Pengaruh Manajemen Konflik dan Budaya Sekolah Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Mataram

Authors

  • Mega Purnami Dewi Universitas Mataram
  • Dadi Setiadi Universitas Mataram
  • Asrin Asrin Universitas Mataram
  • Fahruddin Fahruddin Universitas Mataram
  • Muhammad Makki Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2849

Keywords:

Budaya Sekolah, Kinerja Guru, Manajemen Konflik

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor penentu keberhasilan pendidikan di sekolah. Dalam menjalankan tugas, guru dituntut mampu beradaptasi dengan dinamika organisasi, termasuk dalam menyelesaikan konflik dan menyesuaikan diri dengan budaya sekolah. Oleh karena itu, manajemen konflik yang efektif serta budaya sekolah yang kondusif sangat penting dalam meningkatkan kualitas kerja guru. Penelitian ini mengkaji pengaruh manajemen konflik dan budaya sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar di Kota Mataram, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi terdiri atas 1.623 guru ASN SD Negeri di Kota Mataram, dengan 321 guru sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linier berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa, manajemen konflik dan budaya sekolah secara bersama-sama berkontribusi sebesar 58,0% terhadap kinerja guru dengan tingkat signifikansi 0,000. Secara terpisah, pengaruh manajemen konflik terhadap kinerja guru lebih rendah dibandingkan budaya sekolah, yakni masing-masing sebesar 45,5% dan 53,7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik yang efektif dan budaya sekolah yang kondusif berpengaruh positif terhadap kinerja guru sekolah dasar. Oleh karena itu, upaya pengelolaan konflik secara konstruktif dan penguatan budaya sekolah yang positif perlu menjadi perhatian dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru di lingkungan sekolah dasar.

The Effect of Conflict Management and School Culture on the Performance of Public Elementary School Teachers in Mataram City

Teacher performance is a determining factor in the success of education in schools. In carrying out their duties, teachers are required to be able to adapt to organizational dynamics, including in resolving conflicts and adjusting to school culture. Therefore, effective conflict management and a conducive school culture are very important in improving the quality of teacher work. This study examines the effect of conflict management and school culture on the performance of elementary school teachers in Mataram City, using a quantitative approach with an associative design. The population consisted of 1,623 public elementary ASN teachers in Mataram City, with 321 teachers as samples selected through simple random sampling technique. Data were collected using a questionnaire, then analyzed using multiple linear regression techniques. The research findings revealed that, conflict management and school culture jointly contributed 58.0% to teacher performance with a significance level of 0.000. Separately, the effect of conflict management on teacher performance is lower than school culture, which is 45.5% and 53.7%, respectively. The results show that effective conflict management and a conducive school culture positively affect the performance of elementary school teachers. Therefore, efforts to manage conflict constructively and strengthen positive school culture need to be a concern in improving teacher performance and professionalism in the elementary school environment

References

Billy, T., & Taat, M. S. (2020). The relationship between school culture and teachers’ commitment in the interior primary schools of Sabah, Malaysia. Universal Journal of Educational Research, 8(2), 622–627. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.080235

BKPSDM Kota Mataram. (2024). Laporan kehadiran ASN melalui aplikasi Si Mutiara. Kota Mataram: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Dinas Pendidikan Kota Mataram. (2023). Laporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Guru Sekolah Dasar Tahun 2023. Kota Mataram: Bidang GTK

Dahlan, M., Latif, M., & Hidayat, A. (2020). Budaya organisasi dan pengaruhnya terhadap profesionalisme guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 45–55.

Darmawan, D. (2019). Budaya sekolah sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Kependidikan, 6(2), 120–130.

Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2009). Shaping school culture: Pitfalls, paradoxes, and promises (2nd ed.). Jossey-Bass.

Eriyanti, A., Nurkolis, & Wahyuni, S. (2021). Manajemen konflik dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 9(3), 455–464.

Fatihaturahmi, F., Giatman, M., & Ernawati, E. (2023). The role of school culture and conflict management in improving teacher performance. Journal of Educational Research and Evaluation, 7(2), 101–112.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gintulangi, L., & Arsana, I. M. (2021). Manajemen konflik dan dampaknya terhadap stres kerja serta efikasi diri guru. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(1), 33–42.

Hidayatullah, A., & Prasetyo, T. (2024). Manajemen konflik sebagai strategi peningkatan efektivitas kerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(1), 77–85.

Huda, M., Kurniawan, F., & Fadillah, E. (2021). Budaya sekolah dan peranannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(2), 123–134.

Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Kemendiknas.

Masjudin, M., Khotimah, H., & Indrawati, E. (2024). Pengaruh manajemen konflik terhadap kinerja guru. Jurnal Administrasi Pendidikan Nusantara, 4(1), 14–23.

Muslim, A. (2020). Konflik interpersonal dan dampaknya terhadap kinerja guru. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(3), 210–220.

Nasrudin, D., Azizah, N., & Lestari, T. (2021). Sistem manajemen konflik di sekolah: Studi kasus di sekolah menengah pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 80–89.

Nasution, A. H. (2021). Peran budaya organisasi sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 94–104.

Nasution, S. (2010). Berbagai pendekatan dalam proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Neprializa, R. (2015). Budaya sekolah sebagai penentu iklim pembelajaran yang kondusif. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1), 12–20.

Nugroho, Y. (2019). Komunikasi efektif dalam penyelesaian konflik sekolah. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 3(1), 56–65.

Panggabean, F. (2015). Manajemen konflik berbasis budaya lokal di lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Multikultural, 5(2), 45–56.

Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Prasetyo, H. (2016). Pengelolaan konflik di lingkungan sekolah: Tantangan dan strategi. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 101–110.

Prayoga, R., & Yuniati, D. (2019). Peran budaya sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 39–47.

Rahim, M. A. (2011). Managing conflict in organizations (4th ed.). Transaction Publishers.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.

Santosa, H., Rachmadi, T., & Nuraini, L. (2023). Kolaborasi dan kompromi dalam menyelesaikan konflik di sekolah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 7(2), 85–93.

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Sergiovanni, T. J. (2007). Rethinking leadership: A collection of articles (2nd ed.). Corwin Press.

Setiyati, E. (2014). Kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan motivasi kerja sebagai determinan kinerja guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(2), 145–160.

Setiyati, S. (2014). Pengaruh budaya organisasi terhadap kenyamanan kerja guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(3), 151–157.

Setyaningrum, R. (2022). Pengaruh budaya organisasi dan manajemen konflik terhadap komitmen dan kinerja guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 14(1), 67–78.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suncaka, I. (2023). Kolaborasi dalam penyelesaian konflik di sekolah dasar. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan Dasar, 3(1), 17–25.

Supendi, E. (2022). Pendekatan spiritual dalam manajemen konflik pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 89–100.

Thomas, K. W. (1992). Conflict and negotiation processes in organizations. In M. D. Dunnette & L. M. Hough (Eds.), Handbook of industrial and organizational psychology (Vol. 3, pp. 651–717). Consulting Psychologists Press.

Thomas, K. W., & Kilmann, R. H. (1974). Thomas–Kilmann conflict mode instrument. Xicom Inc.

Utami, I. A., & Negara, I. K. (2021). Budaya sekolah dan pengaruhnya terhadap kinerja guru. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 28–36.

Utami, S., & Negara, B. (2021). Pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi dan dedikasi guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 21–30.

Zulkarnaen, Z., Ramli, M., & Suharto, R. (2020). Budaya sekolah sebagai faktor penentu profesionalisme guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(2), 134–142.

Downloads

Published

2025-06-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dewi, M. P., Setiadi, D., Asrin, A., Fahruddin, F., & Makki, M. (2025). Pengaruh Manajemen Konflik dan Budaya Sekolah Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Mataram. Reflection Journal, 5(1), 230-242. https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2849

Similar Articles

1-10 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>