Analisis Deskriptif Keberadaan Patung dari Perspektif Masyarakat Muslim Probolinggo; Studi Kasus Desa Ganting Wetan Kabupaten Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.36312/rj.v5i1.2924Keywords:
Studi Kasus, Persepsi Masyarakat, Patung, Nilai Keagamaan, Budaya LokalAbstract
Keberadaan patung manusia dalam masyarakat Muslim sering menimbulkan perdebatan, terutama terkait dengan batasan antara seni, budaya, dan nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat Muslim mengenai keberadaan patung manusia di Desa Ganting Wetan, Kabupaten Probolinggo, dengan fokus pada perspektif agama, budaya, seni, dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang meliputi tokoh agama, aparat desa, pembuat patung, masyarakat sekitar, serta informan tambahan lainnya. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menerima keberadaan patung selama tidak digunakan untuk tujuan yang bertentangan dengan ajaran Islam seperti penyembahan atau syirik. Patung dipahami sebagai bentuk ekspresi seni dan potensi pengembangan ekonomi lokal, meskipun terdapat kekhawatiran dari sebagian masyarakat luar. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa tingkat penerimaan masyarakat sangat dipengaruhi oleh konteks makna patung dan peran tokoh agama dalam memberikan pemahaman yang moderat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan komunikasi dan kolaborasi antara seniman, tokoh agama, dan pemerintah desa guna menjaga kerukunan sosial dan menghindari kesalahpahaman di masyarakat.
Descriptive Analysis of the Existence of Statues from the Perspective of the Muslim Community of Probolinggo; Case Study of Ganting Wetan Village, Probolinggo Regency
The existence of human statues within Muslim communities often sparks debate, particularly regarding the boundaries between art, culture, and religious values. This study aims to describe the perspectives of the Muslim community on the presence of human statues in Ganting Wetan Village, Probolinggo Regency, focusing on religious, cultural, artistic, and economic viewpoints. The method used is a qualitative descriptive approach through a case study, with data collected via in-depth interviews, observations, and documentation involving key informants such as religious leaders, village officials, statue creators, local residents, and additional informants. The findings indicate that most of the community accepts the presence of statues as long as they are not used for purposes contradicting Islamic teachings, such as worship or polytheism. Statues are understood as a form of artistic expression and a potential source of local economic development, although some external community members express concerns. The study concludes that community acceptance is largely influenced by the contextual meaning of the statues and the role of religious leaders in providing moderate understanding. This research recommends enhanced communication and collaboration among artists, religious figures, and village authorities to maintain social harmony and prevent misunderstandings within the community.
References
Abiyoga, T. A. (2024). Art After Syariat: Sebuah Konsep Seni Rupa dalam Perspektif Syariat Agama Islam. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(2), 929. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i2.5289
Arifin, I., Fara, F. F., & Wati, L. Y. (2022). PRODUKSI SENI PATUNG DALAM DUNIA BISNIS PERSPEKTIF. PROFETIKA, Jurnal Studi Islam, Vol.23,(No. 1), 153–163.
Bernard Raho. (2021). Teori Sosiologi Modern (Edisi Revisi). In book di cetak oleh. Moya Zam Zam Bantul Yogyakarta: Vol. VIII.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Fahri Alia. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Oleh Pengrajin Patung di Dusun Lemahdadi, Bangunjiwo Kasihan Bantul. Skripsi Publikasi, 12(1), 1–86. http://jurtek.akprind.ac.id/bib/rancang-bangun-website-penyedia-layanan-weblog
Firdausi, N. I. (2020). dialektika seni dan agama dalam islam. Suara Aisyiyah Inspirasi Perempuan Berkemajuan Edisi 3, 8(75), 147–154.
Helmi Supriyanto. (2018). Bakorpakem Kabupaten Probolinggo Soroti Batu Nisan Raksasa.
Lestari, C. B., Ashfia, H., Kinanti, N., Maulida, N., & Mangkurat, U. L. (2023). Perspektif islam dalam dunia seni. Scientific Journal: Islamic Education, 1(2), 101–112. https://maryamsejahtera.com/index.php/Education/article/view/176/188
Mangare, J. G. (2024). seni patung ( muhammad ilham Ali (ed.)). Grup Penerbitan CV TAHTA MEDIA GROUP.
Mikro, U., Dan, K., & Umkm, M. (2024). ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN. 10(2), 206–226. https://doi.org/10.55210/iqtishodiyah.v10i2.1688
Moh Ehsan Faradise. (2018). Akhirny Nisan Raksasa Milik Bintaos Dirobohkan.
nursalam, suardi, & syarifudin. (2016). TeoriSosiologiKlasik,Modem. Posmodern, Sainrifik, Hermeneutik, Kritis, EvaluatifdanInicgratif.
Pajrin, R., & Puspandari. (2020). Perlindungan Hukum Hak Cipta Seni Patung Di Kabupaten Magelang Dalam Perspektif Pengetahuan Tradisional Dan Ekspresi Budaya. Ekonomi, Sosial, 02(03), 98–104.
Rizky D, A. K. (2020). Jenis Kesimpulan dan Saran Metode A. Jenis Kesimpulan Dan Saran Metode A, 3(5), 1–15.
Rohmah Fatiyatur, R., Khatimah, K., Rohmah, R. F., Latifa, Z., Tasnimah, T. M., Burhani, M. I., Nunzairina, N., Hizkil, A., Mukammiluddin, Asni, F., Miolo, M. I., Paneo, N. R., Ismail, A. A., Hilwa, H., Nisa Meisa Zarawaki, Paputungan, I., Syarifuddin, A. I., Izzah, A. N. L., & Istanti, K. Z. (2021). Transformasi Dinamika Sastra Dan Seni Dalam Masyarakat Muslim Indonesia. `A Jamiy?: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 10(2), 241–249. http://www.ejournal.iaingawi.ac.id/index.php/almabsut/article/download/572/264%0Ahttps://ejournal.inaifas.ac.id/index.php/alfusha/article/view/352%0Ahttp://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/adabiyah/article/view/1728%0Ahttp://jurnal.uinsu.ac.id/index.p
Sinaga, F., Fitriani, S., Uhai, S., & Muhammad Ali, H. (2024). Implementasi Nilai Kemandirian Dalam Meningkatkan Pengembangan Sektor Pariwisata Pulau Lombok: Studi Kasus Patung Putri Mandalika. Journal Of Social Science Research, 4, 2481–2421.
Winarsih, N., Artaria, M. D., & Bull, R. A. L. (2022). MITIGASI ISLAMOFOBIA DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI?: PERAN KEMENTERIAN AGAMA DALAM MEMBANGUN BUDAYA MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Abstract?:
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Nor Faize, Babul Bahrudin, Nining Winarsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
