Peningkatan Motivasi dan Konsep Diri pada Remaja Perdesaan Melalui Seminar dan Diskusi dalam Program Kolaborasi Antarperguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.36312/r2eejj16Keywords:
Motivasi, Pendidikan Tinggi, Efikasi Diri, Remaja PerdesaanAbstract
Abstrak
Informasi mengenai pendidikan tinggi bagi remaja di wilayah perdesaan masih terbatas yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar, pemahaman perencanaan masa depan, dan kepercayaan diri dalam meraih cita-cita. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi berupa seminar dan diskusi kolaboratif antara Politeknik Manufaktur Bandung, UPHF Prancis, dan Polytech Lille Prancis terhadap peningkatan motivasi belajar, pemahaman tentang pendidikan tinggi, kepercayaan diri, serta orientasi masa depan remaja di Kampung Batuloceng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kuasi-eksperimen. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil pra-tes dan pasca-tes terhadap 11 remaja berusia 11–16 tahun. Instrumen berupa kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah kegiatan. Terdapat peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Sebelum kegiatan, sebagian besar responden ragu terkait langkah mencapai tujuan dan memiliki kepercayaan diri rendah. Setelah kegiatan, seluruh responden memberikan jawaban positif pada aspek semangat meraih cita-cita, pemahaman langkah mencapai masa depan, pengetahuan pengembangan diri, serta kepercayaan diri. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi berbasis seminar dan diskusi kolaboratif efektif memperkuat motivasi dan efikasi diri remaja, serta berpotensi menjadi model pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan aspirasi pendidikan tinggi di wilayah perdesaan.
Effectiveness of Inter-University Seminars and Discussions in Developing Motivation, Self-Concept, and Future Aspirations of Rural Adolescents
Information about higher education for adolescents in rural areas remains limited, leading to low learning motivation, inadequate future planning, and low self-confidence in achieving aspirations. This study aims to analyze the impact of an intervention in the form of seminars and collaborative discussions between Bandung Manufacturing Polytechnic, UPHF France, and Polytech Lille France on improving learning motivation, understanding of higher education, self-confidence, and future orientation among adolescents in Batuloceng Village. This study employed a quantitative approach with a descriptive and quasi-experimental design. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis based on pre-test and post-test results from 11 adolescents aged 11–16 years. The instruments included a Likert-scale questionnaire and open-ended questions to assess changes before and after the intervention. The findings indicate a significant improvement across all measured aspects. Prior to the intervention, most respondents expressed uncertainty about steps to achieve their goals and demonstrated low self-confidence. After the intervention, all respondents provided positive responses regarding enthusiasm for achieving aspirations, understanding steps toward future goals, knowledge of self-development, and increased self-confidence. These results confirm that seminar-based and collaborative discussion interventions effectively strengthen adolescents’ motivation and self-efficacy. Furthermore, this approach has the potential to serve as a sustainable mentoring model to enhance higher education aspirations in rural areas.
References
Ansong, D., Eisensmith, S. R., Okumu, M., & Chowa, G. A. (2019). The importance of self-efficacy and educational aspirations for academic achievement in resource-limited countries: Evidence from Ghana. Journal of Adolescence, 70(1), 13–23. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2018.11.003
Aryani, Y. D., Prasetya, A. F., Barida, M., Hartanto, D., & Kumara, A. R. (2025). Profil Psikuedukasi Self-Efficacy Dalam Perencanaan Karir Siswa Dan Implikasinya Terhadap Nilai Filsafat Pendidikan. Jurnal Ilmu Bimbingan Dan Konseling, 2(2), 37–42. https://doi.org/10.70134/bikoling.v2i2.727
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Pendidikan (Vol. 13).
Bella, K., Retnaningdyastuti, T. S., & Ajie, G. R. (2022). HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA KELAS XI SMA INSTITUT INDONESIA. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 229–239. https://doi.org/10.31316/g.couns.v6i2.3462
Fathan, F., Ihsan, I., Riri, R., Titeu, T., & Anwar, A. (2022). Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesadaran Kesehatan di Desa Cigondewah Hilir Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Jawa Barat. SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 76–84. https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1876
Fatima, Y. M., Nafisah, A., Lusiana, T. V., Dewi, S. S., & Marmoah, S. (2021). EFIKASI DIRI MAHASISWA PESERTA KEGIATAN PERTUKARAN PELAJAR MELALUI PERKULIAHAN JARAK JAUH: SELF-EFFICACY OF UNS-UNY EXCHANGE STUDENTS IN DISTANCE LEARNING. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(1), 25–36. https://doi.org/10.21009/PIP.351.3
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rizqi Aji Pratama, Dini Hadiani, Faisal Abdulrahman Budikasih, Muhamad Aditya Royandi, Yeni Latipah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
