi struktur dan fungsi jaringan hewan vertebrata pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gondang Mojokerto. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan, 6(3), 1–10.

Abidinsyah, A., Ramdiah, S., & Royani, M. (2019). The implementation of local wisdom-based learning and HOTS-based assessment: Teacher survey in Banjarmasin. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 5(3), 407–414. https://doi.org/10.22219/jpbi.v5i3.9910

Abrori, F. M. (2017). Kajian folk taxonomy tumbuhan bumbu dan rempah di daerah Guluk-guluk Sumenep Madura sebagai booklet bagi masyarakat. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 3(1), 55–63. Retrieved from 10.22219/jpbi.v3i1.3964

Afandi, M., Chamalah, E., & Wardani, O. P. (2013). Model dan metode pembelajaran di sekolah. In G. Gunarto (Ed.), Perpustakaan Nasional Katalog Dalam Terbitan (KDT). https://doi.org/10.1007/s00423-006-0143-4

Afif, M. F. (2016). Profil Kabupaten Nunukan. Retrieved June 22, 2020, from Indonesia Mengajar website: https://indonesiamengajar.org/kabar-terbaru/profil-kabupaten-nunukan

Anderman, E. M., & Sinatra, G. M. (2009). The challenges of teaching and learning about science in the 21st century: Exploring the abilities and constraints of adolescent learners. Retrieved from https://sites.nationalacademies.org/cs/groups/dbassesite/documents/webpage/dbasse_072608.pdf

Anelli, C. (2011). Scientific literacy: What is it, are we teaching it,and does it matter? American Entomologist, 57(4), 235–244. https://doi.org/10.1093/ae/57.4.235

Arnetis, A., Suryawati, E., & Anggraini, S. F. (2013). Korelasi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur hewan dengan perkembangan hewan di program studi pendidikan biologi FKIP UR 2012/2013. Jurnal Biogenesis, 10(1), 33–43.

Arsad, N. M., Osman, K., & Soh, T. M. T. (2011). Instrument development for 21st century skills in Biology. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 15, 1470–1474. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.03.312

Asikin, N., Irawati, mimien henie, & Syamsuri, I. (2016). Pembelajaran biologi berpendekatan saintifik model sains teknologi masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pedagogi Hayati, 1(1), 1–10. Retrieved from https://ojs.umrah.ac.id/index.php/pedagogihayati/article/view/32

Asri, S. (2017). Kebijakan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di wilayah perbatasan. CENDEKIA : Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 25–43. Retrieved from https://www.ojs2.ikippgrikaltim.ac.id/index.php/Cendekia/article/view/4

Beze, H., & Suparjo, S. (2015). Analisa Tutupan Hutan Pulau Nunukan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Jurnal Digit, 5(1), 1–12. Retrieved from https://jurnaldigit.org/index.php/DIGIT/article/view/56

Boewono, D. T., Widiarti, W., Ristiyanto, R., & Widyastuti, U. (2012). Studi bio-epidemiologi dan analisis spasial kasus malaria daerah lintas batas Indonesia – Malaysia (Pulau Sebatik) Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur. Buletin Penelitian Kesehatan, 1(1), 2084. Retrieved from http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/496

Boleng, D. T., Lumowa, S. V. T., Palenewen, E., & Corebima, A. D. (2017). The effect of learning models on biology critical thinking skills of multiethnic students at senior high schools in Indonesia. Problems of Education in the 21st Century, 75(2), 136–143.

Bonati, F. A. (2018). Implementasi tunjangan daerah khusus terhadap kinerja guru di Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Universitas Terbuka). Retrieved from http://repository.ut.ac.id/7757/1/43281.pdf

Caulley, D. N. (2007). Conducting research literature reviews: From the internet to paper [Book review]. Qualitative Research Journal, 7(2), 103–104. https://doi.org/10.3316/QRJ0702103

CEA. (2018). Trends in marine resources and fisheries management in Indonesia. In A 2018 Review. Retrieved from https://www.packard.org/wp-content/uploads/2018/08/Indonesia-Marine-Full-Report-08.07.2018.pdf

Chamany, K., Allen, D., & Tanner, K. (2008). Making biology learning relevant to students: integrating people, history, and context into college biology teaching. Cbe-Life Sciences Education, 7(Fall 2008), 267–278. https://doi.org/10.1187/cbe.08–06–0029

Chen, B. H. S., & Huang, H. (2017). Advancing 21st century Competencies in Taiwan. Retrieved from https://asiasociety.org/files/21st-century-competencies-taiwan.pdf

Djatmiko, E. B., Grünwald, N., Nugroho, S., Murdjito, M., Supomo, H., Zaman, M. B., … Subchan, S. (2016). Sustainable island development initiatives: Prakarsa pengembangan pulau berkelanjuta (4th Ed.). Retrieved from https://docplayer.info/39356583-Sidi-sidi-profile-4th-edition-november-sustainable-island-development-initiatives-prakarsa-pengembangan-pulau-berkelanjutan.html

Fauzi, A. (2019). Profile of junior high school students’ critical thinking skills in answering questions related to biological concepts. Scientiae Educatia, 8(1), 51–63. https://doi.org/10.24235/sc.educatia.v8i1.4081

Fink, A. (2014). Conducting research literature reviews: From the internet to paper. Retrieved from https://libguides.usc.edu/writingguide/literaturereview

Fitria, W., Sinaga, J., Sugiono, A. M., & Muchlas Abrori, F. (2019). Ethnobiology study of plants and animals were used in Iraw Tengkayu Ceremony in Tarakan, North Kalimantan, and its potencies as a biology resources. Biopedagogia, 1(1), 51–59. https://doi.org//10.35334/biopedagogia.v1i1.950

Francisca, A. D., & Samsudin, S. (2018). Are biology pre-service teachers ready to implement 21st century skill in teaching and learning in Nigeria? International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 7(3), 414–423. https://doi.org/10.6007/IJARPED/v7-i3/4429

Giyarsih, S. R. (2014). Pengentasan kemiskinan yang komprehensif di bagian wilayah terluar Indonesia - kasus Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 21(2), 239–246. https://doi.org/10.22146/jml.18549

Hadi, I. S., & Kumoro, Y. (2008). Integrasi penafsiran citra dan geolistrik untuk usulan pengembangan sumber daya air pulau kecil; studi kasus Pulau Nunukan dan Sebatik. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi 2008, 978–979. Bandung: Puslit Geoteknologi.

Haviz, M., Karomah, H., Delfita, R., Umar, M. I. A., & Maris, I. M. (2018). Revisiting generic science skills as 21st century skills on biology learning. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 7(3), 355–363. https://doi.org/10.15294/jpii.v7i3.12438

Helmiati, H. (2016). Buku data dan informasi pembangunan daerah tertinggal Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Jakarta-Indonesia: Pusat Data dan Informasi, BALITBANGDIKLATINFO-KEMENDES PDT.

Hendarsyah, S. (2017). Strategi pengelolaan sumberdaya hayati pesisir untuk mendukung perikanan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (Universitas Terbuka). Retrieved from http://repository.ut.ac.id/7666/1/43100.pdf

Hernawati, D., Amin, M., Al Muhdhar, M. H. I., & Indriwati, S. E. (2019). Science literacy skills through the experience of project activities with assisted local potential based learning materials. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 5(1), 159–168. https://doi.org/10.22219/jpbi.v5i1.7372

Hidayanto, M., Sabiham, S., Yahya, S., & Amien, L. I. (2008). Arahan pengelolaan lahan berkelanjutan di kawasan perbatasan kalimantan timur-malaysia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 2(2), 105–114. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/133756-ID-none.pdf

Hilmy, A. Z. M. (2018). Etnobotani tumbuhan obat untuk mengobati penyakit infeksi oleh suku dayak kenyah di Kecamatan Bahau Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara (UIN Maliki Malang). Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/12311/1/13620021.pdf

Hiong, L. C., & Osman, K. (2013). A conceptual framework for the integration of 21st century skills in biology education. Research Journal of Applied Sciences, Engineering and Technology, 6(16), 2976–2983. https://doi.org/10.19026/rjaset.6.3681

Husamah, H., Hudha, A. M., & Putri, Z. A. (2019). HOTS-authentic assessment model implementation of tissue structure materials in high school of Malang: A pre-validation final draft. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 7(2), 113–125. https://doi.org/10.33394/j-ps.v7i2.1997

Husin, S. R. Bin. (2018). Identifikasi alat penangkapan ikan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Universitas Hasanuddin). Retrieved from http://digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/ZDFkOTk1NTg5NTE1ODFlNWYyYzE2NTVmODI2Y2FhYTM2YWYzMTRlYg==.pdf

Ilma, S., & Wijarini, F. (2017). Developing of environmental education textbook based on local potencies. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 3(3), 194–201.

Irham, M. (2015). Komunitas burung bawah tajuk di hutan perbatasan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Zoo Indonesia, 24(1), 1–14. Retrieved from https://e-journal.biologi.lipi.go.id/index.php/zoo_indonesia/article/view/737

Janetos, A. C. (2020). A new biology for the 21st century. The Ecological Society of America, 7(9), 21. Retrieved from https://esajournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/pdf/10.1890/1540-9295-7.9.455

Khalil, M., Lazarowitz, R., & Hertz-Lazarowitz, R. (2014). Biology high school science curricula for the 21st century. Creative Education, 05(16), 1464–1478. https://doi.org/10.4236/ce.2014.516164

Kurniadi, B., Hariyadi, S., & Adiwilaga, E. M. (2015). Kualitas perairan sungai buaya di Pulau Bunyu Kalimantan Utara pada kondisi pasang surut. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(1), 53–58. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/view/9289

Kustiani, H., Zaini, M., & Mulyadi, M. (2020). Critical thinking skills of high school students in biology learning on the concept of structure and function of plant tissues. BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 2(1), 20–25. https://doi.org/10.20527/bino.v2i1.7888

Kusuma, T., Christy, L., Dwijah, P., Tulak, I., Rantetasak, B., Elvira, E., … Sidiq, M. (2018). Rencana aksi daerah penurunan emisi gas rumah kaca (Rad-GRK). Tarakan: Pemprov Kalimanta Utara.

Laga A, Affandi R, Muchsin I, K. M. (2015). Distribusi spasial dan temporal ikan pepija Harpadon nehereus (Hamilton, 1822) di Perairan Pulau Tarakan, Kalimantan Utara. Jurnal Zoo Indonesia, 24(1), 41–50. Retrieved from https://e-journal.biologi.lipi.go.id/index.php/zoo_indonesia/article/view/476

Maranan, V. M. (2017). Basic process skills and attitude toward science: Inputs to an enhanced students’ cognitive performance (Laguna State Polytechnic University). Retrieved from https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED579181.pdf

Maunat, Y., Ardhana, I. K., Zaenuddin, D., & Presila, M. (2010). Etnisitas, pengembangan sumberdaya Lokal dan potensi perdagangan internasional. Retrieved from http://psdr.lipi.go.id/publications/books/item/impact-and-market-economy-in-rrc-copy-copy.html

Mendala, & Suryadarma, I. G. P. (2019). Local potential of west Kalimantan’s mangrove ecosystem as a study material in biology education at mangrove area school. Journal of Physics: Conference Series, 1363(1), 1–6. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1363/1/012090

Muhlisin, A. (2017). Inovasi model pembelajaran RMS untuk meningkatkan kecakapan abad 21. Prosiding Seminar Nasional Hayati V 2017, 27–36. Retrieved from http://conference.unpkediri.ac.id/index.php/hayati/hayati5/paper/download/12/5

Mumpuni, K. E., Susilo, H., & Rohman, F. (2013). Potensi tumbuhan lokal sebagai sumber belajar biologi. Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS, 825–829. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/7922/7086

Muntiani, A. (2015). Analisis miskonsepsi biologi materi struktur dan fungsi jaringan pada hewan menggunakan certainty of response index (CRI) pada siswa kelas XI IPA. Retrieved from http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18636

Mustikasari, E., Ramdhan, M., Amry, S. N., Heriati, A., Kadarwati, U. R., Prihantono, J., & Pryambodo, D. G. (2019). Characteristics analysis of small islands ccological dimensions in Nunukan Regency, North Kalimantan. Jurnal Kelautan Nasional, 14(1), 47–57. Retrieved from http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkn/article/download/7458/pdf

National Academy of Sciences. (2009). A new biology for the 21st century. https://doi.org/10.17226/12764

Natsir, M. (2016). Pengembangan modul berbasis inquiri pada materi jaringan hewan kelas XI madrasah aliyah (MA) Syekh Yusuf Kec. Sombaopu Kab. Gowa. Makassar.

NEA. (2012). Preparing 21st century students for a global society: An educator’s guide to the “Four Cs.†Retrieved from http://www.nea.org/assets/docs/A-Guide-to-Four-Cs.pdf

Nofiana, M., & Julianto, T. (2018). Upaya peningkatan literasi sains siswa melalui pembelajaran berbasis keunggulan lokal. Biosfer: Jurnal Tadris Biologi, 9(1), 24–35. https://doi.org/10.24042/biosf.v9i1.2876

Novick, L. R., & Catley, K. M. (2016). Fostering 21st-century evolutionary reasoning: Teaching tree thinking to introductory biology students. CBE Life Sciences Education, 15(4), 1–12. https://doi.org/10.1187/cbe.15-06-0127

Partnership for Governance Reform. (2011). Kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan Indonesia (No. 2). Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/45239-ID-kebijakan-pengelolaan-kawasan-perbatasan.pdf

Prabowo, D. L., Nurmiyati, & Maridi. (2016). Pengembangan modul berbasis potensi lokal pada materi ekosistem sebagai bahan ajar di SMAN 1 Tanjungsari, Gunungkidul. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 192–195. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/174711-ID-pengembangan-modul-berbasis-potensi-loka.pdf

Presilla, M. (2011). Optimalisasi sumber daya alam menuju pebangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 24(2), 102–110. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/5492

Radiarta, I. N., Erlania, E., Haryadi, J., & Rosdiana, A. (2016). Analisis pengembangan budidaya rumput laut di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 8(1), 29–40.

Rahmaniati, E. (2016). Peranan number heads together dalam pembelajaran biologi di kelas XI IPA. Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 26. https://doi.org/10.26418/jpmipa.v6i2.17337

Rahmida, M. (2011). Meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia melalui model pembelajaran kooperatif tipe teams-games-tournaments (TGT). QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 2(2), 101–112.

Ramdiah, S., Abidinsyah, A., Royani, M., Husamah, H., & Fauzi, A. (2020). South Kalimantan local wisdom-based biology learning model. European Journal of Educational Research, 9(2), 639–653. https://doi.org/10.12973/eu-jer.9.2.639

Robinson, G. E., Banks, J. A., Padilla, D. K., Burggren, W. W., Cohen, C. S., Delwiche, C. F., … Tomanek, L. (2010). Empowering 21st century biology. BioScience, 60(11), 923–930. https://doi.org/10.1525/bio.2010.60.11.8

Rosliana, L., Wismono, F. H., Rustan, A., Ramdani, L. E., Lutfie, W., Hidayah, K., … Sari, M. A. P. (2015). Kajian manajemen perbatasan di Kalimantan fokus inovasi pendidikan di perbatasan (M. Darto & W. Marian, Eds.). Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/323026766%0AKajian

Sadili, A. (2013). Jenis anggrek (Orchidaceae) di Tau Lumbis, Nunukan, Propinsi Kalimantan Timur: Sebagai indikator terhadap kondisi kawasan hutan. Jurnal Biologi Indonesia, 9(1), 63–71. https://doi.org/10.14203/jbi.v9i1.147

Sancayaningsih, R. P., Susandarini, R., Wijayanti, N., & Hadisusanto, S. (Eds.). (2012). Flora dan fauna Kalimantan: Dokumentasi hasil tim peneliti ekspedisi Khatulistiwa. Retrieved from http://library.ukdw.ac.id/main/opac/index.php?p=show_detail&id=42478

Sawitri, R., Bismark, M., & Karlina, E. (2013). Ecosystem mangrove as ecotourism in conservation area for mangrove and proboscis monkey at Tarakan City. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 10(2), 297–314.

SIMTARU. (2016). [Kabupaten Nunukan] - Sistem informasi tata ruang Kalimantan Utara. Retrieved June 22, 2020, from Sistem Informasi Tata Ruang website: http://simtaru.kaltaraprov.go.id/web/profil/kab-nunukan

Siregar, C. (2008). Analisis potensi daerah pulau-pulau terpencil dalam rangka meningkatkan ketahanan, keamanan nasional, dan keutuhan Wilayah NKRI di Nunukan Kalimantan Timur. Jurnal Sosioteknologi, 7(13), 345-368–368. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/41647-none-1a41a862.pdf

Solihin, I. (2012). Strategi pengembangan perikanan tangkap di wilayah Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, Perbatasan Indonesia-Malaysia (Institut Pertanian Bogor). Retrieved from https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/55098/1/2012iso.pdf

Solihin, I., Wisudo, S., Haluan, J., & Martianto, D. (2011). Pengembangan produksi perikanan tangkap di wilayah perbatasan (Kasus Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur). Buletin PSP, 19(2), 9–18. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/bulpsp/article/view/4180

Sudarwan, A., & Lay, C. (2011). Ketidakmerataan pelayanan publik dalam sektor pendidikan dasar dan kesehatan di Kabupaten Nunukan (Ilmu Politik minat Politik Lokal & Otonomi Daerah UGM). Retrieved from http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/50114

Suganda, H., & Purwianiangsih, W. (2020). Biology teacher’s perception in accommodating 21 st century learning demands. The 2nd International Conference on Elementary Education, 2, 103–111. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/icee/article/view/611/528

Sugiarto, Kesumawati Hadi, U., Soviana, S., & Hakim, L. (2016). Karakteristik habitat larva Anopheles spp. di Desa Sungai Nyamuk, daerah endemik malaria di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Balaba, 12(1), 47–54. Retrieved from http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/blb/article/view/724

Sulistyawati, W. (2018). Tata kelola hutan mangrove di Kapubaten Nunukan (Universitas Terbuka). Retrieved from http://repository.ut.ac.id/7692/1/43438.pdf

Suratsih. (2010). Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis potensi lokal dalam kerangka implementasi KTSP SMA di Yogyakarta. In Penelitian Unggulan UNY (Multitahun) (Vol. 10). Retrieved from http://staffnew.uny.ac.id/upload/132302517/penelitian/laporan+penelitian+potensi+lokal.pdf

Susilo, M. J. (2018). Analysis of environmental potential as a useful source of biological learning. Procending Biology Education Conference, 15(1), 541–546. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/32606

Suwono, H., Mahmudah, A., & Maulidiah, L. (2017). Scientific literacy of a third year biology student teachers: Exploration study. KnE Social Sciences, 1(3), 269. https://doi.org/10.18502/kss.v1i3.747

Swandi, A., Amin, B. D., & Muin, F. (2018). 21 th century physics learning in senior high school through interactive computer simulation to enhance students achievement. International Conference on Mathematics and Science Education, 3(1), 130–135. Retrieved from http://science.conference.upi.edu/proceeding/index.php/ICMScE/article/view/57

Torkar, G., & Kubiatko, M. (2017). Editorial. Center for Educational Policy Studies Journal, 7(1), 5–8.

Triani, L., Wahyuni, S., Purwanti, E., Hudha, A. M., Fatmawati, D., & Husamah, H. (2018). Pembelajaran I-CARE berbantuan praktikum: Peningkatan problem-solving skills dan hasil belajar siswa pada materi jaringan hewan. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(2), 158–168. https://doi.org/10.21831/jipi.v4i2.21826

Utami-Atmoko, S. S., Saputra, F., Suwarso, Husein, H. Z., Triandika, K., & Fahrizal, D. (2017). Keanekaragaman hayati blok Sembakaung Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Retrieved from http://repository.unas.ac.id/192/

Wahyudi, A. (2016). Pembelajaran berbasis karakter untuk meningkatkan daya saing dalam era global bagi siswa di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (Studi kasus di Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, NTT, dan Papua). Teori Dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.17977/um022v1i12016p001

Wahyullah, D. (2014). Peningkatan kesiapan melanjutkan studi ke perguruan tinggi melalui bimbingan kelompok pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Ngaglik (Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta). Retrieved from https://core.ac.uk/download/pdf/33511592.pdf

Wahyunto, Ritung, S., Suparto, & Subagjo. (2004). Peatland distribution and carbon content in Sumatra and Kalimantan. Retrieved from https://indonesia.wetlands.org/publications/peatland-distribution-in-sumatra-and-kalimantan-explanation-of-its-data-sets-including-source-of-information-accuracy-data-constraints-and-gap/

White, M. D., & Marsh, E. E. (2006). Content analysis: A flexible methodology. Library Trends, 55(1), 22–45. https://doi.org/10.1353/lib.2006.0053

Yanti, N., Maridi, M., & Sutarno, S. (2019). Analysis of biologi teaching material in senior high school learning biology process in Surakarta. ICEL 2019, 1–7. https://doi.org/10.4108/eai.23-3-2019.2284942

Zukmadini, A. Y., Jumiarni, D., & Kasrina, K. (2018). Developing antimicrobial medicinal plants pocketbook based on local wisdom of Muko-Muko and Serawai ethnics. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 4(2), 95–104. https://doi.org/10.22219/jpbi.v4i2.5436

Downloads

Published

2020-07-02

Issue

Section

Article Review

How to Cite

Ismiati, I. (2020). Pembelajaran Biologi SMA Abad ke-21 Berbasis Potensi Lokal: Review Potensi di Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 4(2), 234-247. https://doi.org/10.36312/e-saintika.v4i2.218